Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Hari Kedua SPE,  Singkatnya Seperti ini Ekonomi Sosialis di Tengah Pandemi

Hari Kedua SPE,  Singkatnya Seperti ini Ekonomi Sosialis di Tengah Pandemi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 18 Jul 2020
  • visibility 511
  • comment 0 komentar

Suasana hari kedua SPE 2020 di Google Meet

lpminvest.com- Hari Kedua, Sekolah Pemikiran Ekonomi (SPE) 2020 LPM Invest ditemani oleh pemateri dari akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang yaitu Luksi Visita. Mengacu pada sub tema Ekonomi Sosialis di Tengah Pandemi, kegiatan ini berlangsung secara virtual di ruang Google Meet. Sabtu, (18/7/2020).

“Sebenarnya, ekonomi sosialis modern dapat kita lihat dari program pemerintah yang berorientasi pada semangat sosialis seperti subsidi, dukungan terhadap organisasi buruh, terjaminnya fasilitas public, dll,” pantiknya di tengah audien online.

Akan tetapi menurut Luksi, ekonomi sosialis dalam merespon pandemi salah satunya yaitu dengan menjamin pendapatan masyarakat.

“Isolasi mandiri dan social distancing tidak mungkin maksimal ketika masih ada tekanan untuk menghidupkan roda ekonomi . Sehingga solusi yang paling ideal itu sebenarnya adalah dengan penjaminan pemasukan untuk semua warga selama pandemi,” tegasnya.

Baca juga, http://lpminvest.com/2020/07/spe-2020-menelisik-ekonomi-kapitalis-di-tengah-pandemi/

Ada sekilas studi kasus yang disampaikan Luksi dalam SPE ini, bahwa di Topos, Kabupaten Lebong , Bengkulu petaninya   mampu menghadapi pandemi.  Hal ini karena pola pertanian menerapkan sistem agroforestry dan multicrops (pertaniannya tidak bergantung pada satu jenis komoditi).

“Lalu, apa yang membedakan dengan sektor petanian yang ada di daerah lain? masyarakat Topos mengandalkan produksi barang/komoditi & jasa dalam desa mereka sendiri u Hampir sebagian besar produk komoditi dijual/ditukar di sekitaran desa. Hal ini bisa kita tarik kesimpulan bahwa masyarakat Topos mampu menjadi produsen dan konsumen atas komoditi yang mereka hasilkan, sehingga tidak ada monopoli di dalam komoditas,” terangnya wanita berparas cantik ini.

Bukan hanya itu, Luksi juga menyampaikan bahwa sektor pertanian mampu bertahan di tengah gerusan krisis ekonomi, dengan berpegang pada karakter sosialis yang mengutamakan kebutuhan bukan profit. Akan tetapi hal ini hanya mampu berjalan di ruang lingkup kecil seperti desa. Karena sedari dulu sistem ekonomi yang berjalan di seluruh dunia didefinisikan oleh sistem ekonomi kapitalis. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FEBI Bawa Pulang Lima Medali dari Cabang Karate

    • calendar_month Sab, 22 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 406
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Karate merupakan salah-satu cabor  yang dilombakan di hari kedua Orientasi, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2018. Bertempat di Audit II kampus III UIN Walisongo Semarang. Di perlombaan tersebut Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam berhasil membawa pulang lima medali dari 16 kelas karate yang dipertandingkan. Sabtu, (22/9/2018). Lima medali tersebut terdiri dari satu medali emas […]

  • PUISI: KORUPSI DIBAWA MATI

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Korupsi Dibawa Mati Oleh: Nabilla Baitul Izza Pernah dengar kata korupsi? Perbuatan tercela itu agaknya amat populer di kanal-kanal televisi Kolusi dan nepotisme adalah salah dua dari keluarga korupsi yang juga terkenal di telinga masyarakat Korupsi tidak mengenal zaman, tidak mengenal waktu dan Tuhan Korupsi hanya mengenal situasi dan keadaan Jika ada celah untuk menyelewengkan […]

  • Tingkatkan Semangat Kepengurusan melalui EXPO FEBI 2017

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 409
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dalam rangka menutup akhir periode kepengurusan lembaga intra Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA)  menyelenggarakan Expo FEBI 2017. Acara yang mengusung tema “Semarak Menuju Pembaharuan” tersebut merupakan kerjasama antara lembaga intra dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FEBI. Acara akan berlangsung selama lima hari, sejak 20-24 November 2017. Adapun rangkaian acara […]

  • Hikayat Para Pemeluk Luka

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 310
    • 0Komentar

    ​Di hamparan aspal yang membentang tanpa ujung, sebuah jalur tunggal yang kita sebut takdir. Semua orang adalah pengelana. Tidak ada bangku untuk beristirahat, tidak ada persimpangan untuk berbalik arah. Ribuan langkah berderap serempak, menciptakan irama monoton yang memenuhi udara. ​Jika dilihat dari ketinggian kerumunan itu tampak seperti sungai yang mengalir dalam remang. Namun, jika kau […]

  • Nur Syamsuddin Himbau Mahasiswa Jaga Pemilu Damai

    • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 344
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menggelar seminar bertajuk “Politik Cerdas Menuju Indonesia Emas”. Senin, (18/02/19). Seminar yang diadakan di Auditorium I Lantai I Kampus I UIN Walisongo ini merupakan bagian dari acara pelantikan pengurus baru SEMA FEBI 2019. Adapun narasumber yang diundang dari pengamat politik, anggota Komisi […]

  • Pengumuman Kru Magang LPM Invest 2021

    • calendar_month Jum, 10 Sep 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Rangkaian seleksi Open Recruitment LPM Invest 2021 telah sampai pada tahap akhir. Setelah sebelumnya sudah dilaksanakan pendaftaran hingga tahap wawancara untuk mempertimbangkan hasilnya. Nama-nama di bawah ini merupakan Kru Magang LPM Invest 2021 yang telah LOLOS SELEKSI. Berikut kami sampaikan: Abdul Aziz Ahmad Kasyif Syarof Ahmad Sidiq Syaifullah Ahmad Thoriq Khairullah Alfan Tamami Alfina Winda […]

expand_less
Exit mobile version