Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Raih IPK 3,93; Refi Berhasil Mendapatkan Predikat Wisudawan Terbaik

Raih IPK 3,93; Refi Berhasil Mendapatkan Predikat Wisudawan Terbaik

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 8 Jun 2024
  • visibility 463
  • comment 0 komentar

lpminest.com- Refi Solekha Noviana berhasil memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,93 dan mengantarkannya menjadi wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) pada Wisuda Sarjana (S1) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo ke-92. Acara ini diselenggarakan di Auditorium 2 Kampus 3  UIN Walisongo Semarang pada Sabtu, (8/6/2024). Refi, sapaan akrab mahasiswa asal Pemalang ini merupakan mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam angkatan 2020.

Skripsi dengan judul “Pengaruh Literasi Keuangan, Gaya Hidup, dan Relegiusitas terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z Studi Kasus pada Masyarakat Petarukan Kabupaten Pemalang” dia kerjakan dalam waktu sekitar 6 bulan. Judul ini dia ambil karena Refi ingin mengetahui perilaku konsumtif generasi z yang ada di daerahnya.

Untuk mendapatkan predikat wisudawan terbaik, Refi konsisten mempertahankan IPK diatas 3,9 sejak semester 1. Refi mengatakan agar bisa mencapai target tersebut dia selalu mengumpulkan tugas tepat waktu.

“Untuk bisa mendapatkan IPK diatas 3,9 itu pertama harus mengumpulkan tugas tepat waktu, kemudian mengerjakan tugas juga jangan asal-asalan, yang kedua kalau mau UTS atau UAS itu belajarnya jangan pakai sistem kebut semalam,” ujar Refi.

 Selain itu Refi juga pernah mengikuti perlombaan Bussines Plan serta menambah pengalaman dengan mengikuti magang online. Dia juga merupakan awarde Beasiswa BSI Scholarship dan KIP Pengganti.

Sementara itu, Nur Fathoni selaku Dekan FEBI menjelaskan, untuk mendapatkan predikat wisudawan terbaik mahasiswa harus memenuhi beberapa kriteria. Kriteria tersebut antara lain, lulus dengan nilai tinggi, lulus tepat waktu, mempunyai prestasi dalam bidang apapun, dan tidak ada catatan perilaku buruk baik dari fakultas atau hukum.

“Kriteria wisudawan terbaik, pertama nilai yang paling tinggi, kedua lulus tepat waktu, jadi kalau ada yang nilainya tinggi tapi dia terlambat lulusnya yang dinobatkan sebagai wisudawan terbaik itu yang lulusnya tepat waktu meskipun nilainya dibawahnya. Kemudian yang ketiga mempunyai prestasi dalam bidang apapun, dan yang terakhir yang bisa menggugurkan ketiga kriteria tadi jika tidak terpenuhi yaitu tidak boleh mempunyai catatan perilaku buruk apalagi sampai kriminalitas,” terang Fathoni.

Selanjutnya Fathoni berharap agar wisudawan terbaik tidak hanya baik dari segi IPK saja, tapi juga bisa membawa misi dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan IPK yang didapatkan.

“harapannya nilai yang didapatkan itu sesuai kompetensi yang dia miliki, karena yang perlu kita ketahui  terbaik disini adalah yang memenuhi kriteria tadi, jadi harapannya tidak hanya nilainya yang tinggi tapi juga mempunyai sesuatu yang lebih dari perilakunya, ucapannya, dan lain-lain,” tambah Fathoni.

Di sisi lain orang tua dari Refi sendiri mengatakan tidak menyangka putrinya bisa menjadi wisudawan terbaik. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Mustaji selaku ayah dari Refi.

“Bangga dan tidak menyangka anak saya bisa menjadi wisudawan terbaik, Refi ini anaknya ulet dan pekerja keras jadi pantas kalau dia bisa jadi wisudawan terbaik,” tutur Mustaji. Diyah & Maftucha_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 74 Tahun Indonesia Merdeka; Apa Kabar Literasi Kita?

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Kata merdeka dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki tiga makna. Pertama, bebas. Maksud bebas di sini tentu sudah kita rasakan sejak 17 Agustus 1945, yakni bebas dari penjajah. Hal ini tidak terlepas dari peran pahlawan yang gugur di medan perang maupun yang berjuang memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia. Kedua, tidak terkena atau lepas dari tuntutan. […]

  • Meski Gagal Mendapatkan Emas, Paskibra FEBI Sabet 4 Kategori Kemenangan

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 407
    • 0Komentar

    lpminvest.com –  Salah satu cabang perlombaan yang dilaksanakan di hari kedua Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah dan Keterampilan (Orsenik) 2019 adalah Lomba Formasi Pengibaran Bendera (LFPB). Meski hanya mampu menyabet medali perunggu, pada cabang perlombaan tersebut Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berhasil memborong empat kategori kemenangan. Selain kategori Lomba Formasi Pengibaran […]

  • Fauziah Wisudawan Terbaik FSH Tanamkan Manajemen Handal di Kesehariannya

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 372
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pelepasan wisuda UIN Walisongo Semarang ke-77 di Audit II kampus III UIN Walisongo telah menyebutkan Fauzia Rohmah sebagai wisudawan terbaik  Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) dengan perolehan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) 3,87. Rabu, 29/01/2020. Tidak bisa diremehkan, untuk meraih predikat terbaik fakultas ternyata Fauzia mengerjakan skripsi hanya dalam kurun waktu satu bulan. “Awal ngerjain […]

  • Pelantikan dan Raker Fornasmebi di IAIN Purwokerto, Muncul Harapan ‘Berkolaborasi dengan Link Aja Syariah’

    • calendar_month Sab, 29 Mei 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 400
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Selasa hingga Kamis, (22-27 Mei 2021) Forum Nasional Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam Indonesia (Fornasmebi) Wilayah III Jateng-DIY melaksanakan Pelantikan, Rapat Kerja Wilayah III (rakerwil), dan Jambore Ekonomi Syariah (JES). Penyelenggaraan kegiatan dituan rumahi oleh IAIN Purwokerto yang menjadi satu di antara tujuh Perguruan Tinggi Islam se Jateng-DIY ke dalam anggota Fornasmebi. Wilayah III […]

  • Jurnalis di Negara Demokrasi

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Judul buku            : Jurnalis Diburu Media Massa Penulis                  : Akhi Abdurahman Penerbit                : Cakrawala Cetakan                : Pertama, 2009 Tebal                    : 67 halaman Resensor              : Tatang Turhamun Ratusan media di indonesia telah lahir saat ini, yang berhubungan dengan demokrasi pasti ada kaitanya dengan pers. Ketika banyak media yang […]

  • Gambaran Kehampaan Melalui Film Call Me Chihiro

    • calendar_month Sel, 2 Jan 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 1.220
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul                    : Call Me Chihiro Produksi              : Asmik Ace, Digital Ace Doproduksi oleh : Netflix, Asmik Ace Distribusi             : Asmik Ace Sutradara            : Imaizumi Rikiya Produser             : Akira Yamano Penulis naskah    : Kaori Sawai, Rikiya Imaizumi Durasi              […]

expand_less
Exit mobile version