Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Wisuda UIN Walisongo Periode Kali Ini Dituntaskan Hanya Satu Sesi

Wisuda UIN Walisongo Periode Kali Ini Dituntaskan Hanya Satu Sesi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
  • visibility 336
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menyelenggarakan Acara Wisuda Doktor (S.3) Ke-37, Magister (S.2) Ke-62, dan Sarjana (S.1) Ke-95. Acara wisuda bertempat di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo pada hari Sabtu, (08/02/2025). Wisuda kali ini hanya berlangsung dalam satu sesi, dilaksanakan sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB.

Wisudawan pada periode Februari kali ini berjumlah 1.095, yang terdiri dari 12 orang Doktor (S3), 85 orang Magister (S2), dan 998 orang Sarjana (S1). Acara kali ini dimeriahkan dengan penampilan paduan suara, permainan gamelan, prosesi pemanggilan para wisudawan, serta sambutan-sambutan dari berbagai pihak.

Pembukaan acara wisuda ditandai dengan permainan gamelan, alat musik tradisional yang melambangkan budaya Jawa. Penampilan gamelan ini diadakan untuk memeriahkan setiap acara wisuda dan mengajak generasi muda untuk terus mengenal serta melestarikan budaya Jawa.

Dalam sambutannya, Plt. Rektor UIN Walisongo Semarang, Nizar Ali, berharap agar acara wisuda kali ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga menjadi langkah awal yang baru bagi semua wisudawan.

“Wisuda ini bukan sekadar seremoni atau ritual, melainkan langkah awal baru bagi kita semua. Setiap tahapan dalam kehidupan, termasuk acara seremonial seperti ini, adalah pemicu untuk pengembangan diri,” ujarnya.

Najid, salah satu wisudawan yang diwawancarai, menyampaikan bahwa tidak ada perbedaan mendasar dalam teknis pelaksanaan wisuda kali ini dibandingkan periode sebelumnya.

“Tidak ada hal yang mendasar dalam perbedaan teknis acaranya, semua sama, mungkin karena sekarang jadi satu sesi itu, mungkin yang buat wisudawan atau wali-wali disini (menjadi) ramai, soal sesi si (wisuda) kemarin (sebanyak) 2 (sesi),” jelasnya.

Najid juga mengkritisi terkait sistem pendaftaran wisuda yang sempat mengalami kendala.

“Kendalanya secara teknis ga ada, saya mengkritisi bagian sistem karena kemarin periode pendaftarannya ditambah. Kuotanya pada saat 6 januari pukul 4 (sore) yang saya ingat itu sudah ditutup, kemudian ada penambahan kuota mungkin sampai tanggal 13 januari, dan soal sistem yang kadang sering down untuk mengupload menjadi kendala,” tambahnya.

Meskipun terdapat kendala pada sistem pendaftaran, acara wisuda ini tetap berjalan lancar dan sukses, serta menjadi momen yang membanggakan bagi seluruh wisudawan, keluarga, dan civitas akademika UIN Walisongo Semarang. Semoga para wisudawan kali ini dapat melanjutkan langkah mereka ke jenjang yang lebih tinggi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Azki&Indri&Ratna&Ara_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerobak Dilahap Api, Mahasiswa UIN Walisongo Gagal Jualan

    • calendar_month Jum, 25 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 233
    • 0Komentar

    lpminvest.c­om– kebakaran melahap lahan kosong samping perumahan BPI Blok Q Ngaliyan-Semarang. Tujuh gerobak milik pedagang terbakar habis atas insiden tersebut. Jumat, (25/8/17). Menurut saksi mata, Api berasal bagian atas perumahan BPI blok Q sekitar pukul 09.00 WIB. Warga sekitar baru menyadari ketika api mulai membesar dan menyebar hingga trotoar tempat pedagang kaki lima berjualan. “Saya […]

  • PTJD Sebagai Langkah Awal Membentuk Jiwa Jurnalis

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 170
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) merupakan gerbang awal bagi para Kru Magang (Kruma) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest 2024 untuk lebih dalam mengenal dunia kejurnalistikan. PJTD ini adalah agenda tahunan yang dilaksanakan oleh LPM Invest dalam rangka menciptakan jurnalis yang kompeten dan meningkatkan critical thingking dengan penuh kreativitas. Dalam PJTD 2024 ini mengangkat […]

  • Adanya Penyelewengan Agama Karena Adanya Manipulasi Nash

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 241
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Banyak bermunculan paham-paham Radikal yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI, berkat kerjasama antara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah, Universitas Wahid Hasyim, dan Kesbangpol Jawa Tengah mengadakan Seminar Nasional bertajuk “Memantapkan Peran Agama dalam Membangun Perdamaian Universal”. Sabtu, (15/04/2017). Acara yang dilaksanakan di Hotel Siliwangi Semarang ini dihadiri oleh pemuda dari […]

  • MADRE

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Tak ada bahan, Kalimatku habis Sedari aku menjudulkan namamu Bagaimana bisa merangkai kata Sedang engkau lebih indah Dari syair-syair para pujangga   Tak ada bahan, Tintaku kering Seiring aku mengaksarakan namamu Bagaimana mau bersajak Sedang kasihmu terlampau luas untuk kujejak   Tak ada bahan, Kertasku raib Sejak kuniatkan untuk menulismu Bagaimana mampu menulis bait Sedang […]

  • Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur Lewat Distingsi

    • calendar_month Ming, 2 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 161
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sebanyak 159 mahasiswa jurusan Ekonomi Islam angkatan 2017 UIN Walisongo ikuti Distingsi periode pertama di Gets Hotel Semarang. Sabtu, (1/9/2018). Acara yang digelar oleh Program Studi Ekonomi Islam ini berlangsung selama dua hari. Senada dengan tajuk acara tersebut “Entrepreneur Berwawasan Global dan Berakhlakul Karimah”, acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus motivasi entrepreneur kepada […]

  • Suara Dalam Diam

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Oleh : Khoirunnisa Nasution Di sudut kota yang bising dan tua, Teriak lidah-lidah tak bersuara. Opini bak angin berlari, Tapi siapa peduli? Siapa mendengar? Dalam baris-baris sunyi yang tertulis, Jiwa-jiwa berbicara, tapi tak tertangkap. Dari hati-hati yang sempat retak, Tumbuh harapan walau nampak rapuh. Wahai zaman, berhentilah sejenak, Dengar suara kecil yang berteriak. Opini bukan […]

expand_less
Exit mobile version