Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » UIN Walisongo Masih Selenggarakan Pemilwa 2018 dengan Sistem Lama

UIN Walisongo Masih Selenggarakan Pemilwa 2018 dengan Sistem Lama

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 20 Des 2018
  • visibility 157
  • comment 0 komentar

Salah satu mahasiswa sedang mengikuti prosedur dalam pemilwa 2018 yang berada di Alun-Alun FEBI. Rabu, (19/12/2018).

lpminvest.com- Berdasarkan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Nomor 4961 Tahun 2016 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan pada Perguruan Tinggi Agama Islam, dalam melalukan pemilihan umum mahasiswa (Pemilwa) dilakukan dengan sistem musyawarah mahasiswa (Musma-red). Namun di Pemilwa 2018 ini, UIN Walisongo Semarang belum menerapkan sistem tersebut dan masih menggunakan sistem pemungutan suara. Kamis, (20/12/2018).

“Pembahasan hangat mengenai pemilu menggunakan metode musyawarah sudah sedikit ada tapi semua itu tergantung pihak kampus. Karena yang memegang penuh kebijakan hanya universitas. KPM (Komisi Pemilihan Mahasiswa-red) hanya sebagai fasilitas untuk mensukseskan pemilwa ini,” terang Ali, salah satu anggota KPM dari Fakultas Syariah dan Hukum.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Senat UIN Walisongo, M. Aminuddin. Ia menuturkan bahwa meskipun sudah ada teguran dari Dirjen Pendis, pihak birokrasi UIN Walisongo masih memperbolehkan KPM UIN Walisongo menyelenggarakan Pemilwa dengan sistem pemungutan suara langsung atau Pemilu raya.

“Saya beserta lembaga kemahasiswaan dan pihak birokrasi sudah penah berbincang-bincang terkait Musma, tanggapan pihak kampus yaitu memperbolehkan asalkan tidak ada kegaduhan. Karena semua PTKIN Se-Indonesia juga sama-sama sudah dianjurkan dan dikasih teguran dari Dirjen Pendis yang semula sistemnya pemilu/pemilu raya digantikan menjadi musma/keterwakilan. Yang artinya keinginan dari Dirjen Pendis untuk disamaratakan,” ungkapnya saat dihubungi via WhatsApp.

Namun terkait himbauan Dirjen Pendis untuk mengubah sistem pemilwa menjadi Musma, Aminuddin mengatakan bahwa ia lebih setuju dengan pemilwa menggunakan sistem pemungutan suara langsung.

“Saya lebih setuju dengan sistem pemilu raya karena hak demokrasinya lebih ada, pendidikan politiknya ada, sifatnya lebih terbuka dan progresif untuk pembelajaran di organisasi yang ada di UIN Walisongo Semarang. Namun sepenuhnya menjadi kebijakan kampus,” tambahnya.

Meskipun belum menerapkan metode pemilihan yang baru, Pemilwa 2018 UIN Walisongo telah diselenggarakan pada Rabu, (19/12/2018) kemarin. (Ari­_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WR 1 UIN Walisongo Resmikan “Gazebo Moulebo Park” Program Unggulan KKN MB Posko 81 Desa Lebo

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang, Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LP2M) mengadakan kontestasi program unggulan dimana setiap kabupaten yaitu Kota Semarang, Kendal dan Batang diambil 1 kelompok yang terpilih. Dalam kontestasi tersebut, KKN Moderasi Beragama (MB) Posko 81 Desa Lebo ikut berpartisipasi dan terpilih menjadi kelompok yang menang program unggulan mewakili 43 […]

  • Meskipun Molor, Inagurasi PBAK FEBI 2023 Tetap Disambut Antusias Oleh Genwa FEBI 2023

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 184
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Penyelenggaraan inagurasi PBAK 2023 dilingkup UIN Walisongo diawali oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) FEBI 2023 diakhiri dengan penyelenggaraan inagurasi. Inagurasi dilaksanakan dengan tujuan untuk sebagai simbolis perayaan kepada mahasiswa baru dan perpindahan dari siswa ke mahasiswa. Muhammad Reza selaku ketua panitia menyebutkan konsep dari pelaksanaan inagurasi FEBI […]

  • Keseimbangan Hidup

    • calendar_month Jum, 8 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Judul               : Hidup itu Harus Pintar Ngegas dan Ngerem Penulis             : Emha Ainun Nadjib Penerbit           : Noura Books Cetakan           : Kelima, September 2017 Halaman          : x + 230 halaman. ISBN               : 978-602-385-150-8 Peresensi         : Mukhammad Faridul Huda Buku karya Emha Ainun Najib (Cak Nun) ini merupakan buku yang tergolong ringan untuk dibaca dibanding buku-buku lain […]

  • Filosofi dan Sejarah Ketupat sebagai Ikon Hidangan Lebaran

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Hari raya Idul Fitri atau lebih akrab disebut dengan Lebaran menjadi momen yang ditunggu-tunggu bagi seluruh umat Islam. Di Indonesia, Lebaran menjadi sebuah momen penting untuk semua keluarga yang merayakan karena sanak saudara akan berkumpul di kampung halaman. Kerabat yang merantau di kota akan balik kampung demi merayakan Lebaran bersama keluarga besar. Kegiatan itu disebut […]

  • Ini Tiga Musuh Utama Indonesia Menurut Mantan Anggota DPR RI

    • calendar_month Kam, 29 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 163
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Mantan anggota DPR RI periode 2009 -2014, Tugabus Dedi Suwendi Gumelar mengibaratkan negara Indonesia sebagai sebuah pohon. Kini, pohon tersebut tengah menghadapi tiga musuh yang merongrong kedaulatan Indonesia, yaitu jiwa yang koruptif, terorisme, serta narkoba dan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Menurut Miing, sapaan akrabnya, korupsi bukan hanya terkait mengambil uang negara. […]

  • Tagar UIN Walisongo Melawan, Bentuk Aksi di Tengah Pandemi

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 166
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kamis, (18/6/2020) jagat twitter dihebohkan dengan tagar UIN Walisongo Melawan. Tagar ini terus ditulis oleh mahasiswa UIN Walisongo Semarang sebagai bentuk aksi di tengah pandemi seperti ini. Keadaan pandemi covid-19 yang mengharuskan kegiatan kerja, ibadah, dan kuliah di rumah saja ini bukan menjadi hambatan untuk menyuarakan aspirasi. Terbukti, banyak sekali yang menaikkan tagar tersebut […]

expand_less
Exit mobile version