Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Adiwarman Karim, Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa

Adiwarman Karim, Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 22 Jun 2020
  • visibility 468
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Seminar dengan Keynote Speaker Adiwarman Azwar Karim pakar ekonomi Islam dihadiri oleh peserta kurang lebih 110. Dua narasumber handal juga turut mewarnai seminar ini, yaitu Hendro Wibowo selaku Akademisi dan Praktisi Ekonomi Islam dan Muyassarah Akademisi/Dosen FEBI UIN Walisongo Semarang berlangsung secara virtual di Google Meet. Senin, (22/06/2020)

Rangkaian acara yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang ini bertajuk Menelisik Potensi & Strategi Ekonomi Syariah dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa. seminar ini dihadiri sekitar 110 peserta.

Syaifullah, Dekan FEBI UIN Walisongo Semarang menekankan pentingnya kualitas ekonomi masyarakat desa guna peningkatan ekonomi secara modern.

“Mengembangkan potensi ekonomi masyarakat desa dapat meningkatnya kualitas sumber daya manusia dan sumberdaya alam yang terdapat disekitarnya sehingga menjadikan masyarakat lebih mandiri dan membantu usaha menjadikan perekonomian yang besar dan modern,” ungkapnya.

Menjawab permasalahan sosio-ekonomi masyarakat secara luas dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui peran ekonomi syariah menjadi tujuan utama seminar ini.

“Teman-teman mahasiswa yang hadir dalam forum virtual diharapkan dapat memperoleh suatu gagasan baru dan motivasi untuk turut membumikan ekonomi Islam dilingkup pedesaan masing-masing khususnya untuk mahasiswa kontribusi kita dikampung halaman sangat dinantikan,” ucap Melina selaku ketua HMJ Ekonomi Islam.

Hendro Wibowo menyampaikan perlunya kolaborasi antarsektor mutlak dilakukan dalam upaya memperkuat kerjasama terkait pembangunan desa sehingga mengajak perguruan tinggi untuk turut aktif di dalamnya.

“Dalam pengembangan potensi desa perlunya suatu kerja sama yaitu peranan perguruan tinggi seperti melakukan riset dengan memberi masukan, penggunaan teknologi informasi dan telekomunikasi dalam rangka memperluas sebaran informasi untuk masyarakat desa, e-commerce yaitu dengan membangun platform pemberdayaan masyarakat menuju desa maju dan mandiri , serta bekejasama dengan lembaga keuangan syariah seperti mendukung dalam hal permodalan,” terangnya.

Selain itu, Adiwarman Azwar Karim menyatakan bahwa krisis ekonomi yang terjadi akibat dari dampak covid-19 menyebabkan krisis perbankan, sehingga perekonomian anjlok dari sisi demand dan supply. Oleh karena itu perlunya strategi dalam menyikapinya agar terhindar dari Double Shock.

“Ada puluhan negara yang ekonominya terpuruk, oleh karena itu kita harus menyikapinya dengan keyakinan bahwa dunia berputar dan terus berjalan semua sudah di atur oleh Allah SWT, hadapi dengan kejujuran bahwa kepercayaan bisa diraih, pengusaha harus cerdas seperti menjual produk dari offline ke online, dalam peningkatan penjualan dan karyawan harus seimbang, perlunya inovasi dalam mengganti produk yang sedang dibutuhkan masyarakat, dan terakhir carilah keberkahan,” pesannya dalam kesempatan.

Menurutnya, minimal ada tiga strategi yang dapat diterapkan di tengah pandemic covid untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Pertama, some product and different channel. Kedua, same infrastructure and different product. Ketiga,same product and different infrastructure.

Bahkan Adiwarman juga menyampaikan perlunya menelisik potensi masyarakat desa dengan memperhatikan pola kegiatan mereka.

Dalam Closing Statement, Muyassarah mengucapkan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat desa memiliki dua kecenderungan yaitu kecenderungan pimer dan sekunder serta terdapat strategi didalamnya.

“Masuk pada kecenderungan primer yaitu mengalihkan atau membagikan kekuasaan kewenangan kepada masyarakat, contoh dana desa dan kecenderungan sekunder dimana terjadi proses kecenderungan untuk memotivasi individu atau kelompok masyarakat yang ada di dirinya dan di lingkungan masyarakat sehingga adanya strategi yang penting yaitu motivasi, peningkatan kesadaran dan kemampuan serta manajemen diri,” pungkasnya. (Tiwi_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menelisik Peluang di Dalam Tantangan

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Gotong-royong, begitulah makna yang tersirat ketika mendengar peribahasa tersebut. Peribahasa yang amat populer dan tentu sudah tidak asing lagi ditelinga. Alih-alih gotong-royong sudah dikenalkan sejak masih dini bagi masyarakat Indonesia. Bahkan sejarahpun banyak mencatat kekuatan dari gotong-royong tersebut. Di masa pandemi yang masih saja menetap ini telah merisaukan dunia […]

  • Etos Dagang Kaum Sarungan

    • calendar_month Sen, 29 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Belakangan, telinga kita akrab dengan istilah santripreneur di tengah derasnya pewartaan tentang pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di tanah air. Pesantren sebagai entitas dari masyarakat diharapkan mampu menyelesaikan problem sosial dan ekonomi yang tengah terjadi dalam kehidupan masyarakat. Barangkali, masyarakat tidak akan meragukan kapasitas pesantren dalam urusan pendalaman ilmu agama, sebagai bukti banyaknya lulusan pesantren […]

  • 90 Peserta Ikuti PPL PSAK 24 Imbalan Kerja

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 446
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sejumlah 90 orang mengikuti Pendidikan Profesi Lanjutan (PPL) yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang. Peserta PPL terdiri dari dosen, praktisi, dan akuntan di Jawa Tengah. Rabu, (25/9/2019). Pendidikan khusus tersebut menghadirkan Farah, Dosen Universitas Indonesia Jakarta sebagai pemateri. PPL yang dilaksanakan di Auditorium I Kampus I UIN Walisongo […]

  • Ziarah ke Makam Waliyullah; Sebuah Usaha Mahasiswa KKN untuk Menggali Pengetahuan

    • calendar_month Sen, 21 Feb 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 595
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mahasiswa KKN MIT-DR 13 Kelompok 36 bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Lianah ziarah ke makam Wali Joko dan Wali Gambyang yang ada di Kabupaten Kendal. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal Minggu, (20/2/2022). Ziarah ke makam Para Waliyullah itu bertujuan untuk mengingat kematian sekaligus menghormati jasa-jasa dan memohonkan ampunan bagi beliau. Wali Joko merupakan seorang […]

  • Rosyid: Pengurus Tidak Penting, yang Penting Jiwa Pengurus

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 478
    • 0Komentar

    lpminvest.com– UKMU Nafilah UIN Walisongo Semarang melaksanakan pelantikan dan rapat kerja (raker) yang bertajuk “Meningkatkan Integritas Kepemimpinan Anggota Nafilah dalam Rangka Membumikan Bahasa Arab di UIN Walisongo Semarang”. Minggu, (5/2/17). Acara yang dilaksanakan di Aula Gedung Q Kampus 2 UIN Walisongo ini di hadiri oleh 53 peserta. 12 dari panitia, 14 tamu undangan dan 27 […]

  • Tanpa Kasih Orang Tua Sejak Kecil, Rivaldi Lulus Cepat dengan Predikat Terbaik FEBI

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 385
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Wisuda Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang ke-13 sejumlah 95 wisudawan, yang terdiri dari 77 orang Sarjana Strata Satu (S1), 16 Ahli Madya dan dua orang Magister Strata Dua (S2). Prosesi pelepasan wisudawan UIN Walisongo yang yang ke-77 ini berlangsung di Audit II kampus III UIN Walisongo Semarang. Wisudawan Terbaik FEBI dengan Indeks Prestasi […]

expand_less
Exit mobile version