Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Menyiapkan Masa Depan Lulusan Sarjana

Menyiapkan Masa Depan Lulusan Sarjana

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 31 Okt 2019
  • visibility 339
  • comment 0 komentar
Alief Nurrohman Kru LPM Invest, Jurusan Ekonomi Islam 2017

Alief Nurrohman Kru LPM Invest, Jurusan Ekonomi Islam 2017

Jika sudah lulus kuliah, kamu harus bisa mendapat pekerjaan yang lebih baik dibanding Bapak dan Ibuk.

Mungkin sepenggal ucapan tersebut pernah diterima oleh sebagian besar mahasiswa. Bahkan tak jarang menjadi motivasi yang terngiang sepanjang kurun waktu perkuliahan. Memang, mengenyam bangku perkuliahan merupakan tanggung jawab juga beban moral yang mendalam.

Tanggung jawab moral tersebut yang menjadikan lumrah, jika kadang terbesit keinginan untuk bisa mandiri secara finansial. Itung-itung latihan untuk masa depan dan tentunya meringankan beban orang tua mencari uang untuk kiriman. Terlebih sebagai mahasiswa dari jurusan ekonomi, harusnya sudah mulai menyelaraskan stereotip khalayak dengan pembuktian di masa mendatang.

Di Indonesia sendiri, tidak sedikit perguruan tinggi dengan jurusan ekonomi dan seperangkat disiplin ilmu yang serahim dengan ekonomi (ekonomi pembangunan, perbankan, akuntansi dsb). Namun pada kenyataannya juga tidak sedikit lulusan yang berakhir bukan pada orientasinya, mirisnya malah ke lini manapun tidak (pengangguran).

Belum lama pada Februari 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis kondisi ketenagakerjaan Indonesia. Kondisinya menunjukkan bahwa angka pengangguran turun menjadi 5,01 persen atau berkurang 50 ribu jiwa selama satu tahun terakhir. Jadi dapat disimpulkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) per Februari 2019 berjumlah 6,82 juta jiwa.

Meskipun demikian secara agregat angka pengangguran menurun, tapi jika dilihat dari tingkat pendidikannya malah justru lulusan diploma dan universitas yang makin banyak tidak bekerja. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yang dirasa menyebabkan peningkatan pengangguran terdidik tersebut.

Pertama karena keterampilan tidak sesuai kebutuhan, kedua karena ekspektasi penghasilan dan status lebih tinggi, ketiga karena penyediaan lapangan kerja terbatas. Sedangkan jika melihat mereka yang berpendidikan rendah malah cenderung lebih menerima pekerjaan apapun, sehingga hal inilah yang menyebabkan kenapa angka pengangguran tertinggi diisi oleh mereka yang berpendidikan tinggi  dibanding yang berpendidikan rendah.

Mulai Berkarya Sejak Mahasiswa

Berbicara mengenai peluang, era disruption kini secara tidak langsung membuka akses ke lini manapun. Terlepas dari pengaruh negatifnya, peluang untuk berbisnis pun sangat besar. Bygrave (1994) menyatakan bahwa wirausahawan (entrepreneur) adalah seseorang yang mampu melihat peluang dan berusaha menciptakan cara untuk mendapatkan hasil dari peluang tersebut (Walipah, Nani, 2016).

Memang benar, jika para mahasiswa pascalulus sepatutnya tidak hanya berorientasi mencari kerja saja, melainkan juga harus menciptakan lapangan pekerjaan. Dalam hal ini, sedikit demi sedikit mencoba berwirausaha ialah hal yang paling tepat. Berjualan di kantin, membuka jasa preorder, kulakan (membeli barang dengan skala besar lalu dijual kembali), dan mungkin masih banyak lagi jenis usaha yang cocok bagi kalangan mahasiswa.

Banyak contoh orang yang sukses di usia muda, dan yang lebih keren, mereka membuka pekerjaan bagi orang yang lebih tua darinya. Kondisi tersebut bukan semata-mata didapat secara instan dan tidak membutuhkan waktu yang lama, melainkan buah dari jatuh bangunnya usaha, menahan lapar karena tidak balik modal, hingga cibiran yang sudah seperti sarapan.

Ada beberapa tokoh inspiratif terkait wirausaha, mengutip dari liputan6.com, orang yang sukses di usia muda, diantaranya yaitu: Nadiem Makarim (CEO GoJek), Ahmad Zaky (CEO Bukalapak), Ferry Unardi (CEO Traveloka) dan masih banyak lagi. Dengan ini teman-teman mahasiswa seharusnya bisa termotivasi agar terus berkarya dan berusaha agar mandiri secara finansial.

Sederhananya, mulailah dan jangan hiraukan orang lain berpendapat apa tentang usahamu. Jika boleh mengutip quotes dari CEO Bukalapak, “Jangan terlalu lama menunggu waktu dan terbuang sia-sia untuk mencari inspirasi. Mulailah, inspirasi akan datang kepadamu”.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wadek III Baru FEBI Tekankan Kerjasama antar Ormawa FEBI

    Wadek III Baru FEBI Tekankan Kerjasama antar Ormawa FEBI

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Perkenalan dan koordinasi antara Wakil Dekan (WD) III baru, Saekhu dengan kader lembaga kemahasiswaan dan Unit Kegiatan Mahahasiswa (UKM) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berlangsung di Gedung H3. Petemuan perdana ini juga dihadiri oleh Khoirul Anwar selaku  demisioner WD III serta Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan FEBI Muhaemin. Rabu, (5/9/2019). Bagi Saekhu, kontribusi Unit […]

  • Bakti Mahasiswa Bidikmisi UIN Walisongo, Tanam 300 Pohon

    Bakti Mahasiswa Bidikmisi UIN Walisongo, Tanam 300 Pohon

    • calendar_month Jum, 6 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 396
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Bakti Mahasiswa Bidikmisi untuk Hijau Kampusku UIN Walisongo ialah tajuk agenda pananaman 300 pohon buah. Kegiatan diikuti oleh 263 mahasiswa bidikmisi angkatan 2019 yang terdiri dari delapan fakultas. Area penanaman pohon yakni di sekitar gedung Rektorat baru kampus 3 UIN Walisongo Semarang (ISDB). Jumat (6/12/2019). “Kegiatan ini sangat monumental untuk masa depan, karena pohon […]

  • 9 Tahun Aksi Kamisan; Potret Buram Penegakkan HAM di Indonesia

    9 Tahun Aksi Kamisan; Potret Buram Penegakkan HAM di Indonesia

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Oleh: Dziyaul L. Tamrin Alumni Lembaga Pers Mahasiswa Invest “Black represents the gloom of this country in terms of human rights. The umbrella carries the message that our right to stage this rally is protected by the Constitution,” Said Commission for Missing Persons and Victims of Violence member Yati Andriani. Banyak negara yang mempunyai rekam […]

  • Gelar Tournament Mobile Legend, Begini Konsepnya

    Gelar Tournament Mobile Legend, Begini Konsepnya

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 422
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) EBI Sport Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo untuk pertama kalinya menggelar Turnamen E-Sport. Berlangsung selama empat hari yaitu mulai tanggal 11-14 September 2020. Turnamen Mobile Legend hanya untuk mahasiswa aktif UIN Walisongo Semarang dengan kuota terbatas, yaitu 32 atlet. Disiarkan langsung melalui kanal youtube UKM EBI Sport […]

  • Sekarang, Mahasiswa Bisa Lebih Sering Makan Di Restoran.

    Sekarang, Mahasiswa Bisa Lebih Sering Makan Di Restoran.

    • calendar_month Rab, 2 Mar 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 456
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sekarang, dengan jumlah uang sedikit di dompet, anda boleh makan enak di Restoran. Share Foods sebagai media berbagi makan, peluang dan keuntungan hadir di UIN Walisongo Semarang (01/03/2016). Program ini menawarkan suasana makan ala resto untuk mahasiswa dengan harga khusus dari mitra Share Foods. Anda dapat menikmati fasilitas seperti, Wifi, tempat makan representatif dan […]

  • Sempat Salah Paham, Genwa 2019 Akhirnya Berhasil Kreasikan 5000 Balon

    Sempat Salah Paham, Genwa 2019 Akhirnya Berhasil Kreasikan 5000 Balon

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 370
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Flash Mob dan kreasi 5000 balon mewarnai pagi generasi walisongo (genwa) sebutan mahasiswa baru (maba) UIN Walisongo. Acara pembuka hari pamungkas Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tersebut berlangsung di lapangan utama kampus III UIN Walisongo Semarang. Nur Khotimah, koordinator Tim Kreatif PBAK 2019 menuturkan kreasi 5000 balon yang sesuai warna bendera fakultas […]

expand_less