Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Memupuk Filantropi Menekan Krisis Ekonomi

Memupuk Filantropi Menekan Krisis Ekonomi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 22 Agu 2020
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

Oleh Kru Magang LPM INVEST 2019

Meminjam konsep Hilman Latief (2013) bahwa filantropi berhubungan erat dengan rasa kepedulian, solidaritas dan relasi sosial antara orang miskin dan orang kaya, antara yang “kuat‟ dan yang “lemah”, antara yang “beruntung” dan “tidak beruntung” serta antara yang “kuasa” dan “tuna-kuasa. Namun yang sering menjadi momok kesalahpahaman yakni filantropi dianggap kedermawanan untuk darah biru dan hanya sebatas sumber daya finansial. Padahal sebenarnya yang bisa disumbangkan bukan sebatas dana, melainkan berwujud waktu tenaga, pikiran atau ide.

Di tengah pandemi Covid-19 banyak hal yang bisa kita dermakan, salah satunya yaitu Menjadi volunteer (relawan), Mengkampanyekan hidup hemat, Membuka kotak donasi dan posko serta hal-hal lain yang berupa empati kepada sesame. Hal ini akan mengingatkan kita  akan pepatah, satu lidi kapanpun akan patah, namun bila  dikumpulkan akan membesar menjadi bermakna dan bermanfaat.

Kumpulan lidi tersebut sejalan dengan realita negara kita yang memiliki populasi muslim sangat tinggi. Umat Islam dapat memberikan peran terbaiknya melalui berbagai bentuk atau model filantropi dalam Ekonomi dan Keuangan Syariah. Dengan ini dapat diharapkan sebagai peran penting dapat mengatasi guncangan ekonomi yang terjadi di seluruh masyarakat, khususnya umat Islam dapat berkontribusi dan berpartisipasi dalam memulihkan guncangan ekonomi pada masa pandemi ini.

Menurut data dari cnbcindonesia.com, Indonesia mengalami kontraksi sebesar -5.32% pada kuartal II tahun 2020 ini. Angka tersebut cukup besar mengingat Indonesia diproyeksi akan mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 5% pada tahun 2020. Namun nyatanya malah hampir mengalami resesi atau disebut juga constraction (belum sah dikatakan resesi).

Resesi terjadi apabila Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara bernilai negatif sepanjang dua kuartal berturut-turut. Artinya, bahwa jika suatu negara mengalami resesi maka pendapatan rakyatnya juga sedang mengalami gangguan. Indonesia sendiri apabila pada kuartal III tahun ini kembali negatif maka secara resmi akan mengalami resesi menyusul Singapura dan Malaysia. Hal ini mengkhawatirkan karena pada pandemi Covid-19 banyak karyawan yang dirumahkan, pemasukan terhadap UMKM juga menurun, dan lain sebagainya.

Di antara solusi yang dapat ditawarkan dalam kerangka konsep dan sistem Ekonomi Islam adalah zakat, infaq shodaqoh dan wakaf. Produk lembaga filantropi Islam bisa disalurkan berupa tunai ataupun sembako atau sesuatu yang bernilai produktif. Ketika penyaluran langsung tunai mengikuti jejak pemerintah dalam menangani ekonomi Indonesia di tengah pandemi maka masyarakat dapat meningkatkan daya beli mereka. roda kehidupan ekonomi berupa supply and demand tetap bisa hidup dan menggeliat ketika daya beli terjaga.

Meskipun peran lembaga filantropi sangat menjawab keresahan di tengah pandemi, tapi kita tidak dapat memaksakan seseorang untuk mengeluarkan ZIS maupun wakaf. Sesungguhnya hal itu merupakan panggilan nurani, bahkan zakat yang wajib sekalipun.

Usaha yang dapat kita lakukan adalah memberi pemahaman dan dorongan lembut terhadap lingkup terkecil lebih dulu, seperti keluarga. Dan karena filantropi Islam berpotensi membantu ekonomi di tengah pandemi, bukan berarti menjadi solusi yang satu-satunya namun salah satu solusinya. Harus ada kerjasama antarumat untuk mewujudkan atau merealisasikan filantropi Islam agar benar-benar mengentaskan kekurangan ekonomi di Indonesia ini.

  • Penulis: admin1

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruchman Basori: Pemuda Indonesia Perlu Out of The Box

    • calendar_month Kam, 5 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 213
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka purnabakti Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang, Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) FEBI menggelar dialog publik Mengeja Arah Bangsa dengan tajuk “Pemuda Hari Ini Wajah Bangsa Esok Hari” di Audit 2 Kampus III UIN Walisongo Semarang. Kamis, (5/12/2019). Selain diisi oleh Akademisi UIN Walisongo, Imam Yahya, acara ini […]

  • Gambaran Kehampaan Melalui Film Call Me Chihiro

    • calendar_month Sel, 2 Jan 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul                    : Call Me Chihiro Produksi              : Asmik Ace, Digital Ace Doproduksi oleh : Netflix, Asmik Ace Distribusi             : Asmik Ace Sutradara            : Imaizumi Rikiya Produser             : Akira Yamano Penulis naskah    : Kaori Sawai, Rikiya Imaizumi Durasi              […]

  • Ternyata Begini Ribetnya Mendaftar Wisuda

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 167
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Selasa, (24/5/2022) UIN Walisongo Semarang melepaskan sebanyak 544 wisudawan. Hal ini merupakan momen yang banyak ditunggu-tunggu karena acara wisuda kali ini digelar secara offline, setelah sempat vakum selama kurang lebih dua tahun yang hanya digelar secara online. Bertempat di Auditorium 2 Kampus 3, banyak wisudawan yang antusias dan senang dalam mengikuti acara wisuda […]

  • Menyoal Keakraban Kita

    • calendar_month Sen, 23 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Oleh : Dwi Ari Apriliani   Aku nyaris berkawan dengan kesendirian Tapi kamu baik, menjelma setenang mungkin Di setiap sudut pikiranku Kamu bukan segalanya, Tapi segalanya bisa diraih saat menggenggammu Bahkan semua mengangguk, Kamu jendela dunia Kamu lekat dengan segudang ilmu Berulang kali kumencoba meletakkan cinta di dalamnya Agar bebas berkumpul dengan paragrafmu Merasa nyaman […]

  • Babak I, 69 Esai Siap Rebutkan 10 Kursi Esai Terbaik

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 164
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pendaftaran National Essay Competition (NEC) 2019 oleh Lembaga Pers Mahasiswa Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Walisongo Semarang resmi ditutup pada Sabtu (20/4/2019) lalu. Terhitung, sebanyak 69 peserta yang berasal dari 38 universitas di Indonesia kini telah memasuki seleksi tahap I, yaitu seleksi berkas dan administrasi guna memperebutkan kursi 10 finalis esai terbaik. 10 […]

  • Lokasi Tak Menentu, Wednesday Market Sepi Pengunjung

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 179
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Program Wednesday Market (WM-red) yang dicanangkan oleh Walisongo Career Center (WCC) pekan ini sepi pengunjung. Rabu, (12/4/17). WM yang telah berjalan lima pekan ini ternyata dalam pelaksanaannya masih dirasa belum efektif. Pasalnya, lokasi penjualan yang berpindah-pindah membuat mahasiswa kebingungan ketika ingin membeli. Hal ini diungkapkan oleh salah satu penjual martabak yang sedari awal […]

expand_less
Exit mobile version