Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Announcement » Polemik JKN, Mandataris DEMA-U Bacakan Press Release di Hadapan Birokrasi

Polemik JKN, Mandataris DEMA-U Bacakan Press Release di Hadapan Birokrasi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 4 Jan 2018
  • visibility 525
  • comment 0 komentar
Sebelum pembacaan press release, Ane selaku perwakilan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memaparkan materi. Bertempat di Gedung Rektorat Lantai 3 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Kamis, (4/1/2018).

Sebelum pembacaan press release, Ane selaku perwakilan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memaparkan materi. Bertempat di Gedung Rektorat Lantai 3 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Kamis, (4/1/2018).

Lpminvest.com- Menindaklanjuti pengumuman nomor B-4285/Un.10.0/B1/KU.00.1/12/2017 tertangal 29 Desember 2017 tentang kewajiban melaporkan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasioal (JKN- red) secara online, maka pihak birokrasi UIN Walisongo Semarang adakan pertemuan terkait penjelasan teknis tentang Jaminan Kesehatan Nasional.  Acara dilaksanakan  di Ruang Sidang Rektorat Lantai 3, Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Kamis, (4/01/2017).

Acara yang berlangsung sejak pukul 09.10 tersebut dihadiri oleh berbagai elemen, yaitu tim BPJS kota Semarang, Wakil Rektor, Wakil Dekan, Kepala biro AAKK dan AUPK, Kepala PTIPD, Kepala Poliklinik, Kepala Bagian, Kasubag, Ketua Dema dan Senat Mahasiswa Universitas dan Fakultas, Lembaga Pers Mahasiswa serta tak ketinggalan Mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Dr. Bimantoro R, AAK selaku Kepala Cabang Semarang turut hadir dan memberikan penjelasan di acara tersebut. Ia menuturkan bahwa program JKN yang saat ini melibatkan mahasiswa merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah.

“Dengan adanya JKN ini, merupakan bentuk dukungan kita terhadap pemerintah, selain itu alasan penting bahwa jaminan kesehatan perlu dimiliki adalah tarif biaya kesehatan yang selalu mengalami peningkatan, dan pergeseran pola penyakit yang semakin banyak,” jelasnya.

Mini Riset Mandataris Dema Universitas

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh mandataris Dema Universitas tahun 2018 kepada seluruh mahasiswa UIN Walisongo terkait kebijakan JKN, terdapat sejumlah 1.623 partisipan. Dengan dibagi menjadi empat kategori; pertama partisipan mahasiswa tiap fakultas diperoleh  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (18,4%), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (18,2%), Fakultas Syariah dan Hukum (17,4%), Fakultas Sains dan Teknologi (14,6%), Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Ushuludin dan Humaniora, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik serta Fakultas Psikologi dan Kesehatan sebanyak (13,7%).

Kedua, Berdasarkan rincian semester diperoleh  semester satu sebanyak (36,1%), semester tiga (27,5%), semester lima (18,8%), semester tujuh (10,2%) dan sisanya (7,4%). Ketiga, berdasarkan kepemilikan kartu BPJS sebanyak 35,5% sudah memiliki dan 64,5% belum memiliki kartu BPJS. Keempat, berdasarkan golongan yang diikuti yaitu kelas 1 sebanyak (9,6%), kelas 2 (10,7%), kelas 3 (12,6%) dan sebanyak (67,1 %) belum memiliki.

Berdasarkan data survei tersebut disimpulkan bahwa mayoritas mahasiswa UIN Walisongo belum memiliki kartu jaminan kesehatan, sehingga dengan adanya peraturan baru birokrasi mandataris Dema Universitas selaku perwakilan dari mahasiswa menyampaikan press release yang berisi; pertama, Bahwa tidak ada hubungan antara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan kebutuhan akademik, bahwa mahasiswa tidak dapat dipaksa dalam pembuattan kepesertaan JKN mengingat tidak semua mahasiswa atau wali mahasiswa sepakat dengan adanya JKN. kedua, Kami meniolak pembuatan kepesertaan JKN yang diberlakukan terhadap mahasiswa 2017, 2016, 2015, 2014, 2013, 2012, 2012, dan 2011.

Pasca penyampaian press release yang berisi penolakan dan rekomendasi di akhir acara tersebut, pihak birokrasi belum bisa memberikan tanggapan dan keterangan lebih lanjut. (Ulia-[i]).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dekan FEBI: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-kupu!

    Dekan FEBI: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-kupu!

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 607
    • 0Komentar

    Lpminvest.com-Lembaga pers mahasiswa (LPM) Invest Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang gelar acara sarasehan di belakang Kantor Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI), bersama Imam Yahya selaku dekan FEBI pada senin sore (21/09/15). Dengan datangnya Dekan FEBI tersebut, berhasil menarik simpatik dari setiap Mahasiswa Baru (Maba) 2015 UIN Walisongo untuk mengikuti acara tersebut sampai selasai. […]

  • Raih IPK 3.88, Septi Kumala Dewi Buktikan Organisasi dan Prestasi Akademik Bisa Berjalan Serasi

    Raih IPK 3.88, Septi Kumala Dewi Buktikan Organisasi dan Prestasi Akademik Bisa Berjalan Serasi

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 164
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sabtu, (21/05/2026) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan wisuda Sarjana (S1), Magister (S2), Doktor (S3). Bertempat di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, periode ini meluluskan 15 wisudawan terbaik dari 8 fakultas termasuk progam pascasarjana (S3)              Septi sukses menuntaskan masa studinya dengan menorehkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) […]

  • Sampaikan Rencana Blended Learning, Unit Pengelola Prodi AKS Gelar Ngobrol Gayeng Virtual dengan Orang Tua Mahasiswa

    Sampaikan Rencana Blended Learning, Unit Pengelola Prodi AKS Gelar Ngobrol Gayeng Virtual dengan Orang Tua Mahasiswa

    • calendar_month Rab, 11 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 540
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Unit Pengelola Program Studi (Prodi) Akuntansi Syariah (AKS) UIN Walisongo Semarang menggelar acara bertajuk “NGOBROL GAYENG : Unit Pengelola Program Studi dengan Orang Tua/Wali Mahasiswa Akuntansi Syariah”. Acara diikuti 125 Wali Mahasiswa Akuntansi Syariah. Rabu, (11/11/2020). Ratno Agriyanto selaku Kepala Program Studi Akuntansi Syariah menyampaikan pentingnya dukungan Wali Mahasiswa dalam kegiatan belajar Mahasiswa. […]

  • Sidang Paripurna I Ormawa FEBI, Hasilkan Program Kerja

    Sidang Paripurna I Ormawa FEBI, Hasilkan Program Kerja

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 526
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sidang paripurna I Rapat Kerja Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berlangsung di Laboratorium Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK). Sidang ini dihadiri oleh lembaga intra maupun UKM FEBI. Selasa, (25/2/2020). Adapun lembaga intra yang hadir yaitu Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FEBI, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam, S1 Perbankan Syariah, […]

  • Ramai Tagar Dijebak UIN WS, Bentuk Kekecewaan terhadap Kampus Kemanusiaan Walisongo

    Ramai Tagar Dijebak UIN WS, Bentuk Kekecewaan terhadap Kampus Kemanusiaan Walisongo

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 695
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Selasa (19/7/2022) jagat Twitter dihebohkan dengan tagar dijebak UINWS. Tagar ini terus ditulis oleh mahasiswa UIN Walisongo Semarang sebagai aksi protes atas turunnya Surat Keputusan (SK) Rektor UIN Walisongo Semarang Nomor 2138/Un.10.0/R.1/KM.02.05/06/2022 tentang Penetapan Penempatan Mahasiswa yang Diterima Melalui Jalur UM-PTKIN Tahun Akademik 2022/2023 pada Ma’had Al Jami’ah UIN Walisongo Semarang. Keputusan Rektor tersebut berisi […]

  • Asal Muasal Musik dan Eksistensinya di Tengah Pandemi

    Asal Muasal Musik dan Eksistensinya di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Aku pernah sejenak ikut berdiri di kerumunan ribuan pasang kaki hanya untuk menikmati alunan syair yang berirama. Meskipun di kampus yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), tapi seni tetaplah mengalir tanpa batasan. Musik itu universal, mampu menyatukan berbagai golongan serta diterima oleh pasang telinga dimanapun. Sopo sing kuat nandhang kahanan, sopo sing ora […]

expand_less