Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Ganda O Sagala; Revisi UU KPK Jangan Dinilai Satu Sisi

Ganda O Sagala; Revisi UU KPK Jangan Dinilai Satu Sisi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 18 Okt 2019
  • visibility 491
  • comment 0 komentar

Walisongo Public Discussion telah digelar di Audit 1 Lantai 2 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Kamis, (17/10/2019).

lpminvest.comWalisongo Public Discussion telah digelar di Audit 1 Lantai 2 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Diskusi yang bertajuk “Apa Kabar Revisi UU KPK” ini menghadirkan narasumber dari praktisi hukum advokat Jawa Tengah dan akademisi hukum yaitu Eman Suleman dan Ganda Olivianus Sagala. Kamis, (17/10/2019).

Ketua DEMA UIN Walisongo, Priyo Ihsan Aji menuturkan tujuan diskusi ini untuk membuka wawasan mahasiswa terkait perkembangan revisi UU KPK saat ini.

“Acara ini bertujuan untuk membuka wawasan bagaimana perkembangan revisi UU KPK yang notabenya telah cacat sehingga banyak mahasiswa menolaknya,” tutur Priyo.

Ganda Olivianus Sagala mengungkapkan tentang revisi UU KPK yang sepatutnya tidak hanya dipandang dari satu sisi.

“Pada dasarnya kita semua sepakat untuk membumihanguskan koruptor dari muka bumi ibu pertiwi ini. Terkait revisi UU KPK sebaiknya jangan hanya menilai dari satu sisi, tapi lihatlah juga sisi yang lain,” tutur Sagala saat diskusi.

Sagala juga mewanti-wanti agar tidak mudah terprovokasi dengan situasi yang ada.

“Sebelum melakukan kritik ataupun aksi, pastikan  informasi ataupun data yang  dimiliki benar-benar akurat. Jangan mudah terprovokasi,” imbuhnya.

Dalam diskusi tersebut Priyo menegaskan perlunya yudicial review terkait revisi UU KPK.

“Pemerintah tergesa-gesa melakukan pengesahan. Kami menuntut untuk segera lakukan yudicial review karena publik masih banyak kontra terkait revisi UU tersebut,” terang mahasiswa Ekonomi Islam tersebut.

Menurutnya, legistalif review juga perlu dilakukan karena ada beberapa kesalahan.

“Kami juga mendorong legislatif review karena proses perbaikan kesalahan pengetikan UU KPK belum selesai,” ungkap Priyo.

Terakhir Priyo menyampaikan perlunya langkah hukum yang tegas untuk memperkuat KPK.

“Saya mewakili teman-teman menyampaikan bahwa perlunya mempertimbangkan langkah hukum untuk diterbitkan selain perpu yang diakomodir konstitusi dengan tujuan memperkuat KPK,” pungkasnya. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Baru, FEBI Bentuk Komunitas Penerima Beasiswa Prestasi

    • calendar_month Sen, 23 Okt 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 372
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Hasil seleksi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menetapkan 35 mahasiswa terpilih sebagai nominator penerima Beasiswa Prestasi. Selanjutnya, diadakan sosialisasi bagi para nominator sekaligus pembentukan komunitas penerima Beasiswa Prestasi FEBI. Jumat, (20/10/17). “Ini kebijakan baru di tingkat fakultas, yang di tahun sebelumnya belum ada. Maka tahun ini kita adakan. Komunitas ini secara bersama-sama akan […]

  • Peluk Lara dalam Asa

    • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Peluk Lara dalam Asa Oleh : Ummi Zahrotun N Kaki yang hampir tak kuat berpijak Telinga yang hampir saja tuli Lisan yang hampir saja membisu Raga yang hampir saja goyah Hati yang hampir saja mati Angan-angan yang hampir saja musnah Perjalanan berkelana ini sungguh melelahkan, Tuhan Kelana ini hanya dipenuhi dengan ketidakmungkinan Kelana ini hanya […]

  • UIN Walisongo Masih Selenggarakan Pemilwa 2018 dengan Sistem Lama

    • calendar_month Kam, 20 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 399
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Berdasarkan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Nomor 4961 Tahun 2016 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan pada Perguruan Tinggi Agama Islam, dalam melalukan pemilihan umum mahasiswa (Pemilwa) dilakukan dengan sistem musyawarah mahasiswa (Musma-red). Namun di Pemilwa 2018 ini, UIN Walisongo Semarang belum menerapkan sistem tersebut dan masih menggunakan sistem pemungutan suara. Kamis, (20/12/2018). “Pembahasan […]

  • Ketua ICW; Politisi Muda adalah Pengusir Hantu

    • calendar_month Ming, 29 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 500
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Donald Fariz, Ketua Indonesia Corruption Watch (ICW) memberikan apresiasi bagi para politisi muda. Pasalnya mereka telah berani masuk ke dalam rumah berhantu yang diisi hantu para politisi korup. Baginya, politisi muda yang berintegritas dan memiliki kualitas yang akan mengusir para hantu di rumah partai politik (parpol). Sabtu, (28/4/2018). “Para politisi muda yang sholeh, berintegritas, […]

  • Suarakan HAM, Ini 23 Potret Paper MOB PBAK 2019

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 445
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaa (PBAK) 2019 UIN Walisongo telah merilis kreasi paper MOB di akun instagram PBAK @pbakuinws. Jumat, (23/8/2019) Paper MOB tersebut membentuk 23 formasi bertemakan kemanusiaan. Dari unggahan tersebut tampak paper MOB dengan  hash tag “Menolak Lupa”. Terlihat gambar-gambar tokoh kasus Hak Asasi Manusia (HAM) yang sampai sekarang belum […]

  • Mimbar Bebas; Suarakan Aspirasi Mahasiswa FEBI

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 492
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang  menggelar mimbar bebas mahasiswa yang bertema “Suarakan Aspirasimu, Wujudkan FEBI Go ASEAN”. Bertempat di Auditorium I lantai 2 UIN Walisongo Semarang, acara ini bertujuan untuk menyerap aspirasi mahasiswa FEBI. Rabu, (23/10/2019). Mimbar Bebas dihadiri oleh Muhaimin Kasubag Akademik Kemahasiswaan dan Alumni […]

expand_less
Exit mobile version