Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Peringati Hari Pangan Sedunia, Mahasiswa KKN Pamerkan Brownies Singkong

Peringati Hari Pangan Sedunia, Mahasiswa KKN Pamerkan Brownies Singkong

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 16 Okt 2020
  • visibility 577
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- (16/10/20). Singkong adalah tumbuhan pangan yang dapat tumbuh di mana pun, bahkan tanah di pekarangan warga pun dapat menumbuhkan Singkong. Di Dusun Welang, Kabupaten Kendal, kebanyakan warganya pun menanam singkong. Hasilnya, singkong di dusun tersebut melimpah. Sayangnya, hasil yang melimpah tidak diikuti pemanfaatan yang optimal. Singkong masih dijual sebagai bahan mentah dengan nilai ekonomis rendah. “Pohong nek disade sak kilone mung pados tigangewu (re: singkong satu kilo cuma laku tiga ribu),” keluh Mutiah salah satu warga.

Mengetahui kondisi tersebut, mahasiswa KKN Reguler dari Rumah Angkatan 75 yang tergabung dalam kelompok 93 dan berbasis di Kabupaten Kendal menawarkan cara baru olah singkong. Bertempat di Aula Majelis Ta’lim Miftahul Huda, Welang, mahasiswa KKN kompak memamerkan brownies singkong dan membagikannya kepada Ibu-ibu Jamiyah Waqiah seusai pengajian. Antusiasme Ibu-ibu terhadap brownies singkong pun muncul. Menurut mereka, brownies singkong adalah olahan baru yang belum pernah terpikikirkan.

“Biasane nek kulo yo pohong tak damel ndok gludhug karo gethuk. Iki kok iso dadi brownies. Rasane koyo brownies temenan (biasanya singkong saya jadiin ndok gludhug atau gethuk. Ini kok bisa jadi bronis. Rasanya juga beneran brownies),” kelakar Ibu Rupik, salah satu Jamiyah. Atika, salah satu anggota kelompok 93 menimpali kelakar tersebut dengan menjelaskan proses pembuatan brownies dari singkong.

“Pertama, singkong diiris tipis dan direndam selama tiga hari dengan pergantian air sehari sekali. Kedua, rendaman singkong dijemur sampai kering. Ketiga, haluskan singkong yang kering sampai jadi tepung. Nah, tepung singkong ini yang dipakai sebagai pengganti tepung terigu untuk membuat brownies,” papar Atika.

Hal ini semakin membangkitkan minat Ibu-ibu dalam menyimak perubahan singkong wujud menjadi brownies.

Sebelum sesi “pamer brownies” di tutup, Koordinator Kelompok 93, Jauhari mengajak ibu-ibu bernostalgia.

“Kalau kemarin ada yang melihat kami ambil singkong di kebun dan jemur singkong, nah singkong itu yang saat ini jadi brownies. Jadi, ibu-ibu juga bisa bikin di rumah apalagi di dusun ini banyak singkong,” ujar Jauhari.

Jauhari juga memaparkan bahwa harga tepung singkong bisa sampai tigapuluh ribu satu kilonya, beda jauh sama harga singkong mentah. Nida_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bearo?"> Bearo?">

    Bearo?">Jakie są najpopularniejsze gry w Bearo?

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Key facts: Min deposit 10 PLN | Wagering 37x | Avg RTP 96.3% | Payouts 23-47h | 1,840 gier Bearo Casino to miejsce, które przyciąga graczy z całej Polski. W ofercie znajdują się setki gier, które spełniają oczekiwania zarówno nowicjuszy, jak i doświadczonych graczy. Jakie zatem są najpopularniejsze gry w Bearo Casino? Przyjrzyjmy się bliżej […]

  • BSW Terancam Tutup, Ini Faktor Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 583
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sejak beroperasi pada 12 November 2015, kini nasib Bank Sampah Walisongo (BSW-red) terancam tutup. Hal itu diungkapkan langsung oleh salah satu pendiri sekaligus Direktur BSW, Ery Santosa. Ketidakjelasan anggota dan proyek yang dijalankan BSW, menurut Ery menjadi kendala operasional BSW.  “Untuk tahun 2018, saya pergi (wisuda) dan tanggung jawab untuk melanjutkan proyek ini belum […]

  • Perkuat Nilai Moderasi Beragama, KKN Reg-82 Posko 2 UIN Walisongo Semarang Berkolaborasi Dalam Pagelaran Wayang Kulit Warga Dusun Pencar Desa Kaliputih

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 527
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Dusun Pencar, Desa Kaliputih, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk dalam rangka merti dusun pada Jumat (10/5/2024). Kegiatan ini diselenggarakan di RT 04 RW 04 tepatnya di depan PAUD KB Tunas Bangsa. Tim KKN Reg-82 Posko 2 UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan sesepuh, lembaga desa, pemuda dan warga Dusun […]

  • Meningkatkan Performance Melalui Beauty Class

    • calendar_month Rab, 5 Okt 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 603
    • 0Komentar

    lpminvest.com­-Dalam rangka membekali mahasiswa D3 Perbankan Syari’ah Magang di lembaga-lembaga keuangan, pihak Jurusan dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) D3 Perbankan Syari’ah UIN Walisongo Semarang menggelar acara Beauty Class di Auditorium II lantai 2 Kampus I. Senin, (03/10/16). Acara yang mengusung tema “Ceramah Kepribadian Etika dan Etiket Dunia Kerja” ini bekerja sama dengan PT. Rembaka La […]

  • Bagaimana Kerikil Pagi Hari di Telapak Kaki

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Pagi yang terik, sinar matahari mencakar wajah dan membakar tubuhku yang semalam gigil meminta kehangatan Tuhan. Sial, aku kesiangan lagi. Ayam sudah berhenti berkokok dan anak-anak sekolah sudah sepi dari jalanan. Tidak, aku lupa. Sekolah sudah lama diliburkan karena situasi seperti ini. Lalu anakku? Dia masih tertidur pulas. Bukan karena sekolah libur, dia memang tidak […]

  • Generasi Z dan Perangkap FOMO: Menavigasi Tekanan Sosial di Era Digital

    • calendar_month Ming, 31 Des 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 758
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Fear of Missing Out (FOMO) seringkali terdengar di telinga dan dikaitkan dengan generasi Z (gen Z). Generasi yang lahir antara tahun 1997-2012 dimana teknologi berkembang pesat pada tahun-tahun tersebut. Tak heran jika gen Z menjadi generasi yang rentan terpapar digitalisasi, sehingga hampir seluruh aspek kehidupan gen Z erat dengan teknologi. Generasi Z saat […]

expand_less
Exit mobile version