Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Jurnalis di Negara Demokrasi

Jurnalis di Negara Demokrasi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2014
  • visibility 718
  • comment 0 komentar

Judul buku            : Jurnalis Diburu Media Massa

Penulis                  : Akhi Abdurahman

Penerbit                : Cakrawala

Cetakan                : Pertama, 2009

Tebal                    : 67 halaman

Resensor              : Tatang Turhamun

Ratusan media di indonesia telah lahir saat ini, yang berhubungan dengan demokrasi pasti ada kaitanya dengan pers. Ketika banyak media yang bermunculan, maka makin banyak pula tenaga-tenaga jurnalis yang di butuhkan. Pada zaman orde baru wartawan tidak mempunyai kebebasan dalam meliput berita, namun pada masa pemerintahan Habibie hingga saat ini, wartawan sudah di tempatkan sebagaimana mestinya. Sebagai wartawan harus menguasai kode etik jurnalistik dan kemampuan dalam bidang kewartawanan, apabila tidak menguasai keduanya, tidak menutup kemungkinan kalo tidak lolos seleksi sebagai wartawan.

“Mas, tolong ya jangan diliput” (hal 7). begitulah sepatah kata yang di ucapkan kepada wartawan. Dari kata yang tadi di ucapkan maka timbulah pertanyaan apakah wartawan itu? dari buku yang saya kutip, Wartawan adalah seorang jurnalis yang bekerja di media cetak, online, tv, dan radio. Mungkin sebagian besar ada yang menyukai pekerjaan tersebut dan sebagian besar juga ada yang membencinya. Wartawan reporter dan jurnalis itu mempunyai pengertian yang berbeda. Wartawan itu adalah jurnalis yang bekerja di bagian percetakan. Contohnya: majalah, koran, tabloid, dll. Reporter itu adalah jurnalis yang bekerja di media elektronik yang bertugas untuk melaporkan atau menyampaikan berita. Sedangkan jurnalis itu mencakup dari dua kata tadi (wartawan dan reporter). Mereka memiliki fungsi kerja yang sama, yaitu mencari dan meliput berita.

Jurnalis harus mencari informasi yang terjadi di lapangan untuk di jadikan bahan berita yang nantinya akan di sampaikan oleh reporter atau diliput dalam media cetak. Media massa itu menjadi sarana bagi masyarakat untuk mendaatkan berbagai informasi terkini, sehingga media massa dalam menyampaikan berita harus aktual dan faktual.

Kebebasan pers di luar negeri sangat dijunjung tinggi, itu merupakan suatu bagian dari sistem demokrasi. Pers menjadi bagian dari suara masyarakat yang menyampaikan kritik terhadap pemerintah mengenai ketimpangan atau kekurangan-kekurangan yang ada, sekaligus menjadi alternatif tawaran solusi menuju perubahan dan perbaikan. Dalam sejarahnya fungsi pers sebagai mitra atau kontrol terhadap pemerintah, mampu memberikan warna dan juga peran yang sangat penting. Seorang presiden, di negara demokrasi bisa di turunkan dari jabatannya berkat meda massa. Tanggung jawab seorang wartawan itu adalah menulis, walaupun menulis sudah menjadi makanan sehari-hari seorang wartawan, tetapi tulisannya mampu mengguncang keadaan bahkan dunia dalam seketika. (Invest_Tatang).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Paripurna I Ormawa FEBI, Hasilkan Program Kerja

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 657
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sidang paripurna I Rapat Kerja Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berlangsung di Laboratorium Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK). Sidang ini dihadiri oleh lembaga intra maupun UKM FEBI. Selasa, (25/2/2020). Adapun lembaga intra yang hadir yaitu Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FEBI, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam, S1 Perbankan Syariah, […]

  • Ternyata Begini Ribetnya Mendaftar Wisuda

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 754
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Selasa, (24/5/2022) UIN Walisongo Semarang melepaskan sebanyak 544 wisudawan. Hal ini merupakan momen yang banyak ditunggu-tunggu karena acara wisuda kali ini digelar secara offline, setelah sempat vakum selama kurang lebih dua tahun yang hanya digelar secara online. Bertempat di Auditorium 2 Kampus 3, banyak wisudawan yang antusias dan senang dalam mengikuti acara wisuda […]

  • Beberkan Tips Produk Laku di Pasaran untuk UMKM

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Menjadi pelaku UMKM harus banyak belajar ilmu dalam memasarkan suatu produk. Bagaimana cara marketing yang baik agar pasar dari produk kita semakin luas. Termasuk dalam packaging produk dimana yang diutamakan adalah keamanannya, agar produk bisa tahan lama dan menarik jika dilihat,” paparan Khairul Anwar narasumber dalam seminar yang diadakan oleh Tim  KKN Mandiri Inisiatif […]

  • Jadi Wisudawan Termuda, Ternyata Thomy Pernah Melakukan Ini

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 676
    • 0Komentar

    lpminvest.com– M. Thomy Hilmi Azizy menjadi wisudawan termuda UIN Walisongo Semarang pada Pelepasan Wisuda ke 74 tahun akademik 2018/2019. Pria kelahiran Lamongan, 27 Juli 1998 ini lulus di usia 20 tahun dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,7. Mahasiswa program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ini bercerita bahwa dirinya sewaktu masih duduk […]

  • Terbebani UKT, Mahasiswa Baru Menyatakan Sikap Penolakan  

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 617
    • 0Komentar

      lpminvest.com- Hari kedua Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK) UIN Walisongo Semarang diakhiri dengan mahasiswa baru membuat formasi yang bertuliskan “UKT MAHAL” di samping gedung Auditorium I kampus I UIN Walisongo. Formasi ini bertujuan untuk menyalurkan aspirasi dari pihak mahasiswa baru yang berkeinginan untuk menolak UKT yang dinilai terlalu tinggi. Rabu, (24/08/16). Formasi ini dibentuk untuk memfasilitasi […]

  • Ini Alasan Listrik di Tanjungsari Sering Mati

    • calendar_month Ming, 14 Apr 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 941
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sejak dua pekan kemarin, warga Jl. Tanjungsari, Tambakaji, Ngaliyan, Semarang mengeluhkan listrik yang padam hampir setiap hari. Padahal mayoritas penduduk yang tinggal di Jl. Tanjungsari adalah mahasiswa. Hal ini membuat mereka geram, bahkan beberapa warga setempat melakukan demonstrasi di depan kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang terletak di Jl. Walisongo No.29, Krapyak, Semarang Barat, […]

expand_less
Exit mobile version