Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Simsalabim, KKN Ke-75 Menyulap Pesertanya Jadi Jurnalis Dadakan

Simsalabim, KKN Ke-75 Menyulap Pesertanya Jadi Jurnalis Dadakan

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 13 Okt 2020
  • visibility 538
  • comment 0 komentar
Oleh: Dwi Ari Apriliani

Oleh: Dwi Ari Apriliani

“KKN adalah pengalaman sekali seumur hidup, banyak keseruan di dalamnya, dari mulai cinta-cintaan sampai ‘baku hantam’ setiap hari. Bakal kelihatan mana yang rajin, jorok, pemalas, manja,” begitulah buah tangan yang sering dibawakan oleh kakak tingkat usai menjalani ibadah Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sangat beruntung, bisa menjadi bagian dari 2.156 mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang dilepas untuk menjalani KKN Reguler dari Rumah (RdR) Angkatan 75. Rutinitas wajib ini tetap berjalan 45 hari (sampai 19 November 2020) meskipun berada di tengah pandemi Covid-19. Mahasiswa lebih paham cara memperhatikan protokol kesehatan dibanding masyarakat awam. Semoga.

Lagi sedang di fase khusyuk mengikuti alur kampus, jadi kalau boleh minta tolong ‘tolong jangan ganggu saya.’ Biarkan saya menyelesaikan proker KKN yang serba-serbi mirip dunia jurnalistik ini. Bagaimana tidak, template program KKN individu sudah terpampang jelas di layar WhatsApp dengan hasil produk KKN yaitu 10 flayer/meme, lima video, dua berita, dan dua artikel atau opini. Sebenarnya tidak berat tugas tersebut, hanya saja nasibku yang kurang beruntung karena kebetulan memiliki tim dari enam kabupaten, yang menyebabkan komunikasi hanya mampu melalui online.

Kala itu deadline untuk mencari anggota KKN terlalu cepat, cuma ada waktu dua hari untuk mencari dan mengirimkan daftar identitas anggota. Sabar, ini hanya maraton online, hehe. Alhasil belum kenal dan belum tahu seluk beluk karakter anggota kelompok, tapi kami dipaksa kenal dengan setiap waktu bercengkrama melalui video call ataupun pesan grup WhatsApp. Tambah lagi, anggota cowok hanya sebutir, itupun karena sebagai syarat supaya bisa daftar KKN. Lengkap sudah, cinta posko hanya mitos hari ini.

Mulai berandai, andai KKN offline! Yakin, pasti cuma ada proker kelompok. Tidak akan ada kewajiban menerbitkan buku dan jurnal juga tentunya. Dosen Pembimbing Lapangan pasti tidak akan pusing menjawab pertanyaan beserta keresahan anak didiknya untuk menyelesaikan kepenulisan ini. Beban ganda yang asik, pasalnya oleh-oleh kita usai KKN bukan lagi sebuah cerita melainkan pengalaman yang dirangkai dalam karya tulis. Bakal tahu rasanya menjadi seorang penulis buku dan peneliti di salah satu jurnal Dimas UIN Walisongo (kalau lolos seleksi, soalnya dari 290 jurnal nantinya hanya dua yang terpilih untuk diterbitkan), sisanya dikemas di prosiding.

Bukan tanpa alasan, saya menyebut KKN kali ini berlandas kegiatan jurnalistik. Sederhananya, jurnalistik adalah profesi yang bergerak untuk menyiapkan, mencari, mengumpulkan, mengolah dan menyajikan informasi  dalam bentuk grafik, gambar, tulisan, dan video ke kalayak umum baik melalui media cetak maupun elektronik. Begitulah gambaran KKN angkatan 75, sebelas duabelas dengan kegiatan seorang jurnalis.

Bagaimana jika mahasiswa paham akan segala jenis berita, mulai dari straight news, hard news, soft news, interpretative news, depth news, investigasi news, opinion news, feature story, dan lain sebagainya? Misal mengambil satu perandaian mahasiswa menulis investigasi news atau tulisan yang berdasarkan hasil penyelidikan khusus tentang suatu peristiwa. Misalnya, mahasiswa berhasil membongkar penyelewengan perangkat desa yang merugikan kepentingan publik atau kesejahteraan sosial. Ini menarik bukan?

Menarik yang kedua, ketika mahasiswa mencoba menuliskan opinion news di tengah peristiwa hangat. Misal berita tentang komentar pengamat ekonomi dan politik mengenai nasib kesejahteraan buruh akibat Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja. Tulisan itu menarik karena orang lain turut merasa andil dalam tulisan kita, bisa juga berangkat dari hal-hal kecil yang kita amati di lingkungan sekitar.

Sayang, mahasiswa sekarang justru didoktrin seperti humas kampus dengan memberitakan setiap kegiatan tanpa ada nalar kritis dalam tulisan. “Kami media kampus bukan humas kampus, kami tidak ada kewajiban untuk memposting berita acara,” celotehan ala Pemimpin Redaksi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) ketika ada tumpukan berita acara. Semoga nalar kritis senantiasa membersamai kita dalam situasi KKN ataupun kegiatan lainnya.

Sebenarnya produk wajib KKN ini terkesan mahal, karena tulisan, desain grafis, dan video grafis adalah suatu wujud karya yang efektif untuk menyampaikan informasi di tengah pandemi. Mengingat, berdasarkan data We Are Social dijelaskan bahwa ada 175,4 juta warga Indonesia yang menjadi pengguna internet, angka ini mengalami kenaikan 17 persen dari tahun sebelumnya. Artinya, dari jumlah populasi Indonesia 272,1 juta jiwa, maka 64 persen warga sudah merasakan akses ruang maya. Sehingga ketika program kerja individu dan kelompok KKN berlandaskan kegiatan jurnalistik maka tergolong efektif untuk mahasiswa membuktikan perannya sebagai agent of change.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membaca Bagian Dari Kebutuhan Hidup

    Membaca Bagian Dari Kebutuhan Hidup

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 658
    • 0Komentar

    IDENTITAS BUKU Judul buku      : Bisa Baca Secepat Kilat Penulis             : Rizem Aizid Penerbit           : BukuBiru Cetakan           : Pertama, 2011 Tebal               : 172 hal Resensor          : Tatang Turhamun TULISAN merupakan sarana yang digunakan seorang penulis untuk menyampaikan segala informasi kepada pembaca. Segala bentuk media yang terdapat sebuah tulisan baik yang berupa buku, koran, artikel, maupun […]

  • Perjuangan Cinta Yang Tulus

    Perjuangan Cinta Yang Tulus

    • calendar_month Sel, 3 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul film        : Until Tomorrow Tanggal rilis     : 29 September 2022 (Indonesia) Sutradara        : Hadrah Daeng Ratu Sinematografi  : Adrian Sugiono Editor               : Wawan I. Wibowo Penata musik   : Joseph S. Djafar Penulis             : Evelyn Afnilia Sinopsis Film Film yang bertajuk Until Tomorrow berkisah […]

  • Akibat Pandemi, Cabor MQK ORSENIK 2021 Dilaksanakan Secara Daring

    Akibat Pandemi, Cabor MQK ORSENIK 2021 Dilaksanakan Secara Daring

    • calendar_month Kam, 11 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 591
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Perlombaan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) merupakan salah satu cabang olahraga (cabor) Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) tahap dua yang dilaksanakan pada Rabu, (10/11/2021). Perlombaan dilaksanakan secara daring menggunakan media Zoom Meeting dengan alasan pandemi. Kitab yang digunakan adalah kitab Fathul Qorib, peserta diwajibkan untuk memilki kitab tersebut. Ada tiga aspek penilaian yaitu […]

  • Ahmad Furqon; Mahasiswa Harus Lulus Tepat Waktu

    Ahmad Furqon; Mahasiswa Harus Lulus Tepat Waktu

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 616
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mahasiswa Ekonomi Islam tahun angkatan 2014 mengikuti sarasehan yang bertempat di auditorium I Lt. 2 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Jumat, (7/04). Ahmad Furqon, menjelaskan bahwa pelaksanaan sarasehan bertujuan agar mahasiswa dapat lulus tepat waktu, yaitu maksimal pada semester delapan. “Sosialisasi ini dilaksanakan agar mahasiswa memiliki target, salah satunya adalah mahasiswa Ekonomi Islam dapat […]

  • Kalahkan Peserta Se-Indonesia, Chasan Raih Juara Kaligrafi Nasional

    Kalahkan Peserta Se-Indonesia, Chasan Raih Juara Kaligrafi Nasional

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 574
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Berbekal alat kaligrafi seadanya, Chasan Bisri berhasil menyabet juara tingkat nasional dalam lomba kaligrafi hiasan mushaf Festival Seni Qurani (FSQ). FSQ merupakan bagian dari semarak miladiyah (hari lahir) UKM Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz (JQH) Al-Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang diselenggarakan pada Rabu, (1/11). Ia menjadi juara nasional setelah berhasil mengalahkan 50 peserta […]

  • Anime Paling Banyak Disave Mahasiswa FEBI versi LPM INVEST

    Anime Paling Banyak Disave Mahasiswa FEBI versi LPM INVEST

    • calendar_month Kam, 7 Jan 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 611
    • 0Komentar

      Seni melukis sebuah karakter dengan  kisah cinta, persahabatan serta semangat mengapai cita-cita memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo. Beberapa mahasiswa FEBI bahkan memilki koleksi ratusan file serial anime yang di save dalam laptopnya. Tak jarang para pecinta anime ini bertukar file satu sama lain demi […]

expand_less