Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Aksi Unjuk Rasa Tolak Perppu Ciptaker; Massa di Represi Aparat

Aksi Unjuk Rasa Tolak Perppu Ciptaker; Massa di Represi Aparat

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Massa berusaha memanjat pagar Gedung DPRD Kota Semarang

lpminvest.com-Seruan aksi pada Selasa (14/03/23) di depan Kantor DPRD Jawa Tengah (Jateng) bertajuk “Rakyat Jawa Tengah Tolak Perppu Cipta Kerja” yang di Inisiasi oleh Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) Jateng yang melibatkan kawan-kawan mahasiswa se-Semarang raya dan para buruh serta elemen masyarakat berujung mendapatkan represifitas aparat terhadap massa aksi.

Adapun dalam aksi “Rakyat Jawa Tengah Tolak Perppu Cipta Kerja” tersebut Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) Jawa Tengah membawa tuntutan sebagai berikut:

  1. Menuntut DPR RI untuk tidak mengesahkan Perppu Cipta Kerja
  2. Menuntut Presiden untuk mencabut Perppu Cipta Kerja
  3. Menuntut Presiden dan DPR RI untuk tunduk terhadap Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020

Aksi ini awalnya damai-damai saja, sampai akhirnya dari massa aksi memaksa masuk kedalam halaman gedung DPRD untuk melakukan sidang rakyat. Tetapi dari aparat kepolisian tidak mengijinkan massa aksi masuk, dan berujung represifitas aparat terhadap massa aksi.

Massa aksi yang berada di barisan terdepan sempat mau merobohkan gerbang karena tidak terima dengan perlakuan represif dari aparat kepolisian kepada teman-teman massa aksi yang menjadi korban, seperti yang diungkapkan oleh Rakan dari Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Walisongo.

“Karena saya dapat laporan dari teman-teman yang berada di barisan terdepan, itu mereka dipukuli, ditodong oleh tongkat dari kepolisian yang menyebabkan masa sebagian terluka, jadi kami sebagai mahasiswa yang melakukan gerakan hari ini tidak terima perilaku represif seperti itu,” Ungkapnya.

Adib selaku koordinator lapangan (Korlap) mengecam tindakan represifitas aparat terhadap massa aksi.

“Yang jelas, saya mengecam tindakan represif dari aparat karena sebetulnya massa itu dari awal pengen masuk secara baik baik dan dibukakan oleh aparat, tapi karena aparat tidak mau membukakan, ya mau enggak mau kita harus maksa masuk,” Jelasnya. Kasyif_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prodi Ekonomi Islam Luluskan Mahasiswa Semester Tujuh, Ternyata Cumlaude Semua

    • calendar_month Rab, 13 Jan 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 245
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Perhelatan sidang munaqosah Prodi Ekonomi Islam rampung digelar pada 30 Desember 2020. Melalui prosesi sidang dalam ruang maya ini, Prodi Ekonomi Islam luluskan 15 mahasiswa semester 7 dengan berpredikat cumlaude. Nama-nama mahasiswa tersebut antara lain Milhatun Nisa, Umair Abdullah Kholilurrahman, Yeni Rahayu, Dhea Aulia Damayanti, Itsna Tifani Barokatur Rizqoh, Arsakti Foreignyca Dewi, Sara Desmala, […]

  • Modernisasi dan Transisi Budaya Gotong-Royong

    • calendar_month Ming, 18 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Oleh: Iswatun Ulia Kehidupan manusia dalam masyarakat tidak terlepas akan adanya interaksi antar sesamanya. Perkembangan zaman yang semakin modern turut membawa perubahan pula terhadap kebudayaan Indonesia, salah satunya adalah budaya gotong royong. Gotong royong merupakan bentuk solidaritas sebagai wujud loyalitas dalam sebuah kesatuan terhadap sesama masyarakat. Pada hakikatnya bentuk solidaritas ini merupakan bentuk dari rasa […]

  • Meskipun Molor, Inagurasi PBAK FEBI 2023 Tetap Disambut Antusias Oleh Genwa FEBI 2023

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 185
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Penyelenggaraan inagurasi PBAK 2023 dilingkup UIN Walisongo diawali oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) FEBI 2023 diakhiri dengan penyelenggaraan inagurasi. Inagurasi dilaksanakan dengan tujuan untuk sebagai simbolis perayaan kepada mahasiswa baru dan perpindahan dari siswa ke mahasiswa. Muhammad Reza selaku ketua panitia menyebutkan konsep dari pelaksanaan inagurasi FEBI […]

  • Mujibatun; Empat Konsep Agar Mahasiswa Tidak Terjerat Korupsi

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 180
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Himpunan Mahasiswa (HMJ) Akuntansi Syariah melangsungkan Seminar Nasional Akuntansi yang dihadiri oleh 250 mahasiswa dari berbagai universitas lain di Semarang. Seminar bertajuk “Generasi Milenial Anti Korupsi” ini berlangsung di Audit 2 Kampus III UIN Walisongo Semarang. Selasa, (22/10/2019). Menghadirkan narasumber Siti Mujibatun dan Muhammad Yusdi Noviadi, HMJ Akuntansi Syariah bermaksud menanamkan sikap anti korupsi […]

  • Belajar Investasi Sejak Dini; Mahasiswa UIN Walisongo Hadiri Seminar Pasar Modal

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 156
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menggelar Seminar Pasar Modal Syariah di Auditorium II kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Selasa, (21/04/2015). Dalam seminar tersebut, KSPM menghadirkan dua narasumber handal yang benar-benar tahu mengenai pasar modal syariah. Pembicara pertama, Fani Rifki el-Fuad seorang dosen ekonomi manajemen investasi (Bursa Efek Indonesia). […]

  • Politik Pemerataan Ekonomi Ala Muhammad

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Hasil rekapitulasi Badan Pusat Statistik (BPS) tentang pendapatan perkapita rakyat Indonesia telah mencapai rata-rata 4.000 dolar AS per tahun. Sementara hasil survei Bank Pembangunan Asia cukup mencengangkan dengan mengungkapkan bahwa gap tingkat kesejahteraan antara orang kaya dan miskin di negeri ini semakin kentara. Hal ini ditunjukan dengan catatan Bank Pembangunan Asia yang menyatakan bahwa jumlah […]

expand_less
Exit mobile version