Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Ayahku Sang Patriot

Ayahku Sang Patriot

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 26 Nov 2015
  • visibility 1.058
  • comment 0 komentar

Identitas Buku

Judul Buku                    : Sebelas Patriot

Penulis                         : Andrea Hirata

Penerbit                       : PT. Bentang Pustaka

Tahun Penerbit              : 2011

Ukuran Dimensi Buku     : 20,5

Tebal Buku                   : xii + 112 hlm

Jumlah Bab                  : 14 Bab

Harga Buku                  : Rp. 20.000,00

Perensensi                    : Ade Fitrianingsih

Andrea Hirata, novelis Indonesia yang sangat fenomenal, menghadirkan SEBELAS PATRIOT sebagai novel ketujuhnya. Sebelas Patriot adalah kisah yang menggetarkan dan sangat inspiratif tentang cinta seorang anak dan pengorbanan seorang ayah, makna menjadi orang Indonesia, dan kegigihan dalam menggapai mimpi-mimpi. Dan Andrea Hirata mengajak seluruh rakyat Indonesia pecinta PSSI untuk menyebut diri mereka sebagai Patriot PSSI.

Untuk mendapatkan seluruh inspirasi, novel ini dilengkapi dengan sebuah CD berisi 3 lagu karya Andrea Hirata yang berjudul “PSSI Aku Datang”, “Sebelas Patriot”, dan Sorak Indonesia” untuk rakyat Indonesia. Lagu itu untuk rakyat yang di desain untuk dinyanyikan bersama-sama. Lagu tentang semangat, lagu untuk para seporter, demi meletupkan gelora cinta pada Indonesia, demi mendukung PSSI dan olahraga Indonesia saat bertarung.

Cerita berawal dari masa kecil ikal, yang tak lain adalah Andrea Hirata itu sendiri. Ketika di pulau Belitung yang kaya akan tambang timah. Ikal menaruh kecurigaan pada ayahnya, yang tidak banyak bicara. Pandangan itu hilang saat dia menemukan sebuah foto tua yang di temukan ikal di rumahnya. Foto yang kemudian ia ketahui adalah foto ayahnya. Dalam foto tersebut tampak seorang pria muda dengan seragam pemain sepak bola sambil memegang piala. Anehnya sang ayah dalam foto tersebut tidak menampilkan wajah yang bahagia, tidak tersenyum. Setelah bertanya dan mendengar cerita dari seorang kawan lama sang ayah., tahulah ikal bahwa ayahnya dahulu pernah menjadi seoarang bintang sepak bola.

Namun, karir ayahnya sebagi pemain sepak bola tidak berakhir dengan indah. Kekejaman penjajah mengakibatkania tidak bisa bermain sepak bola lagi. Sang ayah di kirim ke tangsi, dan kembali dengan tempurung kaki kiri yang hancur. Ia tidak bisa bermain sepak bola lagi, waktu itu usianya baru 17 tahun. Gambar ayah dalam foto tersebut diambil setelah pertandingan terakhirnya sebagai bintang sepak bola. Ikal sangat mencintai ayahnya, saat itu duduk di kelas 6 SD. Ia bertekad untuk mewujudkan impian ayahnya yang kandas. Ya, ikal bermimpi menjadi pemain sepak bola di tim nasional PSSI.

Dimulailah perjalanan ikal dalam meraih impian menjadi pemain sepak bola. Ia berlatih pada pelatih Toharun. Pelatih Toharun adalah pelatih yang unik, namun gigih dalam melatih bibit muda calon atlit nasional. Karir pelatih Toharun mengikuti jejak karir ayahnya yang juga pelatih sepak bola, yaitu pelatih Amin. Di kemudian hari anak pelatih Toharun ternyata juga berkarir sebagai pelatih sepak bola, namanya pelatih Tohamin.

Pelatih Toharun memiliki filosofi tersendiri dalam melatih anak asuhnya, filosofinya dikenal sebagai filosofi buah-buahan. Misalnya, tendangan pisang teknik untuk pemain sayap, termasuk ikal. Jika tendangan ini berhasil, bola akan meluncur secara melengkung seperti buah pisang sehingga penjaga gawang gelagapan. Teknik berikutnya sundul labu siam. Teknik ini seperti orang menyundul buah labu siam di kebun (hal 44).

Tujuannya, agar striker unggul dalam umpan-impan tinggi dan mampu melakukan tandukan secara akurat. Selanjutnya teknik kuda-kuda buah nangka. Maksudnya, para pemain belakang bertindak selayaknya buah nangka besar yang tidak mudah di geser. Terakhir, teknik durian runtuh. Seluruh pemain yang ada di lapangan di suruh menendang bola sekuat-kuat tulang sacara bersamaan dalam jarak dekat dan sang kipper harus mampu menangkap bola sebanyak-banyak kemampuannya (hal 44).

Dan perjalanan ikal dalam usahanya menembus penyeleksian atlit junior PSSI. Pada akhirnya, setelah mengetahui hasil usahanya, ikal diingatkan ayahnya bahwa “Prestasi tertinggi seseorang, medali emasnya adalah jiwa besarnya” (hal 61). Untuk lebih merasakan kisahnya anda bisa membaca novel tersebut yang berjudul “ Sebelas Patriot ” karya Andrea Hirata.

Sampul yang di pilih pun juga sangat bagus sehingga menarik perhatian. Novel ini menggunakan bahasa yang mudah di mengerti. Dari segi sastra sangat sederhana, ringan, dan sangat gampang di cerna oleh para pembaca.

Dari novel ini banyak pesan dan amanah yang dapat di jadikan pemompa semangat untuk mendukung sepak bola Indonesia. Selain itu, novel ini layak di baca dan dimiliki semua kalangan terutama untuk para pemuda dan penggemar bola, untuk memperjuangkan mimpi-mimpi sepak bola Indonesia.

Di dalam novel ini banyak mengandung nilai moralnya yaitu kita belajar dari ketulusan, keluguan dan keikhlasan cinta antara ayah dan anak. Ditengah segala kesederhanaan terdapat jiwa, semangat dan impian yang begitu besar. Seperti ayah ikal, kita semua adalah patriot keluarga.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

    Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

    • calendar_month Ming, 2 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 862
    • 0Komentar

        Salah satu problem mendasar yang dialami masyarakat sampai saat ini adalah persoalan kemiskinan. Kemiskinan dan ketimpangan sosial masih menjadi permasalahan krusial. Bahkan, di negara maju sekalipun tidak terlepas dari persoalan kemiskinan. Pemerintah Indonesia khususnya, saat ini masih terus berupaya untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan permasalahan sosial lainnya. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka […]

  • Kontroversi Kebijakan Merger UKM: Mahasiswa Bingung, Kepengurusan Akan Hilang?

    Kontroversi Kebijakan Merger UKM: Mahasiswa Bingung, Kepengurusan Akan Hilang?

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 1.168
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang sebelumnya berada di naungan fakultas kini resmi dilebur ke tingkat universitas. Melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) No. 3814, tertulis bagaimana struktur organisasi kemahasiswaan (ormawa) di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). UIN Walisongo mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Rektor No. 2212 sebagai arahan pelaksanaan kegiatan ormawa.  Tertulis […]

  • Peserta Seminar Motivasi Membludak, Antrian Mengular

    Peserta Seminar Motivasi Membludak, Antrian Mengular

    • calendar_month Kam, 29 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 827
    • 0Komentar

    lpminvest.com –  Road Show Seminar Motivasi bertajuk “Spirit of Indonesia” mengundang antusiasme mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Seminar hasil kerjasama Kami Indonesia, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) dan UIN Walisongo menyedot lebih dari seribu peserta. Banyaknya peserta membuat antrian mengular dari pintu masuk ruang acara hingga samping Kantor Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH). Antusiasme peserta […]

  • Webinar Moderasi Beragama, Keshalihan Sosial dan Ritual Sama Pentingnya

    Webinar Moderasi Beragama, Keshalihan Sosial dan Ritual Sama Pentingnya

    • calendar_month Ming, 25 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 809
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Bertajuk Suarakan Moderasi Beragama untuk Pebaharuan Karakter Milenial adalah sebuah webinar moderasi agama yang digelar oleh kelompok 17 Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) Angkatan 75 UIN Walisongo Semarang. Minggu, (25/10/2020). Melalui Zoom Meeting Khoirul Anwar hadir sebagai narasumber, yang kebetulan juga penulis buku Berislam di Era Mienial. “Judul diskusi kita pagi ini […]

  • Keseruan Penampilan Expo UKM Universitas diPBAK 2023

    Keseruan Penampilan Expo UKM Universitas diPBAK 2023

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 846
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Expo UKM Universitas (Expo UKM-U) merupakan orientasi dan deskripsi unit kegiatan mahasiswa kepada mahasiswa baru untuk memperdalam keterampilan dan pengetahuan sesuai passion mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang pada setiap tahun ajaran baru. Expo UKM-U kali ini dilaksanakan pada hari Minggu, (6/8/2023) dengan menampilkan 18 UKM-U, antara […]

  • Gelisah, Aliansi Petani Tembakau Indonesia Adakan Ngaji Bareng

    Gelisah, Aliansi Petani Tembakau Indonesia Adakan Ngaji Bareng

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 692
    • 0Komentar

    S e m a r a n g – Memperingati Hari Tembakau Sedunia, Aliansi Petani Tembakau Indonesia mengadakan ngaji bareng bertema “Merti Tembakau” di pelataran Balaikota Semarang. (6/12/2017). Acara yang menghadirkan Emha Ainun Najib dan Kyai Kanjeng tersebut dilatarbelakangi karena adanya kegelisahan para petani tembakau terhadap stigma buruk masyarakat pada rokok. “Petani tembakau saat ini […]

expand_less