Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » PERAN SANTRI DI TENGAH PANDEMI

PERAN SANTRI DI TENGAH PANDEMI

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 22 Okt 2020
  • visibility 477
  • comment 0 komentar
Oleh Tika Yuliasari (1703036001) Prodi Manajemen Pendidikan Islam FITK UIN Walisongo Semarang Nomor Kelompok KKN 134

Oleh Tika Yuliasari (1703036001)
Prodi Manajemen Pendidikan Islam FITK UIN Walisongo Semarang
Kelompok KKN 134

Tepat 22 Oktober 2015 Presiden Joko Widodo telah menetapkan Hari Santri Nasional (HSN) yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta. Maksud dari Penetapan Hari Santri Nasional ini adalah untuk mengenang dan meneladani semangat jihad para santri yang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Hal ini merujuk pada sejarah resolusi jihad pada tanggal 22 Oktober 1945 di Surabaya  yang dicetuskan oleh pendiri NU KH. Hasyim Asyari, untuk mencegah kembalinya tentara kolonial Belanda yang mengatasnamakan NICA, ulama pendiri NU KH.

Hasyim Asyari menyerukan jihad yang mengatakan bahwa membela Negara Kesatuan Republik Indonesia dari penjajah hukumnya adalah fardlu ain atau wajib bagi setap individu. Kemudian seruan tersebut dapat membakar semangat para santri untuk menyerang markas Brigade 49 Mahratta Pimpinan Brigadir Jendral Aulbretin Walter Southern. Dari cerita tersebut dapat dilihat bahwa kemerdekaan Indonesia memang tidak terepas dari para santri dan ulama karena dalam perjuangan bangsa Indonesia tak hanya tentara yang berperang melawan penjajah.

 Istilah kata santri sangat familiar dengan tinggal di pesantren. Namun menurut KH Mustofa Bisri atau Gus Mus bahwa santri tidak hanya orang yang tinggal di pesantren, tetapi julukan santri juga untuk semua orang yang memiliki akhlak dan sifat yang baik juga hormat kepada gurunya. Seiiring dengan perkembangan zaman, santri masa kini dan masa dulu sangatlah berbeda. Jika santri dahulu menyerukan jihad untuk membela tanah air dari penjajah, maka santri masa kini memaknai jihad sebagai bentuk partisipasi aktif dalam pembangunan di Indonesia. Selain itu santri masa kini tidak hanya mampu membaca kitab kuning atau menghafal Alquran, tetapi santri masa kini harus mempunyai dan memperbanyak kebiasaan, pengalaman, pendidikan, dan mengikuti perkembangan teknologi kekinian.

    Dalam menghadapi pandemi COVID-19 saat ini, peran penting para santri masa kini sangatlah dibutuhkan dan harus menjadi garda terdepan bagi bangsa Indonesia. selain menjadi garda terdepan, santri diharapkan mampu menjadi teladan dan dapat memberi contoh dalam penanganan C OVID-19. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai protokol kesehatan, melindungi para kiai, menerapkan budaya-budaya kesehatan baru dilingkungan ponpes, serta membentuk Satuan Tugas Jago Santri. Termasuk sosialisasi supaya tidak menjauhi atau mengucilkan keluarga pasien yang poitif terpapar COVID-19 dan tidak menolak jenazah warga yang meninggal akibat COVID-19.

Peran santri di masa kini bersifat fleksibel yang ditugaskan sebagai profesi apa saja santri mampu memberdayakan dirinya sendiri. Santri juga harus terus belajar dan berusaha meningkatkan kapasitas diri di tengah-tengah masyarakat yang sedang dilanda pandemi. Maka dari itu, berbanggalah menjadi santri karena setiap langkah kebaikan dan keikhlasan yang kalian tempuh senantiasa mendapat barokah dari kiai, ustadz, guru, dan almamater.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Kenalkan Tarian Adat Lewat Seminar

    Mahasiswa Kenalkan Tarian Adat Lewat Seminar

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 453
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Tari Sigeh Pengunten dari Lampung turut memeriahkan acara Seminar Nasional Akuntansi di Audit 2 Kampus III UIN Walisongo Semarang. Tarian ini dibawakan oleh anggota organisasi daerah Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Lampung (KAMAPALA). Selasa, (22/10/2019). Menurut Mia Chandra Dewi, tarian Sigeh Pengunten ditampilkan untuk menyambut tamu dalam acara-acara tertentu. “Yang membedakan tarian ini dengan yang […]

  • Perkembangan Industri Halal di Indonesia: Peluang Besar di Tengah Tantangan Global

    Perkembangan Industri Halal di Indonesia: Peluang Besar di Tengah Tantangan Global

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Oleh: Miftakhu Rozaq Industri halal saat ini menjadi salah satu sektor yang berkembang pesat dan banyak diperbincangkan, baik di tingkat nasional maupun global. Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia memiliki peluang yang sangat besar untuk menjadi pusat industri halal dunia. Hal ini menjadikan industri halal sebagai topik yang masih hangat dan […]

  • Dakwah Via Desain Grafis

    Dakwah Via Desain Grafis

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 418
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pameran desain grafik muslim, jadi gaya dakwah baru di kota lumpia. Desain berwujud gambar berwarna-warni yang mengambarkan perintah-larangan bagi pemeluk agama islam ini, ditampilkan apik oleh Zaid dalam acara pameran Muslim Design community (MDC) (14/06/15) Acara yang digelar di sepanjang JL. Pahlawan Semarang ini, bermaksud menyampaikan dakwah lewat visual. Zaid sebagai desainer mengungkapkan, “cara […]

  • Tarian Babalu Jadi Pembuka Acara Performance Orda di NCF 2023

    Tarian Babalu Jadi Pembuka Acara Performance Orda di NCF 2023

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 665
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Organisasi daerah (Orda) Keluarga Mahasiswa Batang Semarang (KMBS) menjadi pembuka Performance di acara Nusantara Culture Festival (NCF) pada hari ini (25/05/2023). Orda KMBS mewakilkan 4 personil anggotanya untuk menampilkan Tarian Babalu, yaitu tarian adat yang berasal dari daerahnya. Tarian tersebut berhasil mencuri perhatian penonton. Tari Babalu merupakan tarian yang sudah ada sejak zaman dahulu. […]

  • Smart Card; Terobosan Baru Resmi Rilis di Wisuda Daring

    Smart Card; Terobosan Baru Resmi Rilis di Wisuda Daring

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 519
    • 0Komentar

    UIN Walisongo Semarang untuk pertama kali menggelar wisuda secara virtual. Acara ini merupakan rangkaian wisuda Doktor (S.3) ke-21, Magister (S.2) ke-45, Sarjana (S.1) ke-78, dan Diploma (D.3) ke-27 yang digelar di kanal youtube resmi UIN Walisongo. Kamis, (6/8/2020). Sebanyak 1.661 mahasiswa diwisuda dalam wisuda bertema Smart and Green Graduation ini. Prof. Dr H Imam Taufiq, […]

  • Meniru Cara Sunan Kalijaga, Aldi Berhasil Raih Medali Emas

    Meniru Cara Sunan Kalijaga, Aldi Berhasil Raih Medali Emas

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 574
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Berkostum nyentrik ala Sunan Kalijaga, Aldi Hasani Harfi Fadhlani berhasil meraih medali emas untuk cabang lomba khitobah bahasa Indonesia di hari kedua Orsenik 2019. Kamis, (19/9/2019). Dengan menampilkan budaya Jawa dan alat peraga wayang bak sunan Kalijaga, Aldi dengan penuh percaya diri menyampaikan khotbahnya dengan baik. “Karena saya membawa budaya Jawa dan wayang kulit, […]

expand_less