Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 22 Des 2016
  • visibility 485
  • comment 0 komentar

gambar umkm

Ekonomi kreatif merupakan solusi tantangan menghadapi pasar bebas ASEAN. Solusi tersebut menjadi salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang tak lepas dari jantungnya perekonomian Nusantara. Bahkan, ekonomi kreatif sudah saatnya menjadi tulang punggung dalam perekonomian nasional. Kemajuan bidang ini menyumbangkan energi kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui ekonomi kreatif terlahirlah lapangan kerja, produk- produk yang memiliki nilai jual tinggi, pengusaha muda kreatif, dan maksimalnya pemberdayaan masyarakat Indonesia. Sehingga Indonesia mampu bersaing dalam gempuran perekonomian global yang semakin ketat.

Berprinsip dari pemberdayaan manusia dan alam, adanya pemberdayaan ekonomi kreatif dapat berkontribusi membantu tugas pemerintah dalam penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Menjadi pelaku ekonomi kreatif tak perlu banyak syarat, cukup berbekal pada ide dan kreativitas. Sehingga hampir di seluruh penjuru dunia, ekonomi kreatif menjadi andalan untuk memajukan perekonomian.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) salah satu usaha yang saat ini menjadi instrumen untuk mengembangkan ekonomi kreatif, walaupun masih dalam tingkat lokal. UMKM dalam upaya menggandeng ekonomi kreatif diharapkan Indonesia tidak semata-mata menjadi objek pasar, tetapi juga mampu menjadi pemain. Jumlah UMKM di Indonesia pun semakin banyak. Ketika menjabat sebagai Menteri koperasi dan UMKM syarif Hasan menuturkan angka 56,5 juta unit, 98,9% diantaranya usaha mikro (Suara merdeka, 31/8/15). Jumlah UMKM yang semakin banyak itu membuktikan bahwa adanya peran besar dan respon positif dari pelaku UMKM yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Karena, disamping UMKM mampu menyediakan lapangan pekerjaan, sektor tersebut juga sebagai ajang peluang kemandirian ekonomi lokal.

Tidak dapat diragukan lagi bahwa UMKM memberikan kontribusi besar bagi bergulirnya roda ekonomi negara. Bukan sekedar alasan tersebut, melainkan sektor ini juga memiliki fleksibilitas dalam operasionalnya. Sehingga dapat cepat merespon pada segala perubahan, misalnya trend produk, pergeseran selera konsumen, dan lain sebagainya. Selain itu, UMKM lebih cepat menciptakan produk- produk yang inovatif. Ditambah lagi, UMKM memiliki kemampuan untuk fokus pada sektor yang lebih spesifik tanpa adanya tuntutan untuk mendapatkan kuantitas penjualan dalam skala yang sangat besar guna mencapai titik baliknya (break even point/ BEP). Misalnya, usaha kerajinan rumahan bisa fokus pada satu jenis kerajianan saja, dimana dia cukup melayani permintaan pasar hanya satu jenis produk saja untuk mendapatkan laba. Lain halnya pada industri kerajinan dalam skala besar yang dituntut untuk mengerahkan biaya sewa gedung dan gaji bagi karyawan dalam jumlah yang besar, sehinggga selalu diharuskan untuk dapat menjual produknya dalam skala besar juga guna menutup biaya operasionalnya.

Bukti lain dari peranan strategis sektor UMKM yakni kemampuan sektor ini menjadi pilar utama ekonomi Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2005, jumlah UMKM mencapai 42,39
juta unit atau sekitar 99,85% dari total unit usaha di Indonesia dan mampu menyerap lebih kurang 99,45% lapangan kerja dari total sekitar 76,54 juta pekerja. Hal tersebut, menunjukkan bahwa perlunya upaya untuk memajukan dan mengembangkan sektor UMKM, agar dapat menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja yang ada. Hingga pada akhirnya
dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia.

oleh : Niswatin Ma’rifah (Kru LPM Invest)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kartiniku

    Kartiniku

    • calendar_month Kam, 15 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Katamu, Aku adalah hadiah terindah Tuhan Yang dititipkan melalui rahimmu Sebagai penerang malam Dikala engkau dalam kesunyian   Katamu, Kau mungkin bukan ibu yang sempurna Tetapi, kau ingin menjadi ibu terbaik Untukku dan keluargamu Dan ketahuilah ibu.. Kau ibu terbaik yang pernah aku minta   Tuhan, Terimakasih telah memberiku cinta tanpa syarat dari seorang ibu […]

  • Miliki Tiga Tantangan Demokrasi, Alumni SPM Khawatir Masyarakat Jadi Apatis

    Miliki Tiga Tantangan Demokrasi, Alumni SPM Khawatir Masyarakat Jadi Apatis

    • calendar_month Ming, 29 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 461
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Inklusifitas partai politik (parpol) berdampak besar terhadap kemajuan dan kualitas demokrasi. Semakin inklusif partai politik di suatu negara maka semakin berkualitas demokarasi di negara tersebut. Hal ini dinyatakan oleh Abdul Arif, alumni Sekolah Politisi Muda dalam diskusi publik bertajuk “Peluang Politisi Muda di Pemilu 2019” di Citradream, Jl. Imam Bonjol No. 187, Semarang. […]

  • 2019, Lembaga Eksekutif FEBI Pertama Kalinya Lakukan LPJ-an

    2019, Lembaga Eksekutif FEBI Pertama Kalinya Lakukan LPJ-an

    • calendar_month Ming, 22 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 524
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Minggu, (22/12/2019) untuk pertama kalinya Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo melaksanakan Sidang Paripurna Laporan Pertanggungan di akhir kepemimpinannya.  Berlangsung di ruang H4 dan H5, agenda ini dihadiri oleh  70 peserta dari lembaga intra, mahasiswa, dan  Wakil Dekan (WD) III FEBI. . “Sebelumnya belum pernah ada sidang paripurna di […]

  • Jayakan Desa, Pondasi Membangun Indonesia Raya

    Jayakan Desa, Pondasi Membangun Indonesia Raya

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Judul buku          : Membangun Indonesia dari Desa Penulis                 : Prof. Gunawan Sumodiningrat dan Ari Wulandari Penerbit               : Media Pressindo Tahun`                : 2016 Tebal                    : xxi + 262 halaman Peresensi             : Amimah Ulul Mualifah Demi kemajuan Indonesia, pemerintah terus berupaya melakukan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia secara merata, tidak hanya di perkotaan […]

  • Rektor Baru Sambut Maba 2019, Ini Wejangan yang Disampaikan

    Rektor Baru Sambut Maba 2019, Ini Wejangan yang Disampaikan

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 474
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pada pembukaan acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2019, rektor baru UIN Walisongo Semarang Imam Taufiq menyambut dan mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru (maba) UIN Walisongo 2019. Pada kesempatan itu, Imam Taufik juga memberikan wejangan-wejangan kepada maba 2019. “Selamat kepada 4.419 mahasiswa baru, selamat datang di kampus untuk kemanusiaan dan peradaban,” ucapnya […]

  • Festival Pasar Sehat UMKM Kecamatan Ngaliyan, Wadah Kolaborasi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama KitaZone

    Festival Pasar Sehat UMKM Kecamatan Ngaliyan, Wadah Kolaborasi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama KitaZone

    • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 548
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan UMKM KitaZone dalam Festival Pasar Sehat UMKM Ngaliyan. Festival ini digelar oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di halaman Kantor Kecamatan Ngaliyan, Sabtu-Minggu (30-31/10/2021). Anggota Kelompok 11 KKN RdR ke-77 UIN Walisongo turut serta membantu UMKM […]

expand_less