Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Menelisik Peluang di Dalam Tantangan

Menelisik Peluang di Dalam Tantangan

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
  • visibility 887
  • comment 0 komentar

Oleh : Shofiatun (Kru LPM Invest 2018)

Berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Gotong-royong, begitulah makna yang tersirat ketika mendengar peribahasa tersebut. Peribahasa yang amat populer dan tentu sudah tidak asing lagi ditelinga. Alih-alih gotong-royong sudah dikenalkan sejak masih dini bagi masyarakat Indonesia. Bahkan sejarahpun banyak mencatat kekuatan dari gotong-royong tersebut.

Di masa pandemi yang masih saja menetap ini telah merisaukan dunia tak terkecuali Indonesia. Wabah yang sering disebut virus corona/ covid’19 itu telah menjadi polemik tersendiri bagi setiap negara. Begitu pula dengan negara Indonesia, tentu terdapat dampak yang ditimbulkan akibat munculnya virus ini.

corona virus disease 2019 (COVID-19) merupakan virus yang menginfeksi saluran napas atas dan bawah; serta dapat mengakibatkan gagal napas berat yang terjadi dengan cepat, diikuti gagal banyak organ tubuh dan berakibat kematian. Dikutip dari yankes.kemkes.go.id Jum’at, (29/06/2020).

Data terupdate pada akun @BNBP_Indonesia per 01/07/2020, tercatat sebaran virus corona di Indonesia menunjukkan total keseluruhan kasus 57.770 jiwa yang berarti meningkat sebanyak 1.293 jiwa, pasien sembuh bertambah 789 jiwa yang berarti total pasien sembuh 25.595 jiwa, dan sebanyak 2.934 jiwa dinyatakan meninggal dunia itu berarti terjadi penambahan 58 jiwa dari pengumuman di hari sebelumnya.

Disisi lain, Virus ini juga berdampak besar bagi perekonomian Indonesia. Berita terbaru dari m.bisnis.com menyampaikan bahwa Bank Indonesia (BI) mencatat posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada bulan April 2020 sebesar US$ 400,2 miliar. ULN ini tumbuh 2,9 persen atau lebih tinggi apabila dibandingkan dengan pertumbuhan ULN bulan Maret 2020 sebesar 0,6 persen.

Indikasi awal krisis ekonomi terlihat dari melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2020. Pada periode tersebut pertumbuhan ekonomi hanya 2,9%, padahal dalam keadaan normal pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu di atas 5%. Data yang sama juga telah dipaparkan oleh Kepala Negara Indonesia di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Selasa, (30/6).

Sikap gotong-royong amat diperlukan dalam melawan covid’19 ini. Orang kaya membantu orang miskin, yang punya membantu yang kekurangan, yang mudah membantu yang kesulitan dan begitu seterusnya saling mengulurkan tangan, karena memang tanpa adanya visi yang searah maka segala upaya akan lemah dan sulit. Masyarakat Indonesia perlu memiliki tujuan yang sama guna melawan covid’19 ini.

Hal utama yang perlu ditingkatkan yaitu pentingnya protokol kesehatan. Kesadaran masyarakat yang masih minim tentu menjadi PR bersama bagi kita semua. Anjuran demi anjuran untuk tetap dirumahaja, jaga jarak, cuci tangan, menjaga kebersihan, menghindari kerumunan dan social distancing masih saja terngiang berlalu lalang dan belum tertanam kokoh dalam diri masing-masing. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah diterapkan sebagai bentuk upaya pemerintah dalam membatasi aktivitas masyarakat, hingga saat ini perlahan telah memasuki new normal. New normal sendiri merupakan tatanan baru yang mengharuskan setiap masyarakat menjaga produktivitas di tengah pandemi virus corona/Covid’19 ini. Namun, tetap saja semua kembali kepada pribadi masing-masing dalam meningkatkan kesadaran pentingnya protocol kesehatan tersebut.

Adanya wabah ini tentu berdampak bagi segala lapisan masyarakat. Banyak yang kehilangan mata pencaharian, menurunnya pendapatan, aktivitas terbatasi, hingga jauh dari keluarga maupun saudara. Bahkan, diterapkannya new normal tetap saja akan berpengaruh bagi perekonomian masyarakat karena kuota bagi konsumen berkurang, pengunjung dibatasi, minat pembeli rendah dan lain sebagainya.

Lantas bagaimana upaya yang tepat dalam menangkal semua itu? Tentu, kita perlu lebih jeli dan kreatif dalam menelisik peluang-peluang yang terdapat di dalamnya. Tanpa mengabaikan social distancing, aktivitas masyarakat masih dapat berjalan. Hanya saja, perlu modifikasi dalam teknis pelaksanaannya. Para pengusaha perlu mengubah pelaksanaan dari yang offline menjadi virtual/online. Dengan bisnis secara online, penerapan sosial distancing tidak terlanggar dan cakupan bisnisnya pun luas. Para pengusaha tetap bisa memanfaatkan tempat usahanya untuk konsumen dalam skala kecil dan mengoptimalkan pelaksanaan secara online dengan terus melakukan inovasi-inovasi baru. Dengan begitu, tidak akan terjadi penurunan konsumen maupun berkurangnya pendapatan akibat social distancing.

Selain dunia usaha, aktivitas-aktivitas lain juga terus berinovasi guna menerapkan pelaksanaan yang tepat dan aman. Misalnya saja dalam pelaksanaan membayar pajak. Direktorat Jenderal Pajak telah resmi meluncurkan Single Login, yaitu layanan digital yang mempermudah wajib pajak dalam mengakses insentif PPh Pasal 21 DTP, PPh Pasal 22 impor, PPN impor, pengurangan angsuran PPh Pasal 25 serta pengajuan surat keterangan bagi UMKM dengan sekali akses. Hal sama berkaitan dengan Single Login juga telah diperjelas dalam www.pajak.co.id. Dengan adanya layanan digital tersebut tentu saja mempermudah semua pihak. Wajib pajak tidak perlu ke kantor pajak, tidak perlu berkerumun, mengantri, serta lebih cepat, efektif dan efisien.

Dengan hadirnya layanan digital, harapannya segala aktivitas masyarakat dapat tetap berjalan dengan lebih mudah dan aman. Segala aktivitas diupayakan agar dilakukan secara online misalnya pemesan, pembelian, pembayaran,pemasaran produk dan lain sebagainya.

Dengan terus mengasah kemampuan diri dan menumbuhkan jiwa kreatif maka diharapkan masyarakat dapat menggali ide-ide baru dalam memanfaatkan peluang yang ada. Bisnis menjadi salah satu solusi utama yang banyak diincar oleh masyarakat. Tanpa menutup diri dan terus berupaya mengikuti perkembangan zaman, maka berbisnis dan memadukannya dengan kecanggihan layanan digital dapat menjadi salah satu pilihan dalam bertahan hidup serta melawan situasi terpuruk yang sedang terjadi saat ini.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Toleransi, Srawung Kaum Muda Lintas Agama adakan Pagelaran Budaya

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 899
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Toleransi antar umat beragama nampaknya sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat, khususnya Indonesia. Namun dewasa ini marak terjadi konflik yang mengatasnamakan agama. Adanya hal ini, menginisiasi kaum muda kota Semarang yang tergabung dalam Srawung Kaum Muda Lintas Iman untuk melaksanakan kegiatan Selebrasi Pagelaran Budaya, dengan tujuan merekatkan tali persaudaraan dan menjalin toleransi antar […]

  • BUMN Pelopori Gerakan Nontunai Lewat LinkAja

    • calendar_month Ming, 14 Apr 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 669
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) gelar tasyakuran Hari Ulang Tahunnya yang ke-21. Dihadiri oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno beserta jajaran direksi dan pejabat kementerian BUMN, acara ini berlangsung di Pantai Marina Semarang. Menariknya, acara yang diawali dengan jalan sehat ini mendapat rekor Muri kategori transaksi terbanyak, yaitu 35 ribu transaksi dalam waktu […]

  • Ekofeminisme; Menyoal Keintiman Perempuan dan Alam

    • calendar_month Sel, 27 Feb 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 956
    • 0Komentar

    Permasalahan lingkungan nampaknya saat ini masih menjadi masalah yang sangat krusial. Konflik lingkungan acap kali terjadi di Indonesia. Berbagai bentuk perlawananpun tak luput disuguhkan sebagai ajang perlawanan demi menuntut keadilan. Namun, tak jarang pula tuntutan keadilan yang diinginkan harus melalui proses yang amat panjang hingga nyawa yang menjadi taruhannya. Banyak sekali contoh gerakan perlawanan perempuan […]

  • Kelompok KKN UIN Walisongo Berikan Psikoedukasi Bullying Bagi Siswa SD di Regunung

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 949
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Mahasiswa KKN Reguler Kelompok 47 UIN Walisongo Semarang lakukan Psikoedukasi untuk Kelas 6 SD 03 Regunung, Kabupaten Semarang. Kegiatan psikoedukasi bertajuk “Mencegah Perilaku Bullying” yang dilaksanakan pada Senin (24/10/2022). Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan edukasi terkait tindakan preventif bullying bagi anak-anak sekolah dasar. Psikoedukasi adalah memberikan pengetahuan tentang berbagai […]

  • Lemang Siarang; Kelezatan dan Simbol Kerukunan Masyarakat Sumatra

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 1.268
    • 0Komentar

    Kita sudah sering mendengar bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya. Benar, bukan hanya kaya akan alamnya yang indah, kebudayaan, suku, dan bahasa yang beragam. Tapi makanan khas daerahnya pun terkenal kelezatannya bahkan diakui dunia. Sebagaimana yang dilansir dari m.detik.com bahwa tiga masakan Indonesia masuk dalam 50 daftar makanan terenak di dunia versi CNN periode 2017, […]

  • Expo UKM-UKK, Munculnya UKK Baru Sampai Keluhan Lahan Sempit

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 716
    • 0Komentar

    Expo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) – Unit Kegiatan Khusus (UKK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo berlangsung meriah. Acara expo ini masih termasuk dalam rangkaian kegiatan PBAK 2024 yang diikuti oleh seluruh unit kegiatan di bawah naungan FEBI, baik UKM juga UKK. Acara ini bertempat di Auditorium I, Kampus 1 […]

expand_less
Exit mobile version