Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kontroversi Kebijakan Merger UKM: Mahasiswa Bingung, Kepengurusan Akan Hilang?

Kontroversi Kebijakan Merger UKM: Mahasiswa Bingung, Kepengurusan Akan Hilang?

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
  • visibility 635
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang sebelumnya berada di naungan fakultas kini resmi dilebur ke tingkat universitas. Melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) No. 3814, tertulis bagaimana struktur organisasi kemahasiswaan (ormawa) di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). UIN Walisongo mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Rektor No. 2212 sebagai arahan pelaksanaan kegiatan ormawa. 

Tertulis jelas bahwa UKM sudah bukan menjadi wewenang fakultas melainkan universitas

“Karena kegiatan yang bersifat non-akademik, jadi ditarik ke universitas,” jelas Furqon.

Furqon selaku WD 3 bidang kemahasiswaan menjelaskan lebih lanjut mengenai proses merger UKM. Ia memberikan contoh, UKM Amanat sebagai rumah besar yang menaungi divisi-divisi dari masing-masing UKM.

“Misalnya, rumah besarnya UKM Amanat, dengan divisi-divisi dari masing-masing fakultas. Kepengurusannya perwakilan dari semua UKM fakultas, nanti ditentukan siapa yang jadi ketua. Jadi tidak kemudian hilang/dihapus,” jelasnya.

Namun hal ini membingungkan para anggota UKM mengenai kepengurusan nantinya, bagaimana keberadaan ketua beserta jajarannya.

Lebih lanjut Furqon menjawab mengenai kepengurusan terhadap tiap fakultas.

“Ya, tentunya untuk kepengurusan (nantinya), (seperti) Amanat itu mungkin (bisa) masing-masing (UKM) fakultas mengajukan calon, terus tinggal ditentukan (ketua) kemudian ada tim sampai (mencapai) sepakat,” ujarnya.

Terkait administrasi UKM nantinya tidak lagi bersangkutan dengan fakultas melainkan langsung kepada universitas.

Tapi Furqon juga menjelaskan, jika badan kepengurusan UKM yang sekarang masih dapat diterapkan. Opsi ini dapat dilakukan untuk menjaga karakteristik tiap UKM, meski ini artinya dalam satu organisasi terdapat beberapa ketua.

“Ya, memang konsekuensinya seperti itu, biar semuanya tetap aktif dengan kekhasannya. Ya jelas Invest dengan kajian ekonominya, Justisia dengan hukumnya. Kalau mau tetap eksis ya begitu,” tuturnya.

Sedangkan mengenai anggaran Furqon tidak dapat berkomentar banyak lantaran sudah tidak memiliki wewenang sama sekali. Hal ini karena anggaran sudah ditarik sepenuhnya menjadi wewenang universitas.

Kemudian mengenai Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Furqon berkata jika selama masa transisi yakni 1 tahun masih bisa bertempat di fakultas masing-masing.

“Tapi tempat kan belum siap, tempatnya masih terbatas,” ungkapnya.

Selain itu, beberapa UKM akan dialihkan menjadi Kelompok Studi Mahasiswa (KSM). Namun KSM hanya berlaku bagi kegiatan mahasiswa yang masih beririsan dengan jurusan yang ada di fakultas, sehingga masih memiliki nilai akademik.

“Kan harus akademik ya, jadi hanya KOBI. Lainnya ada Tax Center, KSPM, itu yang akan menjadi KSM,” jelasnya.

KSM secara struktural berada di bawah Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). Namun sebelum berstatus menjadi KSM, mereka menjadi Badan Pembentukan (BP) terlebih dahulu, sehingga belum memiliki anggaran sampai resmi menjadi KSM. Fakultas tetap menargetkan agar aktivitas KSM memiliki anggaran sendiri.
“Sebab mereka itu kan berkegiatan, masak tidak dianggarkan? Orang berkegiatan masa tidak dianggarkan? Tapi ya penjelasan dari universitas karena masih badan pembentukan, KSMnya itu,” ungkapnya.

Jadi di lingkungan fakultas sudah tidak ada lagi UKM melainkan KSM.

Sebagai penutup, Furqon masih mendesak WR 3 agar segera menerbitkan SK untuk UKM, dan segera memberi kejelasan terkait aktivitas UKM yang terdampak.

“Ini sudah saya sampaikan ke WR, kapan UKM itu mau dipanggil? Karena rapatnya kan sudah 2 minggu yang lalu. Hari ini saya tanya kapan ada undangan audiensi UKM, tapi jawabannya rencana minggu depan,” tegas WD 3 FEBI itu.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Narasi yang Hilang

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Oleh : Pena Merah Awalnya hanya sebuah narasi Tetap saja seharusnya menjadi narasi Entah kenapa akhirnya tak menjadi sebuah narasi? Eungkin narasi itu telah usang Ataukah mungkin narasi itu telah hilang?   Menarasikan kisah melalui tulisan itu penting ! Tapi mengapa sampai tak menjadi sebuah narasi ? Lalu kemana kelincahan jari-jariku yang biasanya membabibuta diatas […]

  • Reanes Putra: Manfaatkan Masalah Jadi Peluang Bisnis

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 395
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Dalam rangka meramaikan Dies Natalis UIN Walisongo ke 49, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam menyelenggarakan Seminar dan Workshop Entrepreneurship Mahasiswa bertemakan “Dinamika Bisnis Islam dalam Era Revolusi Industri 4.0”. Pada kesempatan tersebut, Suprapto Suwaji, General Manager Ritra Logistik menerangkan mengenai logistik halal. Ia menjelaskan bahwa cara mengelola logistik halal, yaitu meliputi proses packaging, transportasi, […]

  • Rijstta Fest 2016

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Lpminvest.com-Rijstta Fest 2016 bagikan kupon makan gratis kepada pengunjung yang hadir di kota lama, untuk peringati festival sejarah dan kedatangan menteri dari Belanda. Rabu (23/11/2016) Acara yang diadakan di Taman Sri Gunting- Gereja Blenduk ini, dimulai tanggal 22 hingga 23 November 2016. Serangkaian acara dalam bentuk bagi-bagi kupon makan gratis ini, bertujuan untuk menyambut kunjungan […]

  • Politik Zakat di Indonesia

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Oleh : Imam Yahya Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama  Islamic Development Bank (IDB), merilis informasi  bahwa pada tahun 2015 target pendapatan zakat umat Islam Indonesia sebanyak Rp 4.2 trilliyun (metrotvnews.com/18/1/2015). Sebuah angka yang fantastis bagi fund ricing yang mengedepankan nilai-nilai religiusitas. Target ini dilandasi potensi […]

  • UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

    • calendar_month Kam, 22 Des 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Ekonomi kreatif merupakan solusi tantangan menghadapi pasar bebas ASEAN. Solusi tersebut menjadi salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang tak lepas dari jantungnya perekonomian Nusantara. Bahkan, ekonomi kreatif sudah saatnya menjadi tulang punggung dalam perekonomian nasional. Kemajuan bidang ini menyumbangkan energi kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui ekonomi kreatif terlahirlah lapangan kerja, produk- produk yang memiliki nilai jual […]

  • AKU

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

    Judul buku      : Aku ; Berdasarkan Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Chairil Anwar Penulis             : Sjuman Djaya Penerbit           : PT Metafor Intermedia Indonesia Cetakan           :  ke II, 2003 Tebal               : 155 hlm Resensator       : Sahrul Amar Saksena             Sebuah kejadian mengerikan terbayang ketika membuka isi buku Aku. Tergambar peristiwa perang dunia ke-II […]

expand_less
Exit mobile version