Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kajur D3 PBS FEBI UIN Walisongo Turut Prihatin atas ‘Depresi Rupiah’

Kajur D3 PBS FEBI UIN Walisongo Turut Prihatin atas ‘Depresi Rupiah’

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 24 Apr 2015
  • visibility 167
  • comment 0 komentar

lpminvest.com– Stabilitas ekonomi makro di tanah air belakangan sempat mengalami ‘depresi finansial’. Pasalnya nilai tukar rupiah melemah hingga mencapai level 13.000 Rupiah. Hal demikian tentu akan berimbas pada aktifitas ekonomi makro di Indonesia.

Harian Kompas, 30/03/2015, mewartakan bahwa nilai tukar Rupiah masih akan menghadapi sejumlah tantangan, baik dari sisi perekonomian global maupum domestik. Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengemukakan, nilai tukar saat ini di bawah nilai semestinya. Selasa, (21/04/2015).

Menyikapi ‘depresi finansial’ ini, Mohammad Fauzi, Kajur Prodi D3 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo merasa turut prihatin. Terdapat variabel-variabel yang menyebabkan Rupiah kita ‘lesu’. Salah satunya adalah maraknya korupsi dan lemahnya penegakan hukum di negeri ini.

Simak komentar praktisi perbankan syariah dalam wawancara eksklusif Kepala Jurusan D3 Perbankan Syariah kepada reporter lpminvest.com.

Bagaimana pendapat Bapak mengenai jebloknya nilai tukar Rupiah?

“Ada dua faktor yang mempengaruhi nilai tukar Rupiah turun. Pertama; Faktor Internal, karena faktor Inflasi, defisit neraca perdagangan impor itu lebih besar dari pada ekspor dan mengakibatkan harus membayar dengan Dollar. Efeknya banyak dolar yang keluar, untuk belanja yang lebih banyak dikeluarkan. Maraknya korupsi yang mengakibatkan biaya mahal dan Investor malas untuk berinvestasi, lemahnya penegakan hukum, sehingga orang asing takut untuk masuk ke Indonesia.

Yang kedua, Faktor Eksternal; Karena kebijakan Bank Sentral Amerika. Diantaranya kebijakan mengurangi stimulus moneter yang berdampak pada banyaknya saham yang dijual, yang mengakibatkan harga akan turun. Situasi keuangan global yang tidak menentu. Jumlah hutang asing yang satu tempo membengkak telah berakibat kepada debitur berbondong-bondong membeli dollar untuk membayar hutang.”

Dengan anjloknya nilai tukar Rupiah, apa respon Bapak terhadap pemerintahan Jokowi-JK? Di lain hal, terjadi kenaikan harga beras, kelangkaan pupuk, kenaikan harga BBM dan harga bahan baku lainnya

“Tanggapan saya terhadap pemerintahan Jokowi-JK ini dari sisi keuangan lumayan bagus, karena sudah terbukti bahwa pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan. Tetapi kalau mengenai jebloknya  nilai tukar rupiah, bukan semata-mata karena pemerintahnya yang salah. Ini karena faktor eksternal lebih dominan, seperti yang saya jelaskan tadi.”

Menurut Bapak, apa yang seharusnya dilakukan  oleh pemerintah untuk meningkatkan nilai tukar Rupiah?

“Saran saya pemerintah harus mengkomunikasikan kepada masyarakat mengenai kebijakan yang akan di terapkan, agar masyarakat tidak kaget dengan kebijakan yang akan diterapka tersebut.”

Menyoal visi ekonomi islam, apakah ekonomi islam mampu menjadi solusi terhadap krisis ekonomi di Indonesia?

“Ekonomi Islam sangat mampu menyelesaikan krisis ekonomi, karena ekonomi Islam itu berbasis pada umat atau bervisi kerakyatan, dimana persebaraan dana tidak hanya untuk lembaganya.

“Karena menggunakan sistem bagi hasil, bank syariah lebih kuat dari pada bank konvensional. Terbukti di tahun 1998, bank syariah menjadi solusi atas krisis ekonomi. Apabila basis ini terus dijalankan maka ekonomi islam akan menjadi solusi dalam mensejahterakan rakyat.” (Tatang_Invest)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anakku di Tanganku

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Suara takbir pertama Ramadhan menggema dengan indahnya, pukulan demi pukulan beduk beriringan seirama, langit pun bersih bertemankan bintang di sekelilingnya. Tetapi tidak denganku, nafasku sesak, lidahku kaku, mataku bengkak karena lelah menangis.  Aku tak bisa menerima kenyataan Syahrizal suamiku meninggalkanku di bulan Ramadhan yang baru saja menyapa, setelah mobil menabraknya saat akan pulang dari masjid. […]

  • UIN Walisongo Bertandang Ke Tiga Negara

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 1.972
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Project Implementing Unit (PIU) UIN Walisongo Semarang adakan Seminar hasil penelitian diluar negeri. Rabu, (22/10). Seminar yang diadakan di Hotel Patra Jasa ini dihadiri oleh doktor dari berbagai universitas di Semarang. Selain itu dosen dan mahasiswa UIN Walisongo juga turut mengikuti acara tersebut. Kampus yang telah konversi menjadi UIN ini, pasalnya mengadakan acara Doctoral […]

  • Masdar Farid Mas’udi; Indonesia Jadi Negara Super Power Islam

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 159
    • 0Komentar

    lpminvest.com­– Keluarga Alumni Walisongo (KALAM Walisongo) adakan Halaqoh Kebangsaan bertajuk “Meneguhkan Semangat Berbangsa dan Bernegara Kaum Santri” bertempat di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang. Jumat, (12/5/2017). Perbedaan suku, agama, ras, dan budaya (SARA) masih menjadi permasalahan yang harus diselesaikan di Indonesia, terlebih ketika SARA diikutkan dalam kontestasi perpolitikan. “Melibatkan argumentasi SARA dalam perpolitikan […]

  • Unik, Delegasi MQK FST Gunakan Bahasa Daerahnya

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 190
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Delegasi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (orsenik) 2019 cabang lomba Musabaqoh Qiroatul Kutub (MQK) mencuri perhatian dewan juri dan perserta lainnya karena keunikannya. Dengan penuh percaya diri dan tanpa malu, Yusri Kamilatul Huda memberikan penampilan terbaiknya dengan menggunakan bahasa daerahnya Jawa Barat, yaitu bahasa Sunda. Karena […]

  • Memaknai 72 Tahun Kemerdekaan

    • calendar_month Rab, 16 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Indonesia dengan segala kekayaan sumber daya alam yang melimpah bak surga dunia, begitu menggoda negara Eropa, seperti Portugis, Belanda, Inggris, bahkan yang sedaratan Asia dengan Indonesia, Jepang. Sejenak menilik sejarah, Portugis pertama kali menginjakkan kaki ke Indonesia di bawah pimpinan D’Abreu pada 1512 tepatnya di Ternate. Awal tujuan ke Indonesia hanya untuk mendapatkan rempah-rempah. Portugis […]

  • Adiwarman Karim, Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 179
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Seminar dengan Keynote Speaker Adiwarman Azwar Karim pakar ekonomi Islam dihadiri oleh peserta kurang lebih 110. Dua narasumber handal juga turut mewarnai seminar ini, yaitu Hendro Wibowo selaku Akademisi dan Praktisi Ekonomi Islam dan Muyassarah Akademisi/Dosen FEBI UIN Walisongo Semarang berlangsung secara virtual di Google Meet. Senin, (22/06/2020) Rangkaian acara yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa […]

expand_less
Exit mobile version