Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Tantangan Bonus Demografi; Investasi Jadi Solusi

Tantangan Bonus Demografi; Investasi Jadi Solusi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 13 Nov 2019
  • visibility 447
  • comment 0 komentar

Fanny Rifqi El Fuad ketika menyampaikan materi dalam Investion 2019 di Audit II kampus III UIN Walisongo Semarang. Rabu, (13/11/2019)

lpminvest.com- Investion 2019 adalah seminar nasional pasar modal syariah yang diselenggarakan Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM). Seminar ini dihadiri oleh tiga narasumber yakni Herry Gunawan Muhammad, Davis Giola Lesmana, dan Fanny Rifqi El Fuad. Seminar nasional pasar modal syariah yang bertajuk Sukses Sejak Dini Dimulai dengan Investasi Halal Masa Kini  ini berlangsung di Audit II Kampus III UIN Walisongo Semarang.

“Kenapa temanya “Sukses Sejak Dini Dimulai dengan Investasi Halal Masa Kini”? Karena ketika dimulai sejak dini, kita masih punya banyak peluang untuk mencari teman. Selain itu juga karena kita muda maka kita harus berpikir cara sukses di hari tua,” terang M. Naufal Aiman Faizony. Rabu, (13/11/2019).

Fanny Rifqi El Fuad selaku IDX Islamic Jakarta menjelaskan tantangan dalam bonus demografi di kalangan masyarakat.

“Tantangan dalam bonus demografi yaitu middle income trap. Maksudnya yaitu jebakan gaya hidup yang tidak sebanding dengan pendapatan. Masyarakat nyaman dengan gaya hidup konsumtif, sehingga lupa untuk memiliki aset,” ungkap Fanny.

Selain itu, Fanny  juga jelaskan bahwa ada tantangan lain yang disebut sandwich generation.

Tantangan selanjutnya yaitu sandwich generation, yaitu kondisi terjepit di antara dua tanggungan finansial.

Untuk mengatasi tantangan di atas maka perlu kecerdasan finansial dalam mengelola atau merancang keuangan sejak dini.

“Anak muda harus cerdas finansial, dan level kecerdasannya ada lima. Level satu, cerdas nghabisin uang. Level dua, menyisihkan uang. Level tiga, menghasilkan uang. Level empat, mengamankan uang. Level lima, melipatgandakan uang,”tambahnya.

Dalam closing statement, Fanny mengungkapkan bahwa ketika gagal menjadi pria tampan maka jadilah pria mapan dengan begitu wajah akan termaafkan.

“Ketika gagal menjadi pria tampan maka jadilah pria mapan dengan begitu wajah akan termaafkan. Cara sederhananya yaitu melalui investasi sejak dini,” pungkasnya. (Ari_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilihan Duta Prodi Meriahkan Festival Perbankan 7.0

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 424
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Festival Perbankan 7.0 ditutup dengan malam puncaknya, bertempat di Gedung Auditorium 1 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang pada Selasa (8/11/2022). Acara  tersebut dihadiri oleh sejumlah mahasiswa Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah UIN Walisongo dan beberapa juri dari jajaran dosen prodi. Acara dimeriahkan dengan pemilihan Duta Perbankan serta mendapat dukungan dari Ketua Program Studi Perbankan […]

  • FEBI dan Nafsul Mutmainnah Achievment Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Aktivis Mahasiswa

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 407
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kamis (05/11/2020) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan Pelatihan Public Speaking. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyongsong kreativitas terutama dalam bidang komunikasi. Acara yang digelar dengan nuansa Islami itu, dibantu oleh Grup Nafsul Mutmainnah Achievment (NMA) selaku pemandu acara. Pembekalan public speaking ini bertempat di Miniatur Kampung Surga, Kecamatan Bandungan, Kabupaten […]

  • Ekonomi Islamnya Indonesia*

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Perdebatan tentang ekonomi Islam menjadi perhatian yang menarik, termasuk di Indonesia yang berpenduduk mayoritas Islam. Pertemuan Islam dan tradisi juga tidak luput memunculkan banyak perbedaan tentang ajaran-ajaran ataupun dogma yang diyakini masing-masing pemikiran muslim di Indonesia. Terkait dengan pendapat ekonom muslim yang memisahkan ilmu ekonomi sebagai science dari sistem ekonomi, dan berpendapat bahwa ekonomi berlaku […]

  • PBAK Hari Kedua, Panitia Kenalkan Budaya Organisasi di Kampus

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 492
    • 0Komentar

    lpminvest.com–  Hari ke-II pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang dilaksanakan    di Auditorium I lantai 1kampus 1 UIN Walisongo. Selasa, (22/8/17). PBAK hari ke-II  ini,  menekankan pada pengenalan budaya organisasi di dalam kampus, agar budaya organisasi kampus tetap lestari. Chusni Mubarok selaku Ketua Panitia PBAK  menyatakan, […]

  • Tak Kunjung Ada Kejelasan, KBMW Gelar Aksi Tolak JKN

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 435
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Keluarga Besar Mahasiswa Walisongo (KBMW-red) menggelar aksi terkait penolakan pembuatan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Aksi unjuk rasa ini merupakan tindak lanjut Nota Keberatan No. 001/A/DEMA-U/I/2018 yang dilayangkan Mandataris DEMA  tertanggal 5 Januari 2018. Unjuk rasa berlangsung di depan Gedung Rektorat Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (12/01/2018). Ahmad Sylvan, selaku koordinator lapangan (Korlap) […]

  • Bentuk Apresiasi; Mahasiswa ISAI Gelar Parade Penyambutan Wisudawan

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 519
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pelaksanaan Sidang Senat terbuka Wisuda Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo berlangsung ramai dengan adanya Penyambutan Wisudawan. Salah satunya dari mahasiswa Prodi Ilmu Seni dan Arsitektur Islam (ISAI). Acara ini berlangsung meriah, wisudawan diarak mulai dari Landmark menuju depan Gedung Rektorat pada Rabu, (08/11/2023). Kegitan ini menjadi tradisi setiap tahun sebagai bentuk apresiasi untuk kelulusan […]

expand_less
Exit mobile version