Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Aksi Unjuk Rasa Tolak Perppu Ciptaker; Massa di Represi Aparat

Aksi Unjuk Rasa Tolak Perppu Ciptaker; Massa di Represi Aparat

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
  • visibility 413
  • comment 0 komentar

Massa berusaha memanjat pagar Gedung DPRD Kota Semarang

lpminvest.com-Seruan aksi pada Selasa (14/03/23) di depan Kantor DPRD Jawa Tengah (Jateng) bertajuk “Rakyat Jawa Tengah Tolak Perppu Cipta Kerja” yang di Inisiasi oleh Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) Jateng yang melibatkan kawan-kawan mahasiswa se-Semarang raya dan para buruh serta elemen masyarakat berujung mendapatkan represifitas aparat terhadap massa aksi.

Adapun dalam aksi “Rakyat Jawa Tengah Tolak Perppu Cipta Kerja” tersebut Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) Jawa Tengah membawa tuntutan sebagai berikut:

  1. Menuntut DPR RI untuk tidak mengesahkan Perppu Cipta Kerja
  2. Menuntut Presiden untuk mencabut Perppu Cipta Kerja
  3. Menuntut Presiden dan DPR RI untuk tunduk terhadap Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020

Aksi ini awalnya damai-damai saja, sampai akhirnya dari massa aksi memaksa masuk kedalam halaman gedung DPRD untuk melakukan sidang rakyat. Tetapi dari aparat kepolisian tidak mengijinkan massa aksi masuk, dan berujung represifitas aparat terhadap massa aksi.

Massa aksi yang berada di barisan terdepan sempat mau merobohkan gerbang karena tidak terima dengan perlakuan represif dari aparat kepolisian kepada teman-teman massa aksi yang menjadi korban, seperti yang diungkapkan oleh Rakan dari Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Walisongo.

“Karena saya dapat laporan dari teman-teman yang berada di barisan terdepan, itu mereka dipukuli, ditodong oleh tongkat dari kepolisian yang menyebabkan masa sebagian terluka, jadi kami sebagai mahasiswa yang melakukan gerakan hari ini tidak terima perilaku represif seperti itu,” Ungkapnya.

Adib selaku koordinator lapangan (Korlap) mengecam tindakan represifitas aparat terhadap massa aksi.

“Yang jelas, saya mengecam tindakan represif dari aparat karena sebetulnya massa itu dari awal pengen masuk secara baik baik dan dibukakan oleh aparat, tapi karena aparat tidak mau membukakan, ya mau enggak mau kita harus maksa masuk,” Jelasnya. Kasyif_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Tips Ramadhan Produktif ala Gen Z: Dari Konten Sosial hingga Donasi Online

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 880
    • 0Komentar

    Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang selalu dinanti umat Islam. Bagi sebagian orang, bulan puasa mungkin identik dengan lemas, mengantuk , bahkan bisa sampai tidur seharian. Namun bagi Generasi Z, bulan suci ini bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga tentang bagaimana mereka bisa tetap produktif, kreatif, dan peduli sosial. Dengan gaya hidup digital yang […]

  • Pra PBAK FEBI 2023 Usung Tema: Ekonomi Kreatif dan Pilar Perekonomian Masa Depan Indonesia

    • calendar_month Kam, 3 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Kegiatan Pra-Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2023 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang diisi Seminar Lokakarya. Mengangkat tema “Ekonomi kreatif sebagai pilar perekonomian masa depan Indonesia”.  Seminar ini dihadiri sebanyak 713 Mahasiswa Baru (MABA) FEBI (03/08/23). Reza selaku ketua panitia PBAK FEBI menjelaskan maksud dan tujuan tema yang diambil yaitu sebagai pembuka […]

  • Pelantikan Lembaga Kemahasiswaan FEBI 2023 dan Stadium General, Bahas Tentang Ekonomi Lingkungan

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 471
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dalam rangka melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi di lingkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) periode 2023, seluruh organisasi mahasiswa (ormawa) melaksanakan reorganisasi. Reorganisasi  diawali dengan pelantikan pengurus Ormawa FEBI UIN Walisongo Semarang sekaligus dilanjutkan dengan Simposium Ekonomi Lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (15/2/2023) di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang dengan  mengusung […]

  • Mandataris DEMA-U Luncurkan Nota Keberatan JKN-KIS

    • calendar_month Jum, 5 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 524
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Syarifudin Fahmi, selaku Mandataris Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA-U) 2018 meluncurkan Nota Keberatan atas Jaminan Kesehatan Nasional yang ditujukan  kepada pihak birokrasi UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (5/01/2018). Peluncuran nota ini merupakan tindak lanjut pasca proses audiensi terkait penjelasan teknis JKN-KIS bagi mahasiswa UIN Walisongo bersama tim BPJS kota Semarang yang dilaksanakan di Ruang Sidang […]

  • Ajang Melatih Personal Branding, DEMA FEBI Selenggarakan Talkshow Kepemudaan

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA FEBI) UIN Walisongo menggelar acara Talkshow kepemudaan pada hari Kamis, 30 Mei 2024 di Gedung Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Talkshow kali ini mengusung tema “Peran dan Strategi Personal Branding untuk Generasi Z Sebagai Bekal serta Menghadapi era Digitalisasi 5.0″. Acara ini mengundang dua […]

  • Indonesia Development Forum 2022: 4 Strategi Pertumbuhan di Masa Depan

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 650
    • 0Komentar

    Indonesia Development Forum (IDF) merupakan forum berskala Internasional ang dihadiri para petinggi luar Negeri dan turut mengundang pemerintah Indonesia dimana pembahasan utamanya adalah tentang pembangunan. Pada tahun 2022, forum IDF diadakan di Bali, Indonesia pada tanggal 21-22 November yang lalu dengan usungan tema The 2045 Development Agenda: New Industrialization Paradigma for Indonesia’s Economic Transformation”. Pembahasan […]

expand_less
Exit mobile version