Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kajur D3 PBS FEBI UIN Walisongo Turut Prihatin atas ‘Depresi Rupiah’

Kajur D3 PBS FEBI UIN Walisongo Turut Prihatin atas ‘Depresi Rupiah’

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 24 Apr 2015
  • visibility 372
  • comment 0 komentar

lpminvest.com– Stabilitas ekonomi makro di tanah air belakangan sempat mengalami ‘depresi finansial’. Pasalnya nilai tukar rupiah melemah hingga mencapai level 13.000 Rupiah. Hal demikian tentu akan berimbas pada aktifitas ekonomi makro di Indonesia.

Harian Kompas, 30/03/2015, mewartakan bahwa nilai tukar Rupiah masih akan menghadapi sejumlah tantangan, baik dari sisi perekonomian global maupum domestik. Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengemukakan, nilai tukar saat ini di bawah nilai semestinya. Selasa, (21/04/2015).

Menyikapi ‘depresi finansial’ ini, Mohammad Fauzi, Kajur Prodi D3 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo merasa turut prihatin. Terdapat variabel-variabel yang menyebabkan Rupiah kita ‘lesu’. Salah satunya adalah maraknya korupsi dan lemahnya penegakan hukum di negeri ini.

Simak komentar praktisi perbankan syariah dalam wawancara eksklusif Kepala Jurusan D3 Perbankan Syariah kepada reporter lpminvest.com.

Bagaimana pendapat Bapak mengenai jebloknya nilai tukar Rupiah?

“Ada dua faktor yang mempengaruhi nilai tukar Rupiah turun. Pertama; Faktor Internal, karena faktor Inflasi, defisit neraca perdagangan impor itu lebih besar dari pada ekspor dan mengakibatkan harus membayar dengan Dollar. Efeknya banyak dolar yang keluar, untuk belanja yang lebih banyak dikeluarkan. Maraknya korupsi yang mengakibatkan biaya mahal dan Investor malas untuk berinvestasi, lemahnya penegakan hukum, sehingga orang asing takut untuk masuk ke Indonesia.

Yang kedua, Faktor Eksternal; Karena kebijakan Bank Sentral Amerika. Diantaranya kebijakan mengurangi stimulus moneter yang berdampak pada banyaknya saham yang dijual, yang mengakibatkan harga akan turun. Situasi keuangan global yang tidak menentu. Jumlah hutang asing yang satu tempo membengkak telah berakibat kepada debitur berbondong-bondong membeli dollar untuk membayar hutang.”

Dengan anjloknya nilai tukar Rupiah, apa respon Bapak terhadap pemerintahan Jokowi-JK? Di lain hal, terjadi kenaikan harga beras, kelangkaan pupuk, kenaikan harga BBM dan harga bahan baku lainnya

“Tanggapan saya terhadap pemerintahan Jokowi-JK ini dari sisi keuangan lumayan bagus, karena sudah terbukti bahwa pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan. Tetapi kalau mengenai jebloknya  nilai tukar rupiah, bukan semata-mata karena pemerintahnya yang salah. Ini karena faktor eksternal lebih dominan, seperti yang saya jelaskan tadi.”

Menurut Bapak, apa yang seharusnya dilakukan  oleh pemerintah untuk meningkatkan nilai tukar Rupiah?

“Saran saya pemerintah harus mengkomunikasikan kepada masyarakat mengenai kebijakan yang akan di terapkan, agar masyarakat tidak kaget dengan kebijakan yang akan diterapka tersebut.”

Menyoal visi ekonomi islam, apakah ekonomi islam mampu menjadi solusi terhadap krisis ekonomi di Indonesia?

“Ekonomi Islam sangat mampu menyelesaikan krisis ekonomi, karena ekonomi Islam itu berbasis pada umat atau bervisi kerakyatan, dimana persebaraan dana tidak hanya untuk lembaganya.

“Karena menggunakan sistem bagi hasil, bank syariah lebih kuat dari pada bank konvensional. Terbukti di tahun 1998, bank syariah menjadi solusi atas krisis ekonomi. Apabila basis ini terus dijalankan maka ekonomi islam akan menjadi solusi dalam mensejahterakan rakyat.” (Tatang_Invest)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

    Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 459
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Guru Besar dan Akademisi UIN Walisongo adakan diskusi “Meski Berbeda, Kita Saudara”. Diskusi ini mengusung tema “Meneguhkan Bumi Walisongo sebagai Benteng Moderat” berlangsung di Auditorium 1 lantai II UIN Walisongo Semarang. Selasa, (28/02/2017). Acara yang berlangsung pukul 13.00-16.00 ini berlatar belakang menguaknya kelompok-kelompok yang saling menyerang, baik bermotif politik, ekonomi dan lain sebagainya. Pasalnya, […]

  • KOBI Selenggarakan Seminar Bisnis Penuh Motivasi di Era Society 5.0

    KOBI Selenggarakan Seminar Bisnis Penuh Motivasi di Era Society 5.0

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 454
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Komunitas Bisnis (KOBI) dari FEBI UIN Walisongo menyelenggarakan Seminar Nasional pada Kamis, (24/11/2022) yang dilaksanakan di Audit 1 Kampus 1. Mengangkat tema “Membangun Jiwa Bisnis Inovatif dan Kreatif di Era Society 5.0”, Seminar Nasional ini membahas tentang Society 5.0 serta tentang bagaimana memulai sebuah bisnis. Hal tersebut disampaikan oleh […]

  • Perang Iran dan Bayang-bayang Ketidakpastian terhadap IHSG

    Perang Iran dan Bayang-bayang Ketidakpastian terhadap IHSG

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Konflik geopolitik di Timur Tengah kembali menjadi sorotan dunia setelah meningkatnya ketegangan yang melibatkan Iran dan sejumlah negara lain. Peristiwa ini tidak hanya berdampak pada stabilitas politik global tetapi juga memengaruhi pasar keuangan internasional, termasuk pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai indikator utama kinerja pasar saham domestik menjadi salah satu instrumen yang […]

  • Muhammad Yasser Arafat : Langgam Jawa Merupakan Cara Melantunkan Al-Qur`an Orang Jawa Terdahulu

    Muhammad Yasser Arafat : Langgam Jawa Merupakan Cara Melantunkan Al-Qur`an Orang Jawa Terdahulu

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 530
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Tilawatah Al-Qur`an yang dilantunkan menggunakan langgam jawa (Nada Jawa) oleh Muhammad Yasser Arafat pada peringatan Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW di Istana Negara beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan oleh media, respon masyarakat memunculkan polemik, “boleh atau tidak” melantunkan ayat suci ilahi dengan menggunakan langgam jawa. Untuk mentabayunkan (menjelaskan) permasalahan tersebut, Himpunan Jurusan Tafsir […]

  • Gelar Majelis Zikir, 5000 Orang Penuhi Auditorium UIN Walisongo

    Gelar Majelis Zikir, 5000 Orang Penuhi Auditorium UIN Walisongo

    • calendar_month Ming, 8 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 407
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Nuansa serba putih penuhi Auditorium 2 Kampus III UIN Walisongo Semarang. Pasalnya, ribuan orang dengan dresscode putih berbondong-bondong mengikuti Majelis Zikir dan Maulidurrasul yang diadakan UIN Walisongo dalam rangka Dies Natalis UIN Walisongo ke-48. Sabtu, (7/4/ 2018). Acara yang dihadiri jemaah al-Khidmah, civitas akademika, dan masyarakat umum ini digelar dengan harapan apa yang dicita-citakan […]

  • Parade Budaya PBAK: HIMSU Turut Memeriahkan dengan Tari Daerahnya

    Parade Budaya PBAK: HIMSU Turut Memeriahkan dengan Tari Daerahnya

    • calendar_month Rab, 3 Agu 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 541
    • 0Komentar

      lpminvest.com–  Rabu, (3/8/2022) hari pertama Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) berlangsung secara meriah. Terdapat beberapa rangkaian acara yang dilaksanakan pada hari pertama PBAK. Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjut dengan pertunjukan marching band, kemudian papermob,dan sedikit penampilan maskot dari masing-masing fakultas. Selanjutnya, terdapat penampilan dari beberapa organisasi daerah (ORDA).  Himpunan Mahasiswa Sumatera Utara (HIMSU) ikut […]

expand_less