Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » UIN Walisongo Masih Selenggarakan Pemilwa 2018 dengan Sistem Lama

UIN Walisongo Masih Selenggarakan Pemilwa 2018 dengan Sistem Lama

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 20 Des 2018
  • visibility 275
  • comment 0 komentar

Salah satu mahasiswa sedang mengikuti prosedur dalam pemilwa 2018 yang berada di Alun-Alun FEBI. Rabu, (19/12/2018).

lpminvest.com- Berdasarkan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Nomor 4961 Tahun 2016 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan pada Perguruan Tinggi Agama Islam, dalam melalukan pemilihan umum mahasiswa (Pemilwa) dilakukan dengan sistem musyawarah mahasiswa (Musma-red). Namun di Pemilwa 2018 ini, UIN Walisongo Semarang belum menerapkan sistem tersebut dan masih menggunakan sistem pemungutan suara. Kamis, (20/12/2018).

“Pembahasan hangat mengenai pemilu menggunakan metode musyawarah sudah sedikit ada tapi semua itu tergantung pihak kampus. Karena yang memegang penuh kebijakan hanya universitas. KPM (Komisi Pemilihan Mahasiswa-red) hanya sebagai fasilitas untuk mensukseskan pemilwa ini,” terang Ali, salah satu anggota KPM dari Fakultas Syariah dan Hukum.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Senat UIN Walisongo, M. Aminuddin. Ia menuturkan bahwa meskipun sudah ada teguran dari Dirjen Pendis, pihak birokrasi UIN Walisongo masih memperbolehkan KPM UIN Walisongo menyelenggarakan Pemilwa dengan sistem pemungutan suara langsung atau Pemilu raya.

“Saya beserta lembaga kemahasiswaan dan pihak birokrasi sudah penah berbincang-bincang terkait Musma, tanggapan pihak kampus yaitu memperbolehkan asalkan tidak ada kegaduhan. Karena semua PTKIN Se-Indonesia juga sama-sama sudah dianjurkan dan dikasih teguran dari Dirjen Pendis yang semula sistemnya pemilu/pemilu raya digantikan menjadi musma/keterwakilan. Yang artinya keinginan dari Dirjen Pendis untuk disamaratakan,” ungkapnya saat dihubungi via WhatsApp.

Namun terkait himbauan Dirjen Pendis untuk mengubah sistem pemilwa menjadi Musma, Aminuddin mengatakan bahwa ia lebih setuju dengan pemilwa menggunakan sistem pemungutan suara langsung.

“Saya lebih setuju dengan sistem pemilu raya karena hak demokrasinya lebih ada, pendidikan politiknya ada, sifatnya lebih terbuka dan progresif untuk pembelajaran di organisasi yang ada di UIN Walisongo Semarang. Namun sepenuhnya menjadi kebijakan kampus,” tambahnya.

Meskipun belum menerapkan metode pemilihan yang baru, Pemilwa 2018 UIN Walisongo telah diselenggarakan pada Rabu, (19/12/2018) kemarin. (Ari­_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi-lagi, Wadyabala Invest Jadi Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 288
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Setelah Maya Sofiah (PU LPM Invest tahun 2017-2018), Pipit Larasati (Sekretaris umum LPM Invest tahun 2016-2017), dan Siti Rahmawati (Bendahara umum LPM Invest tahun 2017-2018), kini Agus Tri Budiyarno (Kru LPM Invest angkatan 2014) juga mengantongi predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo pada Pelepasan Wisuda ke-10 FEBI Tahun 2019 […]

  • Bekali Praktik Pers, Invest Selenggarakan Workshop Lapangan di Bandungan

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 314
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Lembaga intra kampus LPM Invest mengadakan kegiatan Workshop Lapangan 2022 pada Sabtu-Minggu, (22-23/10/2022). Kegiatan praktik pers bagi calon Kru Magang (re: anggota baru) itu merupakan kegiatan lanjutan dari Workshop Materi yang sebelumnya telah terselenggara. Diikuti oleh wadyabala baru LPM Invest, Workshop Lapangan diadakan di Home Stay nDeso, Umbul Sidomukti, Bandungan. Output dari kegiatan ini […]

  • Cegah Stunting, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Sosialisasi untuk Ibu Hamil

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 299
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75 UIN Walisongo menggelar sosialisasi sadar stunting untuk ibu hamil pada Senin (19/10/2020). Bertempat di Desa Wanutunggal, Kecamatan Godong, Grobogan, kegiatan ini disambut antusias oleh warga setempat. Menurut Tim KKN RdR UIN Walisongo kelompok bagi balita dan anak di bawah tiga tahun batita,” ujar Davi […]

  • Tarian Babalu Jadi Pembuka Acara Performance Orda di NCF 2023

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 490
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Organisasi daerah (Orda) Keluarga Mahasiswa Batang Semarang (KMBS) menjadi pembuka Performance di acara Nusantara Culture Festival (NCF) pada hari ini (25/05/2023). Orda KMBS mewakilkan 4 personil anggotanya untuk menampilkan Tarian Babalu, yaitu tarian adat yang berasal dari daerahnya. Tarian tersebut berhasil mencuri perhatian penonton. Tari Babalu merupakan tarian yang sudah ada sejak zaman dahulu. […]

  • Gelar Majelis Zikir, 5000 Orang Penuhi Auditorium UIN Walisongo

    • calendar_month Ming, 8 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 299
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Nuansa serba putih penuhi Auditorium 2 Kampus III UIN Walisongo Semarang. Pasalnya, ribuan orang dengan dresscode putih berbondong-bondong mengikuti Majelis Zikir dan Maulidurrasul yang diadakan UIN Walisongo dalam rangka Dies Natalis UIN Walisongo ke-48. Sabtu, (7/4/ 2018). Acara yang dihadiri jemaah al-Khidmah, civitas akademika, dan masyarakat umum ini digelar dengan harapan apa yang dicita-citakan […]

  • Aksi Unjuk Rasa Tolak Perppu Ciptaker; Massa di Represi Aparat

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 231
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Seruan aksi pada Selasa (14/03/23) di depan Kantor DPRD Jawa Tengah (Jateng) bertajuk “Rakyat Jawa Tengah Tolak Perppu Cipta Kerja” yang di Inisiasi oleh Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) Jateng yang melibatkan kawan-kawan mahasiswa se-Semarang raya dan para buruh serta elemen masyarakat berujung mendapatkan represifitas aparat terhadap massa aksi. Adapun dalam aksi “Rakyat Jawa Tengah Tolak […]

expand_less
Exit mobile version