Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Antrean Keluar dan Masuk UIN Mengular, Driver Ojek Online Enggan Terima Orderan Mahasiswa

Antrean Keluar dan Masuk UIN Mengular, Driver Ojek Online Enggan Terima Orderan Mahasiswa

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 27 Jun 2018
  • visibility 499
  • comment 0 komentar

Tampak kepadatan antrean di pintu gerbang masuk kampus III.

lpminvest.com – Penerapan sistem barrier gate, terhitung sejak Senin lalu, menyebabkan antrean panjang di gerbang masuk dan keluar kampus UIN Walisongo. Mengularnya antrean membuat driver ojek online menjadi enggan untuk menerima orderan dari mahasiswa UIN Walisongo. Selasa, (26/6/2018).

Yahya, salah satu driver ojek online menilai adanya sistem tersebut menghambat pengorderan. Antrean yang panjang membuatnya berpikir dua kali jika menerima orderan mahasiswa UIN Walisongo. Karena menurutnya antrean yang panjang hanya akan memangkas waktu dan tenaga.

“Sistem tersebut mempengaruhi kinerja dan jumlah orderan kami. Terlebih saat jam sibuk seperti jam 12.00 WIB dan 17.00 WIB. Di jam-jam itu antreannya numpuk banget, nah dari ojek online kalau mau jemput penumpang ke dalam kampus itu pasti mikir-mikir dulu. Soalnya keluarnya lama, nggak hanya 10 atau 15 menit. Padahal omsetnya bisa dibilang tinggi,” tuturnya saat ditemui kru magang LPM Invest di depan kampus tiga.

Menurutnya, perlu adanya penambahan jumlah barrier gate. Selain itu jarak antar barrier gate dari jalan raya perlu dimusyawarahkan lebih lanjut. Mengingat antrean di gerbang masuk kampus tiga pernah mengular sampai jalan raya.

Senada dengan Yahya, Istanti, yang juga driver ojek online beranggapan demikian pula. Menurutnya, sistem baru ini menimbulkan beberapa kerugian seperti peng-cancel-an pemesanan ketika antrean tiket berlangsung.

“Terkadang pemesan nggak mau nunggu lama, terus di-cancel. Berarti kan sia-sia kita ngantri. Rugi juga kan kita,” keluh perempuan berkaca mata putih itu.

Fitriani Eka Nanda, mahasiswi S1 Perbankan Syariah menilai sistem barrier gate sebenarnya lebih aman daripada sistem kartu parkir. Namun, sebagai pelanggan ojek online, antrean panjang yang ia rasakan ketika memasuki kampus setelah diberlakukannya barrier gate membuat ia merasa dirugikan.

“Kalau terus-terusan macet kayak kemarin gitu sih saya merasa dirugikan. Yang seharusnya bisa on time sampai kelas, bisa-bisa terlambat gara-gara macet. Ya saya takut kalau ojek online tidak mau lagi mengambil orderan untuk tujuan UIN Walisongo, apalagi saya kosnya lumayan jauh dari kampus. Kalau bisa ya lebih di kondusifkan lagi biar gak ada kemacetan,” jelas perempuan yang tinggal di kos di Gang Nusa Indah. (Eva/Fachrizal/Aini_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses Muda, Harapan Setiap Pemuda

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 507
    • 0Komentar

    IDENTITAS BUKU Judul Buku      : Kaya Sejak Mahasiswa Penulis             : Yanuar Arifin Penerbit           : Buku Biru Cetakan           : Pertama Tahun              : 2010 Kota Terbit      : Jogjakarta Tebal               : 169 Halaman Resensor          : Iswatun Ulia, semester I Mahasiswa UIN Walisongo Semarang “Kesuksesan bukanlah kunci dari kebahagiaan. Sebaliknya, kebahagiaan adalah kunci dari kesuksesan. Apabila kamu menyukai sesuatu […]

  • Ini Kiat Sukses Dua Atlet Cantik FEBI Jawara Wall Climbing

    • calendar_month Sen, 24 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 426
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang berhasil merebut dua medali sekaligus di cabang olahraga (cabor) wall climbing kategori speed pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2018. Minggu, (23/9/2018). Dua medali tersebut terdiri dari satu medali emas yang diraih oleh Salsabila Ridho, mahasiswi S1 Perbankan Syariah dan satu medali perak […]

  • Kalau Saja

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Oleh: Selvina Idha Alifiani Awan bersama angin mengiringi rintik airMembawa setiap hembusan dingin hingga menusuk kulitKala itu, aku duduk bersandarkan dindingMerasakan tiap tarikan napas, yang keluar dari diriku Aku merenung dalam keheninganMembiarkan ingatan itu kembali mengalirMeratapi setiap detik yang telah berlalu Pikiranku berkelana dalam labirin waktuBerpikir, “Kalau saja kala itu aku diam”Apakah tidak akan jadi […]

  • Hari Kedua SPE,  Singkatnya Seperti ini Ekonomi Sosialis di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 617
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Hari Kedua, Sekolah Pemikiran Ekonomi (SPE) 2020 LPM Invest ditemani oleh pemateri dari akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang yaitu Luksi Visita. Mengacu pada sub tema Ekonomi Sosialis di Tengah Pandemi, kegiatan ini berlangsung secara virtual di ruang Google Meet. Sabtu, (18/7/2020). “Sebenarnya, ekonomi sosialis modern dapat kita lihat dari […]

  • Syarat Pengumpulan Persyaratan KKN Dua Hari Saja, Mahasiswa: Tidak Masuk Akal

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 806
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Rabu, (19/8/2020) tidak ada alasan untuk UIN Walisongo semarang libur Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tengah pandemi Covid-19. Pengumuman calon peserta KKN Reguler dari Rumah Angkatan 75 dapat dilihat di  surat edaran Nomor B-0932/Un.10.0/L.1/PP.06/08/2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M). Total sementara peserta KKN yaitu 2.130 mahasiswa, dengan rincian 548 mahasiwa FITK, 379 FSH, […]

  • Cabor Catur Beri Dua Medali Pertama untuk FEBI

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 514
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Di hari pertama Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (ORSENIK) 2018, cabang olahraga (cabor) catur memberi hadiah untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dengan berhasil mengantongi dua medali sekaligus. Jumat, (21/9/18). Ialah Tyas Cahya Paningrum, atlit cabor catur putri yang berhasil menggondol medali emas pertama untuk FEBI setelah menundukan lawan-lawannya dengan mudah. […]

expand_less
Exit mobile version