Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Berkat Kerja Keras dan Do’a Dari Abah Guru Serta Orang Tua, Laili Menjadi Wisudawan Terbaik

Berkat Kerja Keras dan Do’a Dari Abah Guru Serta Orang Tua, Laili Menjadi Wisudawan Terbaik

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
  • visibility 988
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Acara wisuda periode Mei Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo resmi diselenggarakan pada Sabtu (24/05/2025). Pada acara tersebut, Laili Nazilatirrohmah berhasil menjadi salah satu wisudawan terbaik Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Ia merupakan mahasiswi asal Jepara dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang.

Laili tidak menyangka bahwa dirinya akan menjadi wisudawan terbaik pada Prodi PBA. Sejak awal masuk kuliah, ia sudah bersungguh-sungguh melaksanakan perkuliahannya.

“Sedari awal masuk saya tidak menargetkan agar menjadi wisudawan terbaik, tapi saya sudah meniatkan diri untuk berkuliah dengan sungguh-sungguh dan diakhir ini alhamdulillahnya saya menjadi yang terbaik dalam periode ini,” ucap Laili.

Salah satu metode belajar Bahasa Arab yang kerap dilakukan oleh Laili adalah melalui media sosial dari para kreator konten yang membahas Bahasa Arab. Selain aktif sebagai mahasiswa ia juga mejadi ketua pada Pondok Pesantren Daarun Najaah, dan ia juga berhasil menyeimbangkan waktunya dalam belajar dan mengatur kegiatan di pondok.

Laili percaya jika waktu yang dijalankan untuk kegiatan-kegiatan positif maka akan mendapat berkah dari Allah SWT.

“Kalau dari diri saya sendiri, waktu itu membawa berkah kalau kita membagi waktu buat hal-hal positif (jadi) berasa dalam sehari itu bisa melakukan berbagai kegiatan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan selalu mendapat motivasi dari beberapa orang terdekatnya, diantaranya  Abah Guru Pengasuh Pondok Pesantren Daarun Najaah, orang tuanya, serta kakak-kakak kandungnya.

Kakak kandungnya memberikan motivasi bahwa jangan sampai kuliahnya berhenti disitu saja.

Ayok maju, ayok diteruske kuliah e ojo sampek mandek neng kono tok,” kata Kakak Laili.

Laili percaya bahwa do’a dan ridho dari Abah Guru Pengasuh pondok pesantrennya, sangat berpengaruh dan menambah semangat dalam menghadapi perkuliahan. Apalagi ketika sedang di fase tidak semangat kuliah, ia juga selalu ingat terhadap usaha kedua orangtuanya yang selalu bekerja keras demi keberlangsungan perkuliahnya.

Kedua orangtuanya merasa bangga terhadap prestasi yang diperoleh oleh anaknya selama menempuh Pendidikan dari usia dini hingga saat ini berhasil menjadi wisudawan terbaik Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Orang tuanya menyebutkan bahwa Laili atau sering dipanggil Zia adalah anak yang rajin dan sering mendapat hadiah buku.

“Zia itu anaknya tekun dan dari kecil memang sudah sering mendapat hadiah buku-buku dari madrasah,” ucap orang tua Laili. Fatih_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Status Mahasiswa Bukan Penghalang Jadi Pengusaha

    • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 631
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Mengaku sempat tidak diperbolehkan berbisnis oleh ayahnya, owner Sate Taichan Mang Enak, Muhamad Al-Firdausiahla (19) kini mampu meraup omzet 300 hingga 400 ribu rupiah per hari. Pria asli Semarang ini berhasil membuktikan kepada ayahnya bahwa ia mampu berbisnis tanpa mengganggu kuliahnya. Karena baginya, status mahasiswa tidak menjadi penghalang untuk segera memulai bisnis. “Kalau […]

  • Ini Pemutus Mata Rantai Kemiskinan Menurut Nusron Wahid

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 695
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Financial Inclusion untuk Pekerja Migran dan Dampaknya terhadap Perekonomian” menjadi tema studium general Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kali ini. Ritus yang selalu ada tiap tahun ini berlangsung di Audit I Kampus I UIN Walisongo dan dibatasi hanya untuk 60 mahasiswa. Jumat, (6/9/2019). Dihadiri Wakil Rektor I Mukhsin Jamil, Dekan FEBI Saefullah, dosen […]

  • Pelepasan Calon Wisudawan FEBI; 153 Orang Siap Hadapi Langkah Selanjutnya

    • calendar_month Sel, 7 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 634
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah (FEBI) UIN Walisongo selenggarakan Pelepasan Calon Wisudawan pada Selasa (07/02/2023) di Merapi Hall, Hotel Grasia Semarang. Pelepasan calon wisudawan fakultas ke-24 itu dihadiri oleh Petinggi Fakultas dan Kepala Jurusan (Kajur) dari masing-masing jurusan yang ada di FEBI serta wisudawan yang hari ini akan dilepas. Acara tersebut berjalan secara hikmat […]

  • Fisik Tak Mengubah Guna

    • calendar_month Sel, 1 Mei 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 653
    • 0Komentar

    Oleh: Dwi Ari A. Kala tarian impi terngiang di pikiran Sesak sendu menyelimuti perjuangan Dua hasil terselip di permukaan harap Antara kegagalan dan keberhasilan Keduanya langkah ikrar citamu Sepenuh daya kau peruntukkan Tuk berjuang melawan soal di medan perang Menaklukkan waktu bagai musuh Ketenangan adalah bakat batin tak tertandingi Perguruan tinggi yang kau harap Hanya […]

  • Dampak Media Sosial Terhadap Persepsi Diri : Antara Kenyataan dan Ekspetasi

    • calendar_month Ming, 22 Des 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    Oleh: Tsalis Mazidatul Khoir Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Platform seperti Instagram, TikTok, Twitter (X), dan Facebook kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga tempat bagi penggunanya untuk berbagi cerita, pengalaman, dan bahkan lifestyle mereka. Beragam hal yang kerap disebarluaskan melalui media sosial biasanya berupa hal-hal menyenangkan. Sehingga, […]

  • Surgawi di Tanganmu

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 739
    • 0Komentar

    Senyum itu, Melengkapi mahkota kecantikan Balut hijab kian berpadu dengan akhlak Mampu membawamu di titik kemuliaan Bukan soal kepalsuan, Bukan soal hinaan, Tapi tentang tanya Bagaimana kau mampu mengalahkan bidadari surga? Pemahat sajakpun tak sanggup Mengurai bait lebih banyak tentangmu Kau terlalu mahir Menjadi pengelola samudra kasih Kau tak pernah lupa membawa serta kerinduan Untuk […]

expand_less
Exit mobile version