Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » KKN MIT-DR Kelompok 6 Usung Webinar Stop Pernikahan Dini

KKN MIT-DR Kelompok 6 Usung Webinar Stop Pernikahan Dini

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
  • visibility 728
  • comment 0 komentar
Widayat Mintarsih Sedang Memaparkan Materi tentang Stop Pernikahan Dini

Widayat Mintarsih Sedang Memaparkan Materi tentang Stop Pernikahan Dini

lpminvest.com- Kamis, (15/7/2021) Kelompok 6 KKN MIT-DR UIN Walisongo Semarang tengah mengadakan webinar bertajuk “Stop Pernikahan Dini! Siapkan Generasi Muda yang Berencana.” Melalui Zoom Meeting, acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan di kalangan mahasiswa akan bahayanya pernikahan dini.

Pernikahan dini merupakan pernikahan/perkawinan yang melibatkan anak-anak berusia kurang dari 18 tahun. Baik antara anak dengan sesamanya, maupun pernikahan antara usia dewasa dengan seseorang yang berusia kurang dari 18 tahun. Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak, usia yang kurang dari 18 tahun itu masih tergolong anak-anak dan harus dilindungi. Maka dari itu, menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) idealnya suatu pernikahan adalah pada wanita yang telah berusia 21 tahun dan pria yang telah mencapai 25 tahun umumnya.

Berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 2019 bahwa perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 (sembilan belas) tahun. Undang-undang tersebut merupakan perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 1974 yang menimbang bahwa perkawinan pada usia anak menimbulkan dampak negatif bagi tumbuh kembang mereka. Selain itu, negara juga menjamin hak-hak anak.

“Peserta webinar di sini rata-rata sudah berusia 20 tahun ke atas, ya. Secara hukum dan kematangan psikologis, organ reproduksi, serta emosi sudah cukup untuk menikah,” ucap Widayat Mintarsih selaku narasumber pada webinar ini.

Ruangan Webinar via Zoom Meeting Ramai dengan Peserta

Ruangan Webinar via Zoom Meeting Ramai dengan Peserta

Pernikahan dini disebabkan oleh banyak faktor. Di antaranya: faktor tingkat pendidikan, pergaulan remaja dan anak, faktor ekonomi dan finansial, faktor budaya, dan faktor lain seperti MBA atau marriage by accident. Dampak yang ditimbulkan dari pernikahan dini juga beragam, seperti: angka kematian ibu dan bayi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kesehatan reproduksi, dan drop out.

“Seks bebas pada remaja bisa mengakibatkan pernikahan dini karena segera menikah untuk menutupi aib keluarga (kehamilan di luar nikah). Akibat yang ditimbulkan, dilihat dari aspek ekonomi adalah pemenuhan kebutuhan kehamilan dan gizi anak padahal belum siap secara finansial karena usianya,” tutur Widayat Mintarsih yang juga Sekretaris Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam UIN Walisongo.

Upaya Preventif yang Dapat dilakukan Mahasiswa KKN

Sosialisasi dan akses pendidikan menjadi penting bagi penghentian pernikahan dini yang ada di masyarakat. Apalagi selama pandemi covid-19 ini terjadi peningkatan yang signifikan yaitu 300 persen pada pernikahan dini di Indonesia. Mahasiswa KKN sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat perlu menggaungkan stop pernikahan dini.

“Peserta KKN stop pernikahan dini dan siap menjadi fasilitator untuk pencegahan dan penghentian pernikahan dini. Bisa menjadi penyuluh, pendamping, dan konselor bagi masyarakat. Konsul sebaya juga erat dengan anak muda sekarang padahal sudah disediakan tempat konseling di kampus. Tapi itu tidak apa-apa,” terang Widayat Mintarsih.

Di berbagai kampus maupun sekolah juga sudah banyak Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R). Bahkan di desa-desa atau puskesmas setempat. Selain itu ada Generasi Berencana (GenRe) dari BKKBN untuk memfasilitasi para remaja agar berperilaku dan hidup sehat untuk ketahanan generasi bangsa. Selain itu, GenRe dan PIK-R merupakan ajang meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia yang dibentuk dan dibina BKKBN.

“Webinar ini merupakan ajang pencerahan dan pengetahuan bagi remaja. Melihat pergaulan remaja zaman sekarang yang perlu atensi. Semoga dengan diadakannya webinar ini membuat pemikiran remaja terbuka dan berubah mengenai pernikahan dini,” kata Rangga selaku Ketua Koordinator kelompok 6 KKN MIT-DR. Nabilla_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lemang Siarang; Kelezatan dan Simbol Kerukunan Masyarakat Sumatra

    Lemang Siarang; Kelezatan dan Simbol Kerukunan Masyarakat Sumatra

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 1.268
    • 0Komentar

    Kita sudah sering mendengar bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya. Benar, bukan hanya kaya akan alamnya yang indah, kebudayaan, suku, dan bahasa yang beragam. Tapi makanan khas daerahnya pun terkenal kelezatannya bahkan diakui dunia. Sebagaimana yang dilansir dari m.detik.com bahwa tiga masakan Indonesia masuk dalam 50 daftar makanan terenak di dunia versi CNN periode 2017, […]

  • Sebulan Diterapkan, Sistem Kartu Parkir Dinilai Tak Efektif

    Sebulan Diterapkan, Sistem Kartu Parkir Dinilai Tak Efektif

    • calendar_month Ming, 22 Okt 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 746
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sebulan sejak pemberlakuan sistem parkir sentral, keefektifan sistem tersebut masih disanksikan oleh warga kampus UIN Walisongo Semarang. Sistem parkir sentral diberlakukan dengan membagikan kartu parkir kepada pengendara sepeda motor maupun pengendara mobil yang memasuki area kampus. Kebijakan tersebut untuk menindaklanjuti kasus pencurian sepeda motor yang terjadi bulan lalu di Parkiran Depan Kantor Fakultas Syariah […]

  • Mengenal Prasah, Tradisi Seserahan di Desa Sidigede Jepara

    Mengenal Prasah, Tradisi Seserahan di Desa Sidigede Jepara

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 2.079
    • 0Komentar

    Indonesia merupakan negara yang kaya, tak hanya terbatas pada sumber daya alam namun juga dikenal memiliki aneka ragam budaya, ras, suku bangsa, kepercayaan, agama, dan bahasa. Keanekaragaman ini merupakan wujud dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tapi tetap satu. Semboyan yang berasal dari bahasa Jawa Kuno tersebut menjelaskan bahwa keanekaragaman yang ada di […]

  • Si Kembar dengan IPK Sama, Kantongi Predikat Mahasiswi Terbaik

    Si Kembar dengan IPK Sama, Kantongi Predikat Mahasiswi Terbaik

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 784
    • 0Komentar

    lpm.invest.com- Wisudawati kembar dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam(FEBI) UIN Walisongo mendapatkan gelar sarjana terbaik di Program Studi  S1 Perbankan Syariah. Gelar ini diraih oleh Novatul Isrowiyah dan Nofiyatul Khoiriyah, saudara kembar yang memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sama yaitu 3,89 dengan predikat cumlaude. Senin, (18/11/2019). Tidak hanya itu, Novatul juga ternyata penerima bidik misi […]

  • Prodi Ekonomi Islam Luluskan Mahasiswa Semester Tujuh, Ternyata Cumlaude Semua

    Prodi Ekonomi Islam Luluskan Mahasiswa Semester Tujuh, Ternyata Cumlaude Semua

    • calendar_month Rab, 13 Jan 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 892
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Perhelatan sidang munaqosah Prodi Ekonomi Islam rampung digelar pada 30 Desember 2020. Melalui prosesi sidang dalam ruang maya ini, Prodi Ekonomi Islam luluskan 15 mahasiswa semester 7 dengan berpredikat cumlaude. Nama-nama mahasiswa tersebut antara lain Milhatun Nisa, Umair Abdullah Kholilurrahman, Yeni Rahayu, Dhea Aulia Damayanti, Itsna Tifani Barokatur Rizqoh, Arsakti Foreignyca Dewi, Sara Desmala, […]

  • Debat Terbuka Calon Rektor UIN Walisongo dengan Mahasiswa UIN Walisongo

    Debat Terbuka Calon Rektor UIN Walisongo dengan Mahasiswa UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 1.300
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW) Bidang Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Universitas Islam Negri (UIN) Walisonggo Semarang telah mengadakan acara debat untuk para  kandidat rektor yang akan memimpin periode selanjutnya, pada Selasa, (02/12/2025). UIN Walisongo memasuki fase penting dalam menentukan arah kepemimpinan baru. Menjelang pergantian rektor, mahasiswa diberikan ruang langsung untuk menilai gagasan, karakter, serta komitmen […]

expand_less