Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Pilpres dan Dampaknya Terhadap Ekonomi

Pilpres dan Dampaknya Terhadap Ekonomi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2014
  • visibility 189
  • comment 0 komentar

Pemilihan Presiden (Pilpres) yang diselenggarakan oleh pemerintah beberapa waktu lalu, mempunyai pengaruh besar terhadap kelangsungan hidup masyarakat kedepan. Pilpres yang merupakan salah satu sistem demokrasi yang erat dengan perilaku politik ini, mengharuskan warga negara harus siap menerima konsekuensi atas pilihannya pada saat pemilihan, terutama pada sektor perekonomian kedepan.

Mencuatnya isu-isu politik menjelang pergantian pemimpin, kinerja birokrasi negara juga mengalami sedikit gangguan. Mulai dari regulasi pemerintah dalam menjamin kesejahteraan masyarakat melalui kebijakannya, hingga ancaman munculnya perselisihan antarkelompok partai politik terhadap keamanan negara, tentu saja hal ini berdampak pada sirkulasi perekonomian masyarakat.

Perbincangan mengenai realitas ekonomi pada saat menjelang ataupun sesudah pilpres bagi kebanyakan orang memang kurang menarik untuk diperbincangkan, kelompok masyarakat pada umumnya lebih tertarik untuk menyimak tayangan yang mempertontonkan strategi-strategi politik yang menghiasi hampir di setiap media massa. Namun, dalam realitas perekonomian masyarakat mengalami pelonjakan harga yang sangat segnifikan, harga sembako sempat mengalami lonjakan di pasaran, karena gejolak politik pada pilpres kali ini. Selain itu, investor tidak akan masuk di Indonesia ketika situasi politik terus bergejolak semacam itu, karena resiko kerugian semakin tinggi.

Dari realitas ekonomi yang sedemikian pelik itu, tidak kemudian membuat sebagian rakyat yang berkecimpung di dunia usaha patah arang, para wirausahawan muda inilah yang mampu bertahan di tengah-tengah melonjaknya harga yang diakibatkan oleh fenomena politik 2014 ini. Hal ini disebabkan oleh kesiapan wirausahawan muda dalam menghadapi fenomena semacam ini, karena wirausaha-wirausaha ini sudah cukup bekal untuk menghadapi dengan kesiapan ekonomi yang memadahi melalui hasil kerjakerasnya selama ini.

Pasca pilpres diselenggarakan 9 juli lalu, masyarakat mempunyai optimisme terhadap ekonomi yang lebih baik. Pasalnya setelah terpilihnya presiden, yaitu pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla. Janji-janji yang di sampaikan kepada masyarakat saat masa kampanye seolah seperti angin segar bagi persoalan-persoalan ekonomi yang belum terselesaikan di negeri ini. Akan tetapi perlu di garis bawahi, hal tersebut sepenuhnya masih dalam konteks janji dan perencenaan, sehingga, wirausaha-wirausaha harus tetap bertahan tanpa harus menopangkan kepada pemerintah sepenuhnya. (Invest_Fuhatur Rohman).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jayakan Desa, Pondasi Membangun Indonesia Raya

    Jayakan Desa, Pondasi Membangun Indonesia Raya

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Judul buku          : Membangun Indonesia dari Desa Penulis                 : Prof. Gunawan Sumodiningrat dan Ari Wulandari Penerbit               : Media Pressindo Tahun`                : 2016 Tebal                    : xxi + 262 halaman Peresensi             : Amimah Ulul Mualifah Demi kemajuan Indonesia, pemerintah terus berupaya melakukan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia secara merata, tidak hanya di perkotaan […]

  • Ketua ICW; Politisi Muda adalah Pengusir Hantu

    Ketua ICW; Politisi Muda adalah Pengusir Hantu

    • calendar_month Ming, 29 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 254
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Donald Fariz, Ketua Indonesia Corruption Watch (ICW) memberikan apresiasi bagi para politisi muda. Pasalnya mereka telah berani masuk ke dalam rumah berhantu yang diisi hantu para politisi korup. Baginya, politisi muda yang berintegritas dan memiliki kualitas yang akan mengusir para hantu di rumah partai politik (parpol). Sabtu, (28/4/2018). “Para politisi muda yang sholeh, berintegritas, […]

  • Cinta dan Bisnis Itu Universal, Jangan Berhenti di Hari Ini

    Cinta dan Bisnis Itu Universal, Jangan Berhenti di Hari Ini

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 272
    • 0Komentar

    “Selamat hari valentine” semoga kasih sayang senantiasa menyertaimu selalu tanpa terhalang pemberian harapan palsu. Kalau kalian lahir era 90-an pasti pernah lihat musim-musim cokelat, boneka dan setangkai bunga yang diberi cuma-cuma untuk pujaan hati di bangku sekolah menengah pertama, anggap cinta monyetlah. Sabar ya kalau kamu hanya sanggup melihat tanpa merasakan sensasi makan cokelat dari […]

  • Peluk Lara dalam Asa

    Peluk Lara dalam Asa

    • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Peluk Lara dalam Asa Oleh : Ummi Zahrotun N Kaki yang hampir tak kuat berpijak Telinga yang hampir saja tuli Lisan yang hampir saja membisu Raga yang hampir saja goyah Hati yang hampir saja mati Angan-angan yang hampir saja musnah Perjalanan berkelana ini sungguh melelahkan, Tuhan Kelana ini hanya dipenuhi dengan ketidakmungkinan Kelana ini hanya […]

  • Hidup Berkecukupan Makna Tersirat dari Film “Orang Kaya Baru”

    Hidup Berkecukupan Makna Tersirat dari Film “Orang Kaya Baru”

    • calendar_month Sen, 5 Feb 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 899
    • 0Komentar

    Identitas Film  Judul               : Orang Kaya Baru Penulis            : Joko Anwar Sutradara         : Ody C. Harahap Produser          : Sukhdev Singh. Wicky V. Olindo Di Produksi     : Screenplay Film, Legacy Pictures Durasi             : 99 menit Rilis                : 24 Januari 2019 Negara            : Indonesia Bahasa            : Indonesia Sinopsis Film Orang Kaya Baru adalah film drama komedi Indonesia […]

  • Sang Ada yang Fana

    Sang Ada yang Fana

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Berkawan dengan sang ada, Mungkinkah dia kekal? Tidak, nanti akan kukenalkan dengan fana Waktu akan bersiteru juga “Sang ada pasti pergi” Tiada kekal di medan sandiwara Semangat, Sigap dan siaga, lumpuhkan lelah itu Semua raga berilusi, “lekas membaik”   World Heath Day 2020

expand_less