Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Rektor Baru Sambut Maba 2019, Ini Wejangan yang Disampaikan

Rektor Baru Sambut Maba 2019, Ini Wejangan yang Disampaikan

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
  • visibility 474
  • comment 0 komentar

sumber gambar : @uinwalisongosemarang

lpminvest.com– Pada pembukaan acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2019, rektor baru UIN Walisongo Semarang Imam Taufiq menyambut dan mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru (maba) UIN Walisongo 2019. Pada kesempatan itu, Imam Taufik juga memberikan wejangan-wejangan kepada maba 2019.

“Selamat kepada 4.419 mahasiswa baru, selamat datang di kampus untuk kemanusiaan dan peradaban,” ucapnya dari atas panggung PBAK di lapangan utama kampus III UIN Walisongo. Senin, (19/8/2019).

Menurutnya, maba 2019 patut bersyukur telah berhasil masuk UIN Walisongo. Pasalnya dari 56.845 calon mahasiswa yang mendaftar dari semua jalur, yang diterima hanya 4.419 maba. Terlebih, kini UIN Walisongo telah memperoleh akreditasi A.

“Oleh karena itu, penyandang rektor baru ini berharap tidak usah lama-lama di kampus ini, cukup 4 tahun saja,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Besongo Semarang.

Dalam sambutannya, Imam Taufik menjelaskan ke maba 2019 mengenai visi UIN Walisongo yang terinspirasi oleh gerakan dakwah Walisongo. Yang mana Walisongo telah menjadi penyebar ajaran agama Islam yang damai dan penuh kasih sayang di bumi pertiwi khususnya di Pulau Jawa.

Selain itu, dalam berdakwah, perjuangan para Walisongo dalam menyebarkan Islam juga tanpa kekerasan sehingga akhirnya dakwahnya diterima dengan tangan terbuka. Ajaran Islam pun terus berkembang di nusantara sampai sekarang.

“Semoga mampu meneladani gerakan Walisongo yang menjadi pionir dan penggerak serta inspirator perdamaian. Kemudian mari kita kembangkan dakwah yang rohmatallil’alamiin,” tuturnya.

Pada PBAK yang bertajuk Eksplorasi Spirit Kemanusiaan Menuju Indonesia Berperadaban, pria berkacamata itu juga mengingatkan untuk berhati-hati dengan pemikiran-pemikiran yang radikal dari kelompok Islam garis keras. Ia berpesan kepada mahasiswa untuk mencontoh Walisongo yang menyebarkan Islam toleran.

“Saat ini kita sedang berada di tengah masyarakat yang plural dan majemuk. Maka harus pandai memilah dan memilih kelompok maupun pemikiran yang radikal dan keras harus kita tinggalkan. Kita harus belajar mengoptimalkan serta mengaplikasikan Islam yang toleran yang diterima dimana saja dan bisa menyejukkan semua orang yang ada di muka bumi ini,” pesan Imam Taufik.

Di akhir sambutan, Imam Taufiq menambahkan bahwa secara tegas ia menyatakan ajaran Islam yang hidup di NKRI tidak boleh sedikitpun diganti dengan ideologi dan pemikiran lain. Jadi maba harus mampu mengawal aspek itu dalam kehidupan sehari-hari. (Ari_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harlah, HMJ MPI Datangkan Dua Public Speaker Motivator

    • calendar_month Sab, 28 Okt 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 441
    • 0Komentar

    lpminvest.com–  Memperingati hari lahirnya, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Walisongo Semarang mengadakan Seminar Nasional Public Speaking and Hypnotherapy bertajuk “If You Believe You Can Do It”. Kamis, (26/10/17). Seminar yang bertempat di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo  itu menghadirkan M. Aqib Malik, Speaker and Instructor Hypnotherapy, dan Salik Sabilallah, Public […]

  • Romantisme Moderasi Beragama, Bisakah Berperan dalam Pendidikan?

    • calendar_month Sel, 17 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 614
    • 0Komentar

    Indonesia merupakan negara multikultural yang memiliki beranekaragaman suku, bahasa, budaya serta agama. Sebagai negara yang memiliki ragam perbedaan, Indonesia perlu menjadikan perbedaan tersebut sebagai harmoni yang menyatukan satu sama lain. Moderasi menjadi upaya penting untuk perwujudan peradaban dan perdamaian dunia yang bermartabat. Perlu kita ketahui prinsip moderasi adalah sikap atau cara pandang perilaku yang moderat, […]

  • Lolos 10 Esai Terbaik, Crew LPM Invest Siap Ikuti Kompetisi Debat

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 463
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang siap gembleng crew untuk mengikuti kompetisi debat. Pelaksanaan debat ini merupakan serangkaian lomba dalam acara Economic and Islamic Bussiness Festival (EIBfest) yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi dan Bisnis Islam STAIN Pamekasan, Madura. Sebelum pelaksanaan kompetisi debat berlangsung, para […]

  • Mengenal Prasah, Tradisi Seserahan di Desa Sidigede Jepara

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 1.422
    • 0Komentar

    Indonesia merupakan negara yang kaya, tak hanya terbatas pada sumber daya alam namun juga dikenal memiliki aneka ragam budaya, ras, suku bangsa, kepercayaan, agama, dan bahasa. Keanekaragaman ini merupakan wujud dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tapi tetap satu. Semboyan yang berasal dari bahasa Jawa Kuno tersebut menjelaskan bahwa keanekaragaman yang ada di […]

  • SEMA FEBI Rutin Gelar Musyawarah Besar Guna Bangun Sinergi Antar-organisasi

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 692
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Senin, 12/42021 Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang adakan musyawarah besar pengesahan program kerja lembaga kemahasiswaan periode 2021. Bertempat di Gedung Teater ISdB lantai 3 Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang, acara ini bertajuk Elaborasi Organisasi Intra Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dalam Menciptakan Sinergitas Antar-lembaga […]

  • Jadi Wisudawan Termuda, Ternyata Thomy Pernah Melakukan Ini

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 494
    • 0Komentar

    lpminvest.com– M. Thomy Hilmi Azizy menjadi wisudawan termuda UIN Walisongo Semarang pada Pelepasan Wisuda ke 74 tahun akademik 2018/2019. Pria kelahiran Lamongan, 27 Juli 1998 ini lulus di usia 20 tahun dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,7. Mahasiswa program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ini bercerita bahwa dirinya sewaktu masih duduk […]

expand_less
Exit mobile version