Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Masih Kurang Meratanya Perbankan Syariah

Masih Kurang Meratanya Perbankan Syariah

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 29 Des 2023
  • visibility 474
  • comment 0 komentar

Oleh Sipto Abdul Aziz (PU LPM Invest)

Perbankan syariah/perbankan Islam suatu sistem perbankan yang pelaksanaannya berdasarkan tuntunan syariah Islam. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa selain perbankan banyak sekali sektor ekonomi dan sektor lainnya yang mungkin akan di targetkan oleh pejabat Indonesia terkait kinerja semua sektor yang berlahan-lahan akan mulai di giring ke jalur syariah.

Seperti yang sudah kita lihat sekarang sedang memanasnya perdebatan Calon Presiden (Capres) & Calon Wakil Presiden (Cawapres) di bulan Desember 2023 ini, terkait akan dilaksanakannya Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang. Dimana, pada perdebatan ini mereka banyak membahas tentang perkembangan teknologi, bahkan tentang perbankan syariah yang akan semakin ditingkatkan di negara Indonesia.

Melihat akan di tingkatkannya sistem pebankan dan sistem keamanannya (Saber) pada kinerja perbankan syariah ini, wajib di beri sanjungan pada para pejabat-pejabat kita. Namun, berbeda halnya dengan yang ada di Desa Simpang Luas, Kec. Sungai Are, Kab. Oku Selatan, Sumatera Selatan. Di sepanjang desa yang sangat luas ini, jangankan perbankan syariah, sistem perbankan pun masih memakai sistem tarik tunai lewat agen BRI yang dimiliki oleh perorangan, serta rakyatnya yang kesusahan dan bahkan tidak mengerti bagaimana luasnya perbankan yang ada saat ini. Di mana, penarikan dan semua sistem transaksi masih bergantung pada kelegaan orang yang memiliki mesin gesek tersebut, karena di desa ini belum ada mesin ATM, apalagi untuk ke kantor cabang masih memerlukan perjalanan dengan hitungan jam, dan itupun konvensional.

Dalam keadaan ini sangat disayangkan sekali banyak yang di rugikan dalam kurangnya pemerataan sistem perbankan yang ada di Indonesia. Padahal, dalam penerapannya perbankan syariah merupakan sistem perbankan yang sangat penting. Antara lain untuk melatih sekaligus mengenalkan pada setiap orang mengenai cara transaksi yang sesuai dengan prinsip syariah dengan tidak menerapkan sistem bunga dan riba lainnya.

Sumber: LPM Invest

Kita sebagai generasi muda yang dikenalkan dengan teknologi yang sangat pesat tidak boleh kalah dengan kemajuan teknologi itu sendiri. Negara-negara lain sudah mulai meluncurkan mini dragon banking yang kinerjanya semua dilakukan menggunakan mesin. Sehingga tidak mungkin Indonesia akan bergelumut dengan masalah keamanan yang tidak jelas secara terus-menerus tanpa mulai bersaing dengan hal baru dengan negara-negara luar. Apalagi harus dengan masalah pada pemerataan sistem perbankan syariah itu sendiri yang tidak sesuai.

Melihat dari suatu kejadian ini, walaupun Indonesia adalah negara yang mayoritasnya adalah umat muslim, tidak heran lagi bahwa data berbicara bahwa Indonesia masih di bawah negara-negara lain yang bahkan minoritas umat Islam dalam konteks kinerja perbankan syariahnya.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Sesuaikan Kebijakan PPN: Kenaikan Tarif 12% Hanya untuk Barang Mewah

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 856
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Fatimah Pajak adalah salah satu komponen penting dalam proses pembangunan nasional dan berfungsi sebagai sumber daya keuangan utama bagi negara, sehingga dapat mendukung upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mencapai kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk penerimaan negara dari pajak adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN). PPN merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang signifikan, yang […]

  • Berbeda dari Tahun Sebelumnya, Kontingen Bersamai Maskot Fakultas 2023

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 699
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Jumat (4/8/2023) Pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2023 terdapat beberapa rangkaian acara. Salah satunya penampilan maskot yakni penampilan ciri khas setiap fakultas sebagai bentuk pengenalan kepada Mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang.  Penampilan maskot kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya dengan adanya kontingen Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di setiap fakultas […]

  • Pemanfaatan Desain sebagai Ruang Informasi, Pagelaran Nasional HMJ S1 Perbankan Syariah UIN Walisongo

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 611
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah UIN Walisongo mengadakan acara Pelatihan Desain Grafis dan Videografis. Acara berskala nasional itu mengangkat tema “Pemanfaatan Desain sebagai Ruang Informasi” pada Minggu, (17/10/2021). Melalui Zoom Meeting, acara ini bertujuan untuk memaksimalkan media informasi serta menambah wawasan kepada peserta dari kalangan mahasiswa. Alasan diangkatnya tema ini agar mahasiswa dapat […]

  • Tumpeng, Maulid, dan Lampion: Simbolis Perpisahan KKN Reguler Angkatan-82 Posko 2 UIN Walisongo Semarang

    • calendar_month Sel, 4 Jun 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 524
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pada Minggu (2/6/2024), Tim KKN Reg-82 posko 2 dari UIN Walisongo Semarang menggelar acara perpisahan bersama warga Desa Kaliputih. Acara tersebut dibagi dalam dua sesi, sesi siang bersama tokoh-tokoh desa dilaksanakan di Aula RMI NU 26 Irsyadul Aulad dan sesi puncak acara pada malam hari dilaksanakan di Masjid Darul Fallah, Dusun Plandaan Desa Kaliputih. […]

  • Satu-satunya delegasi FPK, Muna Mampu Raih Juara

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 479
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Lana Yusriatul Muna, gadis bersuara emas asal Semarang berhasil meraih juara satu cabang lomba Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) di hari terakhir Orsenik 2019. Jum’at, (20/9/2019). Dengan nilai 98 ia berhasil mengalahkan 14 peserta lain dari berbagai fakultas di UIN Walisongo. Uniknya, delegasi dari Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) ini menjelaskan bahwa ia adalah delegasi […]

  • Biaya Wisuda Luring Pertama di Masa Pandemi, Wisudawan Tidak Merasa Keberatan

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 729
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Masa pandemi sedikit longgar yang ditandai dengan keadaan ekonomi cukup stabil. Hal tersebut dicerminkan dengan pengakuan wisudawan yang tidak keberatan dalam memenuhi biaya acara wisuda periode Mei 2022 UIN Walisongo Semarang. Bertempat di Auditorium 2 Kampus 3, para wisudawan tampil maksimal dengan balutan toga dan baju yang telah dipersiapkan. Berbicara mengenai biaya wisuda tentunya […]

expand_less
Exit mobile version