Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Presiden DEMA UIN Walisongo: Jangan Ada Mahar di Pemilihan Rektor

Presiden DEMA UIN Walisongo: Jangan Ada Mahar di Pemilihan Rektor

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 24 Mar 2019
  • visibility 376
  • comment 0 komentar
Presiden Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Walisongo Semarang

Presiden Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Walisongo Semarang

lpminvest.com – Beberapa hari yang lalu masyarakat Indonesia dikejutkan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Muchammad Romahurmuziy atau yang kerap disapa Gus Romy.

OTT tersebut dilakukan atas dugaan kasus suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). KPK menggeladah kantor Kemenag dan menyita sejumlah uang. Setelah KPK melakukan pemeriksaan lebih lanjut, kasus tersebut ternyata menyeret beberapa nama lain dan menyebutkan adanya dugaan kasus suap dalam pemilihan rektor di beberapa perguruan tinggi di bawah naungan Kemenag.

Presiden Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Walisongo Semarang, Pryo Ihsan Aji sangat menyesalkan dan mengecam kasus yang menyeret nama Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

“Semoga kasus ini bisa diusut tuntas sampai keakar-akarnya, karena jual beli jabatan itu hal yang sangat memalukan dan saya mengecamnya. Sudah jelas diajarkan agama Islam suap menyuap itu dilarang,” terangnya saat diwawancarai via Whatsapp. Sabtu, (23/03/2019).

Melihat hal tersebut, mengingat di UIN Walisongo sendiri kini juga tengah melakukan penjaringan calon rektor, Pryo berharap agar nantinya proses pemilihan rektor dapat berjalan transparan dan tidak ada mahar di balik jabatan tersebut.

“Jangan ada mahar dalam pemilihan Rektor di UIN Walisongo nanti. Karena kampus ini perlu orang-orang yang jujur, mempunyai kapasitas dan kemampuan untuk memimpin kampus kita dan  memajukan pendidikan terutama di Jawa Tengah,” tutur pria asal Ponorogo itu.

Pryo mengatakan, saat ini beberapa kampus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) di berbagai daerah sedang bergerak turun ke jalan sebagai bentuk sikap atas kasus jual beli jabatan di Kemenag.

Ia berharap pasca OTT tersebut, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin harus bisa melakukan transparansi dan menindak dengan tegas kasus tersebut.

“Perlu adanya revitalisasi Kementerian Agama dari tingkat pusat sampai daerah dan Menteri Agama harus tegas dalam menyikapi kasus ini,” tegasnya. (Gozali_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cabor Catur Beri Dua Medali Pertama untuk FEBI

    Cabor Catur Beri Dua Medali Pertama untuk FEBI

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 342
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Di hari pertama Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (ORSENIK) 2018, cabang olahraga (cabor) catur memberi hadiah untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dengan berhasil mengantongi dua medali sekaligus. Jumat, (21/9/18). Ialah Tyas Cahya Paningrum, atlit cabor catur putri yang berhasil menggondol medali emas pertama untuk FEBI setelah menundukan lawan-lawannya dengan mudah. […]

  • Industri Telekomunikasi Dambakan Uluran Tangan Pemerintah

    Industri Telekomunikasi Dambakan Uluran Tangan Pemerintah

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Riset operator telekomunikasi mengungkap bahwa penggunaan internet meningkat selama pandemi virus corona (COVID-19) diseluruh dunia. Kondisi ini seiring dengan adanya kebijakan physical distancing atau bahkan lockdown total yang diterapkan beberapa negara. Jutaan orang dipaksa untuk bekerja, belajar dan beraktivitas dari rumah atau kita biasa mengenalnya dengan istilah Work From Home (WFH). Sehingga kebutuhan akan internet […]

  • Rosyid: Pengurus Tidak Penting, yang Penting Jiwa Pengurus

    Rosyid: Pengurus Tidak Penting, yang Penting Jiwa Pengurus

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 398
    • 0Komentar

    lpminvest.com– UKMU Nafilah UIN Walisongo Semarang melaksanakan pelantikan dan rapat kerja (raker) yang bertajuk “Meningkatkan Integritas Kepemimpinan Anggota Nafilah dalam Rangka Membumikan Bahasa Arab di UIN Walisongo Semarang”. Minggu, (5/2/17). Acara yang dilaksanakan di Aula Gedung Q Kampus 2 UIN Walisongo ini di hadiri oleh 53 peserta. 12 dari panitia, 14 tamu undangan dan 27 […]

  • Menyoal Keakraban Kita

    Menyoal Keakraban Kita

    • calendar_month Sen, 23 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Oleh : Dwi Ari Apriliani   Aku nyaris berkawan dengan kesendirian Tapi kamu baik, menjelma setenang mungkin Di setiap sudut pikiranku Kamu bukan segalanya, Tapi segalanya bisa diraih saat menggenggammu Bahkan semua mengangguk, Kamu jendela dunia Kamu lekat dengan segudang ilmu Berulang kali kumencoba meletakkan cinta di dalamnya Agar bebas berkumpul dengan paragrafmu Merasa nyaman […]

  • Sadar Pentingnya Protokol Kesehatan, Mahasiswa KKN Lakukan Aksi Blusukan  di Tengah Pandemi

    Sadar Pentingnya Protokol Kesehatan, Mahasiswa KKN Lakukan Aksi Blusukan di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 271
    • 0Komentar

    lpminvest.com- COVID-19 masih ada di negara Indonesia, terkhusus Kota Semarang, Jawa Tengah. Hal ini membuat Elisa Martha seorang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75 UIN Walisongo Semarang tergugah hatinya untuk memutus mata rantai COVID-19. Minggu, (18/10/2020). Dalam hal ini, sosialisasi penggunaan masker dan perawatan masker yang benar menjadi hal nomor wahid […]

  • Raih Skripsi Terbaik dengan Uninstall Rasa Malas Versi Muflihatul Qodriyah  

    Raih Skripsi Terbaik dengan Uninstall Rasa Malas Versi Muflihatul Qodriyah  

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 257
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dengan aktivitas kerja membuat  Muflihatul Qodriyah  harus menunda pembuatan skripsi. Justru penundaan ini membawanya untuk sandang skripsi terbaik tingkat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. “Saya kan akhir semester 7 mulai kerja freelance, cuma berlanjut gitu kontrak berapa bulan lanjut lagi jadi kesulitan bagi waktu. Pernah kerja sambil garap skripsi tapi […]

expand_less