Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 22 Des 2016
  • visibility 718
  • comment 0 komentar

gambar umkm

Ekonomi kreatif merupakan solusi tantangan menghadapi pasar bebas ASEAN. Solusi tersebut menjadi salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang tak lepas dari jantungnya perekonomian Nusantara. Bahkan, ekonomi kreatif sudah saatnya menjadi tulang punggung dalam perekonomian nasional. Kemajuan bidang ini menyumbangkan energi kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui ekonomi kreatif terlahirlah lapangan kerja, produk- produk yang memiliki nilai jual tinggi, pengusaha muda kreatif, dan maksimalnya pemberdayaan masyarakat Indonesia. Sehingga Indonesia mampu bersaing dalam gempuran perekonomian global yang semakin ketat.

Berprinsip dari pemberdayaan manusia dan alam, adanya pemberdayaan ekonomi kreatif dapat berkontribusi membantu tugas pemerintah dalam penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Menjadi pelaku ekonomi kreatif tak perlu banyak syarat, cukup berbekal pada ide dan kreativitas. Sehingga hampir di seluruh penjuru dunia, ekonomi kreatif menjadi andalan untuk memajukan perekonomian.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) salah satu usaha yang saat ini menjadi instrumen untuk mengembangkan ekonomi kreatif, walaupun masih dalam tingkat lokal. UMKM dalam upaya menggandeng ekonomi kreatif diharapkan Indonesia tidak semata-mata menjadi objek pasar, tetapi juga mampu menjadi pemain. Jumlah UMKM di Indonesia pun semakin banyak. Ketika menjabat sebagai Menteri koperasi dan UMKM syarif Hasan menuturkan angka 56,5 juta unit, 98,9% diantaranya usaha mikro (Suara merdeka, 31/8/15). Jumlah UMKM yang semakin banyak itu membuktikan bahwa adanya peran besar dan respon positif dari pelaku UMKM yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Karena, disamping UMKM mampu menyediakan lapangan pekerjaan, sektor tersebut juga sebagai ajang peluang kemandirian ekonomi lokal.

Tidak dapat diragukan lagi bahwa UMKM memberikan kontribusi besar bagi bergulirnya roda ekonomi negara. Bukan sekedar alasan tersebut, melainkan sektor ini juga memiliki fleksibilitas dalam operasionalnya. Sehingga dapat cepat merespon pada segala perubahan, misalnya trend produk, pergeseran selera konsumen, dan lain sebagainya. Selain itu, UMKM lebih cepat menciptakan produk- produk yang inovatif. Ditambah lagi, UMKM memiliki kemampuan untuk fokus pada sektor yang lebih spesifik tanpa adanya tuntutan untuk mendapatkan kuantitas penjualan dalam skala yang sangat besar guna mencapai titik baliknya (break even point/ BEP). Misalnya, usaha kerajinan rumahan bisa fokus pada satu jenis kerajianan saja, dimana dia cukup melayani permintaan pasar hanya satu jenis produk saja untuk mendapatkan laba. Lain halnya pada industri kerajinan dalam skala besar yang dituntut untuk mengerahkan biaya sewa gedung dan gaji bagi karyawan dalam jumlah yang besar, sehinggga selalu diharuskan untuk dapat menjual produknya dalam skala besar juga guna menutup biaya operasionalnya.

Bukti lain dari peranan strategis sektor UMKM yakni kemampuan sektor ini menjadi pilar utama ekonomi Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2005, jumlah UMKM mencapai 42,39
juta unit atau sekitar 99,85% dari total unit usaha di Indonesia dan mampu menyerap lebih kurang 99,45% lapangan kerja dari total sekitar 76,54 juta pekerja. Hal tersebut, menunjukkan bahwa perlunya upaya untuk memajukan dan mengembangkan sektor UMKM, agar dapat menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja yang ada. Hingga pada akhirnya
dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia.

oleh : Niswatin Ma’rifah (Kru LPM Invest)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Flashmob Color Fun Meriahkan Acara Penutupan PBAK 2022

    Flashmob Color Fun Meriahkan Acara Penutupan PBAK 2022

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 820
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Jumat, (5/8/2022) hari terakhir Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2022 UIN Walisongo diselenggarakan secara meriah. Flashmob color fun, senam bersama serta menyanyikan jingle PBAK mewarnai acara di puncak PBAK tahun ini. Mahasiswa baru (maba) diajak bersenang-senang dengan acara yang dipenuhi dengan hiburan sekaligus menjadi momen yang akan dikenang kelak. Lapangan utama Kampus III […]

  • Meningkatkan Performance Melalui Beauty Class

    Meningkatkan Performance Melalui Beauty Class

    • calendar_month Rab, 5 Okt 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 786
    • 0Komentar

    lpminvest.com­-Dalam rangka membekali mahasiswa D3 Perbankan Syari’ah Magang di lembaga-lembaga keuangan, pihak Jurusan dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) D3 Perbankan Syari’ah UIN Walisongo Semarang menggelar acara Beauty Class di Auditorium II lantai 2 Kampus I. Senin, (03/10/16). Acara yang mengusung tema “Ceramah Kepribadian Etika dan Etiket Dunia Kerja” ini bekerja sama dengan PT. Rembaka La […]

  • Maya Sofiah, PU LPM Invest Menjadi Wisudawan Terbaik

    Maya Sofiah, PU LPM Invest Menjadi Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Ming, 20 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 706
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang mewisuda 966 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan diploma, sarjana, magister dan doktor. Bertempat di Auditorium II Kampus 3. Kamis, (27/07/17). Berdasarkan Surat Keputusan Rektor (SK) Nomor 297 tahun 2017, disebutkan 10 wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Salah satu diantaranya adalah Maya Sofiah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam program […]

  • Membludak, Peserta Stadium General Duduk Lesehan

    Membludak, Peserta Stadium General Duduk Lesehan

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 744
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Nyanyian lagu Hanya Ingin Kau Tahu dari Republik Band terdengar menggema dalam Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang. Nyanyian lagu yang dibawakan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro, Suharmono, menjadi pengantar dimulainya Stadium General yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo. Para peserta pun berteriak heboh […]

  • Pelayanan Pas Pelanggan Puas

    Pelayanan Pas Pelanggan Puas

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 700
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mahasiswa UIN Walisongo Semarang rela antre berdesakan pagi-pagi di Warung Makan Pak Nur Fuad, Jl. Tanjungsari Rt 7 Rw V, Tambakaji, Ngaliyan. Mereka mengantre demi mendapat sebungkus nasi rames untuk sarapan. Minggu, (12/3/17). Warung bercat orange yang sudah berdiri sejak 2008 ini menjadi destinasi favorit mahasiswa dalam mencari makan. Pasalnya, selain tempatnya yang strategis […]

  • Syarat Pengumpulan Persyaratan KKN Dua Hari Saja, Mahasiswa: Tidak Masuk Akal

    Syarat Pengumpulan Persyaratan KKN Dua Hari Saja, Mahasiswa: Tidak Masuk Akal

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.105
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Rabu, (19/8/2020) tidak ada alasan untuk UIN Walisongo semarang libur Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tengah pandemi Covid-19. Pengumuman calon peserta KKN Reguler dari Rumah Angkatan 75 dapat dilihat di  surat edaran Nomor B-0932/Un.10.0/L.1/PP.06/08/2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M). Total sementara peserta KKN yaitu 2.130 mahasiswa, dengan rincian 548 mahasiwa FITK, 379 FSH, […]

expand_less