Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Hari Kedua SPE,  Singkatnya Seperti ini Ekonomi Sosialis di Tengah Pandemi

Hari Kedua SPE,  Singkatnya Seperti ini Ekonomi Sosialis di Tengah Pandemi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 18 Jul 2020
  • visibility 375
  • comment 0 komentar

Suasana hari kedua SPE 2020 di Google Meet

lpminvest.com- Hari Kedua, Sekolah Pemikiran Ekonomi (SPE) 2020 LPM Invest ditemani oleh pemateri dari akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang yaitu Luksi Visita. Mengacu pada sub tema Ekonomi Sosialis di Tengah Pandemi, kegiatan ini berlangsung secara virtual di ruang Google Meet. Sabtu, (18/7/2020).

“Sebenarnya, ekonomi sosialis modern dapat kita lihat dari program pemerintah yang berorientasi pada semangat sosialis seperti subsidi, dukungan terhadap organisasi buruh, terjaminnya fasilitas public, dll,” pantiknya di tengah audien online.

Akan tetapi menurut Luksi, ekonomi sosialis dalam merespon pandemi salah satunya yaitu dengan menjamin pendapatan masyarakat.

“Isolasi mandiri dan social distancing tidak mungkin maksimal ketika masih ada tekanan untuk menghidupkan roda ekonomi . Sehingga solusi yang paling ideal itu sebenarnya adalah dengan penjaminan pemasukan untuk semua warga selama pandemi,” tegasnya.

Baca juga, http://lpminvest.com/2020/07/spe-2020-menelisik-ekonomi-kapitalis-di-tengah-pandemi/

Ada sekilas studi kasus yang disampaikan Luksi dalam SPE ini, bahwa di Topos, Kabupaten Lebong , Bengkulu petaninya   mampu menghadapi pandemi.  Hal ini karena pola pertanian menerapkan sistem agroforestry dan multicrops (pertaniannya tidak bergantung pada satu jenis komoditi).

“Lalu, apa yang membedakan dengan sektor petanian yang ada di daerah lain? masyarakat Topos mengandalkan produksi barang/komoditi & jasa dalam desa mereka sendiri u Hampir sebagian besar produk komoditi dijual/ditukar di sekitaran desa. Hal ini bisa kita tarik kesimpulan bahwa masyarakat Topos mampu menjadi produsen dan konsumen atas komoditi yang mereka hasilkan, sehingga tidak ada monopoli di dalam komoditas,” terangnya wanita berparas cantik ini.

Bukan hanya itu, Luksi juga menyampaikan bahwa sektor pertanian mampu bertahan di tengah gerusan krisis ekonomi, dengan berpegang pada karakter sosialis yang mengutamakan kebutuhan bukan profit. Akan tetapi hal ini hanya mampu berjalan di ruang lingkup kecil seperti desa. Karena sedari dulu sistem ekonomi yang berjalan di seluruh dunia didefinisikan oleh sistem ekonomi kapitalis. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengumuman Seleksi LPM Invest 2019

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Salam Pers. Berdasarkan tes seleksi yang telah dilakukan sebelumnya dan pertimbangan hasil tes seleksi oleh LPM Invest, berikut kami sampaikan nama-nama yang lolos seleksi kru magang LPM Invest 2019: Agie Darmawan Ryanji Harimansyah Pedi Pratama Dimas Aji Mahendra Khomsin Nuril Hakim Hidayatul Ulum Alvi Shafira Khoiri Nuriya Alya Rahma Falasifah Annisa Shorea Pinanga Aprilia Nur […]

  • Dies Natalis ke-53; UIN Walisongo Siap Berdaya Membangun Karya

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 413
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Launching Dies Natalis Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang ke-53 pada Selasa (14/02/2023) di Gedung Kyai Saleh Darat Lantai 4 Kampus 3 berlangsung lancar. Dies Natalis tahun ini masih berkorelasi dengan tahun sebelumnya terkait tema. Dies Natalis tahun ini mengangkat tema “Berdaya Membangun Karya”. Menurut yang disampaikan Rektor UIN Walisongo, Imam Taufiq, tema […]

  • Langkah kecil Menuju Mimpi

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 664
    • 0Komentar

    Oleh : Miftakhu Rozaq Di sebuah desa kecil, tinggal seorang pemuda bernama Arif. Ia dikenal sebagai sosok yang rajin dan penuh semangat meski hidup dalam keterbatasan. Ayahnya bekerja sebagai buruh tani, sedangkan ibunya hanya menjual gorengan di pinggir jalan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Arif punya satu mimpi besar: menjadi seorang pengusaha sukses dan membantu keluarganya […]

  • Temu Sharing; UKM KOBI dan Febipreneur UIN Sunan Kalijaga

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 308
    • 0Komentar

    lpminvest.com- UKM Komunitas Bisnis (KOBI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang kedatangan 26 anggota dari Lembaga Kegiatan Mahasiswa Fakultas (LKMF) Febipreneur UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan studi banding ini berlangsung di Laboratorium Minibank FEBI. Jumat, (15/11/2019). “Kunjungan kami untuk melakukan studi banding dan temu sharing dengan UKM KOBI,” terang Rizky Ramadhan selaku […]

  • Video Jokowi Hampir Capai Satu Juta Viewer

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 328
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Joko Widodo (Jokowi) belakangan ini menjadi viral di youtube. Pasalnya presiden ke-7 Indonesia ini mengunggah video tanya jawab atau lebih popular disebut QnA Video. Hal ini dilakukan guna memberikan media kepada netizen untuk bertanya langsung kepada Presiden melalui laman facebook. Kesempatan bertanya diberikan kepada anak muda berusia 13-20 tahun dalam bentuk video youtube yang […]

  • Pelantikan dan Stadium Generale ORMAWA FEBI, Hadirkan 2 Narasumber Muda Hebat

    • calendar_month Sen, 19 Feb 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Senin (19/2/2024) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo melakukan Pelantikan dan Stadium General di Auditorium 2, Kampus 3 UIN Walisongo Semarang dengan tema “Peran Pemuda Sebagai Pendorong Ekonomi Kreatif di Era Society 5.0” . Acara ini dihadiri oleh Dekan FEBI, Wakil Dekan FEBI, Staff dan beberapa dosen FEBI, serta Mahasiswa […]

expand_less
Exit mobile version