Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Keterbatasan Ekonomi Tidak Menghalangi Mila Menjadi Wisudawan Terbaik UIN Walisongo Semarang

Keterbatasan Ekonomi Tidak Menghalangi Mila Menjadi Wisudawan Terbaik UIN Walisongo Semarang

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
  • visibility 205
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Sidang Senat Terbuka Universita Islam Negeri (UIN) Waliongo Semarang berhasil meluluskan 558 wisudawan. Mila Nur Fatikhah mahasiswa (S1) Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang berhasil menjadi wisudawan terbaik tingkat fakultas pada Sabtu (02/11/2024) di Gedung Auditorium II Kampus 3. Ia berhasil meraih predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,89.

Mila mengambil judul skripsi “Strategi Kehumasan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya dalam Mempertahankan Citra Positif” karena merasa tertarik dengan Masjid Al-Akbar yang berbeda dengan masjid-masjid lain. Ia mengungkapkan alasan mengapa mengangkat judul tersebut.

“Sebenarnya kenapa alasan ngambil judul ini adalah karena awalnya Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Masjid Al-Akbar Surabaya, terus dari pihak manajemen masjid menyampaikan kalo Masjid Al-Akbar itu masjid terbesar kedua setelah Masjid Istiqlal. Jadi, secara pandanganku Masjid Al-Akbar memiliki manajemen yang bagus, salah satunya memiliki humas yang secara khusus untuk branding,” ucap Mila.

Dibalik keberhasilannya, Mila mengalami berbagai rintangan dari sang ayah yang harus pergi untuk selamanya ditengah-tengah eksekusi tugas skripsi. Ia juga mengaku sempat jatuh sakit sampai masuk rumah sakit dikarenakan sakit tipes. Perjuangannya membuahkan hasil yang luar biasa dan kini dapat menjadi kebanggaan keluarga.

Adapun motivasi yang membuat Mila bisa bertahan dari awal sampai dititik ini.

“Nikmati prosesnya tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini selagi kita mau berusaha,” ujar Mila.

Perjuangan Mila tidak terlepas dari doa seorang ibu. Melalui kesempatan ini, Hasna selaku Ibunda dari Mila mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya.

“Saya luar biasa bersyukur karena tidak pernah terbayangkan sebelumnya, sebenarnya Mila mau melanjutkan S2, tapi terkendala dengan biaya. Alhamdulillah berkat prestasinya sekarang bisa mendapat beasiswa selama satu tahun,” ungkap Hasna, Ibu Mila.

Betapa besar dukungan dari Ibunda Mila, walaupun sempat berada di titik terendah dalam ekonomi, Ibu Hasna tetap menyerahkan semua kepada yang Kuasa dan berusaha mencarikan dana untuk Mila sehingga berhasil menyelesaikan  studi S1-nya.

“Mila saya besarkan untuk menjadi seseorang yang besar seperti harapan almarhum papanya, dan saya harap papa Mila bahagia dan bangga melihat Mila wisuda sekarang,” tambah Ibu Hasna. Haikal, Selviana, Aisy_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adakan Raker Serentak, Ini Proker Unggulan HMJ FEBI

    • calendar_month Sen, 12 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 172
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Lembaga kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang berada di lingkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) mengadakan rapat kerja (raker) serentak. Raker tersebut guna membahas program kerja (proker) masing-masing HMJ selama satu periode kepengurusan. Minggu, (11/03/2018). Raker HMJ Ekonomi Islam dan D3 Perbankan Syariah bertempat di Gedung L. Sedangkan HMJ S1 Perbankan Syariah […]

  • GenBI UIN Walisongo Gandeng Desa Kedungboto Jadi Objek Desa Binaan

    • calendar_month Sen, 15 Jan 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 217
    • 0Komentar

    lpminvest.com- GenBI (Generasi Baru Indonesia) Komisariat UIN (Universitas Islam Negeri) Walisongo Semarang telah mengadakan kegiatan pembukaan Desa Binaan pada Senin, (15/01/24) yang berlokasi di Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. GenBI adalah nama untuk komunitas yang anggotanya merupakan penerima beasiswa Bank Indonesia. Kegiatan tersebut memberikan nuansa kebersamaan dengan dihadiri oleh beberapa tokoh penting dari berbagai […]

  • Rayakan Dies Natalis ke-54, UIN Walisongo Adakan Jalan Sehat

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 175
    • 0Komentar

    lpminvest.com– UIN Walisongo mengadakan jalan sehat dalam rangka Dies Natalis UIN Walisongo yang ke-54 dengan tema “Transformasi dalam Harmoni”. Maksud dari tema tersebut adalah karena tahun ini UIN Walisongo mengalami tranformasi pejabat yang diharapkan bisa harmonis ke segala bidang. Jalan sehat ini merupakan serangkaian kegiatan dari perayaan Dies Natalis UIN Walisongo yang rutin diadakan setiap […]

  • Semarakkan Hari Santri Nasional 2021, KKN RdR Kelompok 68 Gelar Festival Lomba di TPQ Miftahul ‘Ulum

    • calendar_month Jum, 29 Okt 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 203
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober disemarakkan oleh Kelompok 68 KKN RdR 77 UIN Walisongo Semarang lewat Festival Lomba di TPQ NU Miftahul ‘Ulum, Kamis (28/10/2021). Kegiatan tersebut digelar di Desa Cacaban, Kecamatan Singorojo, Kendal sebagai tempat pengabdian para mahasiswa KKN itu. Festival Lomba ini merupakan kegiatan kedua dari serangkaian acara […]

  • Seminar Bisnis Digital Semarang Raih Rekor Muri

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 191
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Menghadirkan pembicara Didik Mulato, ribuan pebisnis di Semarang menghadiri undangan Seminar Bisnis Digital yang diadakan di UTC Convention Center Semarang. Acara yang diselenggarakan oleh Komunitas Bisnis Digital ini sudah berlangsung di 27 Provinsi. Salah satunya di kota Atlas inilah acara tersebut berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan jumlah peserta seminar terbanyak […]

  • Bagaimana Kerikil Pagi Hari di Telapak Kaki

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Pagi yang terik, sinar matahari mencakar wajah dan membakar tubuhku yang semalam gigil meminta kehangatan Tuhan. Sial, aku kesiangan lagi. Ayam sudah berhenti berkokok dan anak-anak sekolah sudah sepi dari jalanan. Tidak, aku lupa. Sekolah sudah lama diliburkan karena situasi seperti ini. Lalu anakku? Dia masih tertidur pulas. Bukan karena sekolah libur, dia memang tidak […]

expand_less
Exit mobile version