Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Menelisik Peluang di Dalam Tantangan

Menelisik Peluang di Dalam Tantangan

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
  • visibility 686
  • comment 0 komentar
Oleh : Shofiatun (Kru LPM Invest 2018)

Oleh : Shofiatun (Kru LPM Invest 2018)

Berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Gotong-royong, begitulah makna yang tersirat ketika mendengar peribahasa tersebut. Peribahasa yang amat populer dan tentu sudah tidak asing lagi ditelinga. Alih-alih gotong-royong sudah dikenalkan sejak masih dini bagi masyarakat Indonesia. Bahkan sejarahpun banyak mencatat kekuatan dari gotong-royong tersebut.

Di masa pandemi yang masih saja menetap ini telah merisaukan dunia tak terkecuali Indonesia. Wabah yang sering disebut virus corona/ covid’19 itu telah menjadi polemik tersendiri bagi setiap negara. Begitu pula dengan negara Indonesia, tentu terdapat dampak yang ditimbulkan akibat munculnya virus ini.

corona virus disease 2019 (COVID-19) merupakan virus yang menginfeksi saluran napas atas dan bawah; serta dapat mengakibatkan gagal napas berat yang terjadi dengan cepat, diikuti gagal banyak organ tubuh dan berakibat kematian. Dikutip dari yankes.kemkes.go.id Jum’at, (29/06/2020).

Data terupdate pada akun @BNBP_Indonesia per 01/07/2020, tercatat sebaran virus corona di Indonesia menunjukkan total keseluruhan kasus 57.770 jiwa yang berarti meningkat sebanyak 1.293 jiwa, pasien sembuh bertambah 789 jiwa yang berarti total pasien sembuh 25.595 jiwa, dan sebanyak 2.934 jiwa dinyatakan meninggal dunia itu berarti terjadi penambahan 58 jiwa dari pengumuman di hari sebelumnya.

Disisi lain, Virus ini juga berdampak besar bagi perekonomian Indonesia. Berita terbaru dari m.bisnis.com menyampaikan bahwa Bank Indonesia (BI) mencatat posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada bulan April 2020 sebesar US$ 400,2 miliar. ULN ini tumbuh 2,9 persen atau lebih tinggi apabila dibandingkan dengan pertumbuhan ULN bulan Maret 2020 sebesar 0,6 persen.

Indikasi awal krisis ekonomi terlihat dari melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2020. Pada periode tersebut pertumbuhan ekonomi hanya 2,9%, padahal dalam keadaan normal pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu di atas 5%. Data yang sama juga telah dipaparkan oleh Kepala Negara Indonesia di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Selasa, (30/6).

Sikap gotong-royong amat diperlukan dalam melawan covid’19 ini. Orang kaya membantu orang miskin, yang punya membantu yang kekurangan, yang mudah membantu yang kesulitan dan begitu seterusnya saling mengulurkan tangan, karena memang tanpa adanya visi yang searah maka segala upaya akan lemah dan sulit. Masyarakat Indonesia perlu memiliki tujuan yang sama guna melawan covid’19 ini.

Hal utama yang perlu ditingkatkan yaitu pentingnya protokol kesehatan. Kesadaran masyarakat yang masih minim tentu menjadi PR bersama bagi kita semua. Anjuran demi anjuran untuk tetap dirumahaja, jaga jarak, cuci tangan, menjaga kebersihan, menghindari kerumunan dan social distancing masih saja terngiang berlalu lalang dan belum tertanam kokoh dalam diri masing-masing. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah diterapkan sebagai bentuk upaya pemerintah dalam membatasi aktivitas masyarakat, hingga saat ini perlahan telah memasuki new normal. New normal sendiri merupakan tatanan baru yang mengharuskan setiap masyarakat menjaga produktivitas di tengah pandemi virus corona/Covid’19 ini. Namun, tetap saja semua kembali kepada pribadi masing-masing dalam meningkatkan kesadaran pentingnya protocol kesehatan tersebut.

Adanya wabah ini tentu berdampak bagi segala lapisan masyarakat. Banyak yang kehilangan mata pencaharian, menurunnya pendapatan, aktivitas terbatasi, hingga jauh dari keluarga maupun saudara. Bahkan, diterapkannya new normal tetap saja akan berpengaruh bagi perekonomian masyarakat karena kuota bagi konsumen berkurang, pengunjung dibatasi, minat pembeli rendah dan lain sebagainya.

Lantas bagaimana upaya yang tepat dalam menangkal semua itu? Tentu, kita perlu lebih jeli dan kreatif dalam menelisik peluang-peluang yang terdapat di dalamnya. Tanpa mengabaikan social distancing, aktivitas masyarakat masih dapat berjalan. Hanya saja, perlu modifikasi dalam teknis pelaksanaannya. Para pengusaha perlu mengubah pelaksanaan dari yang offline menjadi virtual/online. Dengan bisnis secara online, penerapan sosial distancing tidak terlanggar dan cakupan bisnisnya pun luas. Para pengusaha tetap bisa memanfaatkan tempat usahanya untuk konsumen dalam skala kecil dan mengoptimalkan pelaksanaan secara online dengan terus melakukan inovasi-inovasi baru. Dengan begitu, tidak akan terjadi penurunan konsumen maupun berkurangnya pendapatan akibat social distancing.

Selain dunia usaha, aktivitas-aktivitas lain juga terus berinovasi guna menerapkan pelaksanaan yang tepat dan aman. Misalnya saja dalam pelaksanaan membayar pajak. Direktorat Jenderal Pajak telah resmi meluncurkan Single Login, yaitu layanan digital yang mempermudah wajib pajak dalam mengakses insentif PPh Pasal 21 DTP, PPh Pasal 22 impor, PPN impor, pengurangan angsuran PPh Pasal 25 serta pengajuan surat keterangan bagi UMKM dengan sekali akses. Hal sama berkaitan dengan Single Login juga telah diperjelas dalam www.pajak.co.id. Dengan adanya layanan digital tersebut tentu saja mempermudah semua pihak. Wajib pajak tidak perlu ke kantor pajak, tidak perlu berkerumun, mengantri, serta lebih cepat, efektif dan efisien.

Dengan hadirnya layanan digital, harapannya segala aktivitas masyarakat dapat tetap berjalan dengan lebih mudah dan aman. Segala aktivitas diupayakan agar dilakukan secara online misalnya pemesan, pembelian, pembayaran,pemasaran produk dan lain sebagainya.

Dengan terus mengasah kemampuan diri dan menumbuhkan jiwa kreatif maka diharapkan masyarakat dapat menggali ide-ide baru dalam memanfaatkan peluang yang ada. Bisnis menjadi salah satu solusi utama yang banyak diincar oleh masyarakat. Tanpa menutup diri dan terus berupaya mengikuti perkembangan zaman, maka berbisnis dan memadukannya dengan kecanggihan layanan digital dapat menjadi salah satu pilihan dalam bertahan hidup serta melawan situasi terpuruk yang sedang terjadi saat ini.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semnas KOBI; Kembangkan Jiwa Kepemimpinan Berbisnis dan Berwirausaha

    Semnas KOBI; Kembangkan Jiwa Kepemimpinan Berbisnis dan Berwirausaha

    • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 494
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pengetahuan dan kemampuan seseorang dalam berwirausaha yang dimulai sejak perkuliahan merupakan salah satu modal bagi seseorang yang ingin berwirausaha atau menjadi pebisnis. Kemampuan berwirausaha bisa dipengaruhi oleh bakat. Namun, bisa juga melalui pengalaman atau pelatihan terkait kewirausahaan.   Untuk itu, Komunitas Bisnis (KOBI) Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) mengadakan Seminar Nasional Kewirausahaan dengan tema […]

  • Peran Mahasiswa dalam Membangun Perekonomian Bangsa

    Peran Mahasiswa dalam Membangun Perekonomian Bangsa

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 849
    • 0Komentar

    Tingkat perekonomian di Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat. Upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan kini mulai menuai hasil. Berbagai upaya yang dilakukan salah satunya adalah mencanangkan beberapa program yang mendukung masyarakat dalam berwirausaha. Program tersebut bertujuan untuk mendorong masyarakat khususnya para generasi muda agar lebih produktif dalam mengolah Sumber Daya Alam (SDM) dan membuka […]

  • Business Action Jadi Cerita Profit Ala Magang Mahasiswa Prodi EI

    Business Action Jadi Cerita Profit Ala Magang Mahasiswa Prodi EI

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 623
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mahasiswa prodi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang tengah proses menyelesaikan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 22 juni samapi 21 Agustus 2020 nanti. Ada tiga alternatif tugas pengganti PPL ini, akan tetapi business action lebih menarik untuk diketahui perkembangannya. Jumat, (24/7/2020) Adapun alternatif tugas pengganti PPL […]

  • KKL Ekonomi Islam, Menilik Sisi Wisata Edukasi dan Lingkungan Pod Chocolate Bali

    KKL Ekonomi Islam, Menilik Sisi Wisata Edukasi dan Lingkungan Pod Chocolate Bali

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 619
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mata pencaharian utama masyarakat Pulau Bali yaitu bidang pariwisata. Bukan hanya sekedar wisata alam, melainkan wisata kuliner, religi, edukasi, sampai wisata lingkungan. Tim Kuliah Kerja Lapangan (KKL) program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang hari kedua ini melanjutkan kuliah lapangan, salah satunya ke wisata lingkungan yaitu Pod Chocolate […]

  • bearo w porównaniu do innych platform"> Zalety i wady <a href=bearo w porównaniu do innych platform">

    bearo w porównaniu do innych platform">Zalety i wady bearo w porównaniu do innych platform

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Key facts: Min deposit 10 PLN | Wagering 37x | Avg RTP 96.3% | Payouts 23-47h | 1,840 gier Bears Casino, now prominent w polskim rynku, przyciąga graczy swoją ofertą. Jednak jak wypada na tle innych platform? Analizując RTP, warunki bonusowe i wymagania dotyczące obrotu, zyskujemy lepszy obraz tego, co oferuje Bearo. Jak wygląda RTP […]

  • Raih Skripsi Terbaik dengan Uninstall Rasa Malas Versi Muflihatul Qodriyah  

    Raih Skripsi Terbaik dengan Uninstall Rasa Malas Versi Muflihatul Qodriyah  

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 483
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dengan aktivitas kerja membuat  Muflihatul Qodriyah  harus menunda pembuatan skripsi. Justru penundaan ini membawanya untuk sandang skripsi terbaik tingkat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. “Saya kan akhir semester 7 mulai kerja freelance, cuma berlanjut gitu kontrak berapa bulan lanjut lagi jadi kesulitan bagi waktu. Pernah kerja sambil garap skripsi tapi […]

expand_less