Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Wisata Religi; Agama dan Kepentingan Pasar  

Wisata Religi; Agama dan Kepentingan Pasar  

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 15 Apr 2017
  • visibility 712
  • comment 0 komentar

 Oleh : M. Maulana Ali

Kru Lembaga Pers Mahasiswa Invest

Wisata religi menjadi pergumulan yang sangat penting untuk dibahas oleh agamawan, ekonom, budayawan, bahkan akademisi. Fenomena ini erat kaitannya dengan masyarakat Indonesia karena melihat kultur budaya masyarakatnya yang kental dengan mistik. Setiap orang memiliki cara masing-masing dalam kaitannya dengan penghayatan atas agamanya masing-masing.

Wisata berarti rekreasi, berwisata, atau juga bisa diartikan sebagai aktifitas tertentu untuk mengunjungi tempat tertentu demi sebuah kebahagiaan. Kebahagiaan merupakan sebuah proses pencapaian ketenangan, ketentraman, bahkan kepuasan yang pada dasarnya wilayah psikologi manusia. Di Indonesia sedang terjadi ‘peningkatan’ keberagamaan bagi pemeluknya, sehingga, wisata merambah ke ‘wisata religi’.

Fenomena wisata religi memang tergolong istilah baru di telinga kita, setidak-tidaknya tempat-tempat yang berhubungan dengan keagamaan dijadikan sebagai tempat ‘wisata’ (dalam arti yang sebenarnya), namun, tetap saja motivasi penggemar wisata religi ini-pun bermacam-macam, untuk menghayati agamanya, untuk mengenang leluhur, bahkan ada juga yang termotivasi karena percaya sesuatu hal yang tidak bisa diterima secara rasional-mistik-karena ingin kaya misalnya.

Puluhan bahkan ratusan lebih tempat wisata religi di Indonesia, ini merupakan jumlah yang fantastik, salah duanya adalah masjid Agung Jawa Tengah dan Masjid Gaib yang ada di Malang. Ke-dua tempat ini menjadi tujuan wisata religi yang sangat ramai dikunjungi Masjid Agung Jawa Tengah yang ada di Jawa Tengah dan Masjid Gaib yang berada di Jawa Timur. Umumnya, pengunjung kedua tujuan wisata religi ini memiliki motivasi yang berbeda, Masjid Agung Jawa Tengah karena keindahan dan kemegahan bangunannya, sedangkan Mengunjungi Masjid Gaib karena keanehan yang terjadi di Masjid tersebut, pasalnya, konon tidak seorang pun yang melihat proses pembangunan Masjid tersebut.

Dilihat dari kacamata ekonomi, mendirikan tempat wisata religi memiliki keuntungan tersendiri, karena pada dasarnya masyarakat Indonesia adalah masyarakat agamis, maka peluang pasarnya lebih terlihat dan lebih pasti, karena tempat wisata religi berarti idealnya harus dihiasi dengan symbol-simbol agama, pada kenyataannya, masyarakat beragama cenderung mensucikan tempat-tempat yang memiliki simbol agama yang dipercayainya, Atau yang oleh Geertz wisata religi ini disebut sebagai ‘simbolik’ dan ‘bermakna’.

Wisata religi menjadi semacam rutinitas atau budaya agama yang bermakna dan memiliki nilai simbolik, Islam contohnya, dalam agama Islam budaya ‘Ziarah Kubur’ menjadi kepercayaan mereka sebagai momentum mengenang dan mendoakan orang tua, kerabat, sahabat yang sudah terlebih dahulu meninggal. Wisata religi juga sebagai media untuk menghayati diri dan menghayati agamanya, secara tidak langsung ketika seseorang berada di tempat yang disucikan atau yang dipercayai sebagai bagian dari ritus agama akan mengalami semacam ketentraman dan kebahagiaan pada psikis mereka secara alami.

Dalam keberlangsungan wisata religi ini umumnya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat di sekitarnya, pasalnya, masyarakat sekitar dapat memanfaatkan momentum ini untuk menyediakan kebutuhan pengunjung. Secara tidak langsung perputaran ekonomi di tempat itu terus meningkat, sehingga kesejahteraan masyarakatnya secara otomatis meningkat pula. Maka, wisata religi ini merupakan fenomena baru yang saat ini mulai menjadi semacam trend dan akan terus berkembang selama sikap keberagamaan masyarakatnya terus terjaga.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bicara Itu Ada Seninya

    Bicara Itu Ada Seninya

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 761
    • 0Komentar

    Identitas Buku Judul Buku: Bicara Itu Ada Seninya: Rahasia Komunikasi yang Efektif Penulis: Oh Su Hyang Penerjemah: Hyun Ah-li Penyunting: Siska Penerbit: Bhuana Ilmu Populer (BIP), Kelompok Gramedia Tahun Terbit: 2018 (Cetakan pertama versi terjemahan Indonesia) Jumlah Halaman: 238 halaman Genre: Pengembangan Diri / Self-Improvement (Komunikasi) Peresensi: Muhammad Fatih Buku Bicara Itu Ada Seninya menjelaskan […]

  • Cegah Resesi, Pemerintah Racik Tiga Strategi

    Cegah Resesi, Pemerintah Racik Tiga Strategi

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 946
    • 0Komentar

    Bukan rahasia umum lagi bahwa ekonomi dunia saat ini sedang mengalami kemerosotan. Bahkan beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand sudah mengalami resesi. Hal ini tentu menjadi momok tersendiri bagi Indonesia karena tetangganya sudah mengalami resesi terlebih dahulu. Dilansir dari cnbcindonesia.com, keadaan ekonomi Indonesia hampir mengalami resesi dan menurut Menteri Keuangan Sri […]

  • SANG PEMBAHARU

    SANG PEMBAHARU

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 717
    • 0Komentar

    Gibran Saksena Manakah derajat dapur masa dahulu Tika mimpi dara terjerat sel-sel adat Angan melayang layang tanpa tali pengikat Dan gerak gerik langkah haruslah penuh siasat Sampailah pada suatu masa Dimana sang pembaharu datang mengibarkan bendera kebebasan Dalam wadah emansipasi Dirangkulnya perempuan Indonesia sederajat lelaki Kenang! Kenanglah dia! Wahai perempuan Indonesia Teruskan mimpi suci dan […]

  • Tim KKN Reguler Kelompok 50 Turut Serta dalam Camp Fest Patemon 2022

    Tim KKN Reguler Kelompok 50 Turut Serta dalam Camp Fest Patemon 2022

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 746
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Karang Taruna “Karya Bhakti Patemon”  mengadakan kegiatan Camp Fest 2022 Karya Bhakti Patemon untuk pertama kalinya. KKN Reguler  Kelompok 50 UIN Walisongo Semarang ikut serta meramaikan dalam kegiatan tersebut. Kegiatan diikuti pemuda-pemudi Karang Taruna Dusun Patemon yang bertempat  di lapangan Patemon selama dua hari Sabtu-Minggu ( 15-16/10/2022). Dalam acara malam pembukaan, dihadiri oleh Kepala […]

  • Berbeda dari Tahun Sebelumnya, Kontingen Bersamai Maskot Fakultas 2023

    Berbeda dari Tahun Sebelumnya, Kontingen Bersamai Maskot Fakultas 2023

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 1.096
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Jumat (4/8/2023) Pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2023 terdapat beberapa rangkaian acara. Salah satunya penampilan maskot yakni penampilan ciri khas setiap fakultas sebagai bentuk pengenalan kepada Mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang.  Penampilan maskot kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya dengan adanya kontingen Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di setiap fakultas […]

  • Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Buku Ini?

    Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Buku Ini?

    • calendar_month Jum, 6 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 1.207
    • 0Komentar

    Judul               : Insecurity is My Middle Name Penerbit           : Alvi Ardhi Publishing Penulis            : Alvi Syahrin Tahun terbit    : Mei 2021 Tebal               : 264 Halaman ISBN               : 978-623-97002-0-1 Peresensi         :Azkiyatun Nasiha Buku self-healing pertama yang diterbitkan seorang penulis Alvi Syahrin yang menggambarkan self-healing dapat mengajak para pembaca untuk bisa […]

expand_less