Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Asal Muasal Musik dan Eksistensinya di Tengah Pandemi

Asal Muasal Musik dan Eksistensinya di Tengah Pandemi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
  • visibility 799
  • comment 0 komentar
Oleh: Dwi Ari A. Sumber gambar : depositphotos.com

Oleh: Dwi Ari A.
Sumber gambar : depositphotos.com

Aku pernah sejenak ikut berdiri di kerumunan ribuan pasang kaki hanya untuk menikmati alunan syair yang berirama. Meskipun di kampus yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), tapi seni tetaplah mengalir tanpa batasan. Musik itu universal, mampu menyatukan berbagai golongan serta diterima oleh pasang telinga dimanapun.

Sopo sing kuat nandhang kahanan, sopo sing ora kroso kelangan, ditinggal pas sayang-sayange, pas lagi jeru-jerune, koe milih dalan liyane.

Potongan lirik di atas semoga tidak menggambarkan hati sobat di tengah pandemi, hihi. Kenagan sing wis tak lakoni, tak simpen ning njero ati. Jangan sengaja melupakan kenangan, apalagi ukiran sejarah yang menjadi cikal bakal sebuah musik. Dalam bidang musik, sejarah peradaban Islam mencatat ada nama yang popular di dalamnya yaitu Abu Yusuf Yaqub Ibn Ishaq as-Sabbah al-Kindi (801 M- 873 M) dan Nasir Muhammad bin al-Farakh al-Farabi (870 M-950 M).

Banyak karya yang sudah diciptakan oleh al-Kindi antara lain di bidang metafisika, logika, matematika, fisika, astrologi, psikologi, musik, dan lainnya. Kindi diyakini sebagai tokoh musik pertama dengan teorinya yang membahas tentang konotasi kosmologikal musik. Dalam laman republika.com disebut bahwa al-Kindi memanfaatkan music sebagai media terapi untuk menghilangkan penyakit. Ada 15 karya, dan salah satu yang terkenal yaitu berjudul  musiq.

Lain hal dengan al-Farabi yang mengabadikan pengetahuannya dalam kitab khusus berjudul Kitabu al-Musiq al-Kabir. Kitab ini membahas tentang sistem pitc atau tinggi rendah nada dalam suatu bunyi dan getaran yang dihasilkan oleh instrument maupun suara manusia. Pembahasan dalam kitab yang tidak kalah penting yakni terkait daya magic music yang mampu memengaruhi dan mengendalikan aktivitas pendengar. Misal ketika musik dengan lantunan nada sedih maka pendengar secara tidak sadar akan turut merasakan kesedihan.

Di Indonesia, musik masuk dalam bagian industri kreatif yang peranannya menduduki posisi signifikan. Data dari Departemen Perdagangan Republik Indonesia dalam agenda Konvensi Pengembangan Ekonomi Kreatif 2009-2015 yang diselenggarakan pada Pekan Budaya Indonesia 2008 disebutkan bahwa kontribusi ekonomi kreatif 6,3 persen Produk Domestik Bruto (PDB) atau senilai Rp 104,73 T.

Di tengah pandemi, mungkin kita cukup hiburan dengan bermain game, mendengarkan musik, dan menonton film. Lalu, bagaimana nasib mereka yang selama ini berada di balik layar? Bagaimana mereka menjalankan industri hiburan agar tetap kreatif, sedangkan social distancing menghantui setiap langkah? Ketika membicarakan bidang musik, tentu para musisi Indonesia kehilangan sumber pendapatan ratusan juta yang biasa mengalir ketika mereka menghibur di atas panggung. Keadaan seperti ini akan menuntut para musisi semakin kreatif untuk memperoleh pendapatan, baik dengan cara menggelar konser melalui facebook ataupun instagram lalu tip via aplikasi layanan kirim uang seperti venom atau quickpay.

Segala yang ada di bumi termasuk musik, memiliki manfaat seperti yang ditegaskan oleh kedua tokoh, yakni bukan hanya sekedar hiburan. Namun sekarang ini, musik lebih identik dengan seni hiburan yang memiliki nilai ekonomis. Bahkan banyak tercipta lapangan pekerjaan yang sering kita temui di media sosial, meng-cover lagu salah satunya. Namun lagu asli tetap terbaik, karena ada nilai-nilai kreatif dalam proses pembuatannya. Tetap semangat berkarya di industri kreatif, karena ide tergolong ekslusif untuk ditiru.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Expo UKM-UKK Warnai PBAK Hari Kedua di FEBI

    Expo UKM-UKK Warnai PBAK Hari Kedua di FEBI

    • calendar_month Kam, 4 Agu 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 699
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Hari kedua Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo Semarang diwarnai expo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat fakultas. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara daring, expo UKM kali ini digelar secara tatap muka. Expo UKM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sendiri berlokasi di lapangan FEBI pada Kamis, (4/8/2022). Expo UKM mendapatkan […]

  • Perjuangan Cinta Yang Tulus

    Perjuangan Cinta Yang Tulus

    • calendar_month Sel, 3 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 1.081
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul film        : Until Tomorrow Tanggal rilis     : 29 September 2022 (Indonesia) Sutradara        : Hadrah Daeng Ratu Sinematografi  : Adrian Sugiono Editor               : Wawan I. Wibowo Penata musik   : Joseph S. Djafar Penulis             : Evelyn Afnilia Sinopsis Film Film yang bertajuk Until Tomorrow berkisah […]

  • Kelas Menengah dan Ketimpangan Ekonomi 

    Kelas Menengah dan Ketimpangan Ekonomi 

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    Muhamad Chatib Basri memulai opininya dengan mengamati gelombang protes yang melanda berbagai negara pada tahun 2019, dari Hong Kong hingga Lebanon. Meskipun pemicu spesifiknya beragam, ia menegaskan bahwa semua kejadian tersebut berakar pada masalah yang sama: ketimpangan ekonomi yang kian parah. Ia menyoroti penelitian Lakner dan Milanovic yang menunjukkan pola distribusi pendapatan dunia menyerupai “belalai […]

  • Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

    Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

    • calendar_month Ming, 2 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 856
    • 0Komentar

        Salah satu problem mendasar yang dialami masyarakat sampai saat ini adalah persoalan kemiskinan. Kemiskinan dan ketimpangan sosial masih menjadi permasalahan krusial. Bahkan, di negara maju sekalipun tidak terlepas dari persoalan kemiskinan. Pemerintah Indonesia khususnya, saat ini masih terus berupaya untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan permasalahan sosial lainnya. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka […]

  • Untung Berlipat Berkat Car Free Day

    Untung Berlipat Berkat Car Free Day

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 850
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Banyak warga Semarang yang beraktifitas di Jalan Lingkar Simpang Lima Semarang menyambut acara yang hanya sekali dalam satu Minggu, Car Free Day. Mulai dari warga yang berolah raga hingga warga yang berjualan. Minggu, (7/3/2015). Tutik, memanfaatkan momen tersebut untuk mencari uang. Ia menjual dagangannya mulai dari pukul 07.00 sampai dengan pukul 09.00 WIB. Setiap […]

  • Aldha Wisudawan Pertama FDK yang Lulus Tanpa Skripsi

    Aldha Wisudawan Pertama FDK yang Lulus Tanpa Skripsi

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 781
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aldhania Uswatun Hasanah yang kerap dipanggil Aldha. Merupakan wisudawati asal Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negri (UIN) Walisongo Semarang jurusan Manajemen Haji & Umroh (MHU) berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik sebesar 3,91. Ia merupakan angkatan pertama yang lulus menggunakan artikel jurnal. Penelitiannya berjudul “Kolonialisasi Gelar Haji Inisiasi Belanda Waspadai Perlawanan […]

expand_less