Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Postingan Akun Instagram Kemdikbud Digeruduk Komentar

Postingan Akun Instagram Kemdikbud Digeruduk Komentar

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 15 Apr 2018
  • visibility 314
  • comment 0 komentar

lpminvest.com – Kata kejujuran dan integritas beberapa hari ini mendadak viral di media sosial media instagram. Hal itu bermula dari komik strip yang diposting Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Republik Indonesia melalui akun instagramnya @kemdikbud.ri. Postingan tersebut berisi ajakan untuk berbuat jujur bagi pelajar dalam menghadapi ujian nasional (UN). Jumat, (13/4/2018).

Dalam komik strip tersebut dikisahkan seorang siswa membuat contekan sebelum UN. Namun ia mengurungkan niatnya setelah ia bertemu teman siswinya. Sang siswi merupakan anak yang giat belajar untuk menghadapi UN, karena baginya laki-laki yang yang rajin dan berprestasi terlihat keren, tetapi laki-laki jujur lebih keren lagi. Mengetahui hal tersebut, siswa itu menjadi sadar bahwa perbuatannya merupakan hal yang buruk.

Postingan komik strip yang pertama kali diunggah oleh Kemdikbud itu pun mendapat 13.289 like dan 3582 komentar  dari netizen. Yang menjadikannya heboh adalah serangan netizen kepada Kemdikbud terkait soal UN. Komentar yang kebanyakan  dilontarkan oleh pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) itu berisi kekecewaannya pada soal UN yang dikeluarkan Kemdikbud. Menurut beberapa komentar, soal UN tidak realistis dan tidak sama seperti kisi-kisi yang sebelumnya telah diberikan.

Seperti komentar yang dilontarkan akun @zaza.ftanut, “Materi yang di kisi-kisi, yang di kurikulum, beda jauh sama yang keluar. Masa soal yang keluar soal SBMPTN. Kita belajar untuk mempersiapkan UN yang bagus. Jadi yang gak jujur di sini siapa? Masih kurikulum, yang diuji soal SBM. Ah, lucunya negeriku.”

Lain halnya dengan komentar dari akun @adeeldina_ , ia menuliskan “Kemarin habis UN cerita ke ibu soalnya susah, saya yang dimarahin karena katanya gak belajarlah, maleslah, nyepeleinlah. Padahal saya sudah belajar tiga tahun :)”.

Serangan berbagai komentar netizen pun ditanggapi @kemdikbud.ri dengan santai. Dari banyaknya komentar, @kemdikbud.ri banyak membalasnya dengan balasan komentar yang sama, yaitu “Tetap kejujuran dan integritas adalah yang penting.”

Balasan komentar tersebut seperti yang ditujukan untuk akun @bilepotan, yang dalam komentarnya menulis, “Yang dilihat bukan kejujuran di Indonesia ini. Tapi nilai.”

Begitu juga pada akun @sasashabrinaa, “Pak ada tambahan nilai buat yang jujur gak? Karena pada akhirnya, hasil nilai lebih menjunjung tinggi.” juga dibalas @kemdikbud.ri dengan jawaban yang sama. (Faiq-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Workshop Lapangan, Calon Kru Magang Ditantang Selesaikan Tugas dalam Semalam

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 367
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Usai berikan pelatihan dasar jurnalistik di Workshop Materi, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest tantang calon kru magang turun lapangan untuk mempraktikkan materi jurnalistik tempo hari dalam acara Workshop Lapangan. Minggu, (13/10/2019). Acara bertajuk ‘Membentuk Jiwa Kritis Insan Pers dalam Membaca Realitas Sosial’ tersebut berlangsung selama dua hari, dimulai pada Sabtu pagi hingga Minggu siang di kawasan […]

  • Lebaran Tanpa Mudik

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Bukan hanya baju baru, angpau, bingkisan, atau kue kering. Mudik juga salah satu prioritas yang dipersiapkan masyarakat Indonesia menjelang lebaran (Idul Fitri). Di mana tradisinya, para perantau baik yang bekerja maupun yang berjihad mencari ilmu berbondong-bondong pulang ke kampung halaman untuk menikmati lebaran bersama keluarga. Uniknya, boleh jadi hal ini hanya terjadi di Indonesia. Konon […]

  • FEBI Fasilitasi Mahasiswa dengan Pelatihan Kepemimpinan

    • calendar_month Rab, 2 Mar 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 312
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan Pelatihan Kepemimpinan pada Selasa-Rabu (1-2/3/2022). Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Gedung H FEBI dengan tujuan untuk membekali mahasiswa sehingga membentuk privilege yang maksimal dalam Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Pelatihan dihadiri oleh perwakilan setiap Ormawa dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) beserta jajaran Staf Akademisi FEBI UIN Walisongo. Pelatihan Kepemimpinan […]

  • GenBI UIN Walisongo Gelar Kitchen Talk, Perkenalkan Superfood Lokal untuk Cegah Stunting

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 346
    • 0Komentar

    lpminvest.com– GenBI Komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar kegiatan Kitchen Talk bertema “Superfood Lokal: Bahan Lokal dengan Gizi Maksimal” pada hari Minggu (16/2/2025) di Balai Desa Getas. Tujuan penyelenggaran kegiatan tersebut untuk mengenalkan bahan pangan lokal bernilai gizi tinggi, meningkatkan kesadaran pola makan sehat, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pencegahan stunting melalui pemanfaatan […]

  • Terbebani UKT, Mahasiswa Baru Menyatakan Sikap Penolakan  

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 292
    • 0Komentar

      lpminvest.com- Hari kedua Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK) UIN Walisongo Semarang diakhiri dengan mahasiswa baru membuat formasi yang bertuliskan “UKT MAHAL” di samping gedung Auditorium I kampus I UIN Walisongo. Formasi ini bertujuan untuk menyalurkan aspirasi dari pihak mahasiswa baru yang berkeinginan untuk menolak UKT yang dinilai terlalu tinggi. Rabu, (24/08/16). Formasi ini dibentuk untuk memfasilitasi […]

  • Langkah kecil Menuju Mimpi

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 810
    • 0Komentar

    Oleh : Miftakhu Rozaq Di sebuah desa kecil, tinggal seorang pemuda bernama Arif. Ia dikenal sebagai sosok yang rajin dan penuh semangat meski hidup dalam keterbatasan. Ayahnya bekerja sebagai buruh tani, sedangkan ibunya hanya menjual gorengan di pinggir jalan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Arif punya satu mimpi besar: menjadi seorang pengusaha sukses dan membantu keluarganya […]

expand_less
Exit mobile version