Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Ini Alasan Listrik di Tanjungsari Sering Mati

Ini Alasan Listrik di Tanjungsari Sering Mati

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 14 Apr 2019
  • visibility 715
  • comment 0 komentar
pln

Sumber: google.com

lpminvest.com- Sejak dua pekan kemarin, warga Jl. Tanjungsari, Tambakaji, Ngaliyan, Semarang mengeluhkan listrik yang padam hampir setiap hari. Padahal mayoritas penduduk yang tinggal di Jl. Tanjungsari adalah mahasiswa. Hal ini membuat mereka geram, bahkan beberapa warga setempat melakukan demonstrasi di depan kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang terletak di Jl. Walisongo No.29, Krapyak, Semarang Barat, Kota Semarang. Selasa, (9/4/19).

Setelah menemui pihak PLN, ternyata permasalahannya adalah belum ada jaringan listrik yang permanen sebagai ganti pembongkaran jaringan listrik akibat jalan tol.

“Nanti pembangunan jaringan baru yang permanen akan diletakkan di Perumahan Velia Regensi, di daerah Kliwonan. Tapi mereka belum menyediakan akses jalan yang permanen untuk pembangunan jaringan. Ditambah pihak Waskita belum bayar ganti rugi atas pembongkaran jaringan. Kita bongkar jaringan, untuk kepentingan proyek mereka, berarti mereka harus ganti rugi untuk membangun jaringan yang baru,” jelas Wira saat ditemui kru lpminvest.com di PLN Krapyak, Semarang. Sabtu, (13/4/19).

Sumber: google.com

Sumber: google.com

Namun pihak Waskita menyangkal hal tersebut, menurut Humas PT. Waskita, Abdi, masalah keuangan PT Waskita dengan PLN sudah selesai.

“Ganti rugi apa? kita sudah mbayar mbak. Makanya mereka (PLN) mau tanam tiang lagi di situ. Yang belum dibayar tuh di seberang jalan tol, bukan di Tanjungsari. Nanti saya klarifikasi loh pak Budinya (PLN) kalo ngomong begitu,” tegas Abdi saat dihubungi Kru lpminvest.com melalui telepon Whatssapp.

Menurut Abdi, memang ada masalah birokrasi yang belum jelas. Abdi mengatakan bahwa PLN menanam tiang listrik di area Right of Way (RoW)  jalan tol tanpa izin PT. Waskita.

“Nah untuk mengatasi kekurangan daya listrik, mereka (PLN) tanam tiang tanpa izin Waskita, padahal itu adalah RoW-nya jalan tol. Kemudian saya minta surat pernyataan jika nanti tiang listriknya digeser lagi, jangan minta dibayar lagi ke Waskita. Tapi sampai sekarang dia (PLN) belum ngasih surat ke Waskita,paparnya.

PLN memang membangun jaringan listrik sementara di Tanjungsari, inisiatif itu dilaksanakan pasca beberapa warga berdemonstrasi ke kantor PLN.

“Warga maunya hanya listrik hidup tanpa tahu permasalahan listrik padam, maka kita mendirikan beberapa tiang di pinggir jalan sebagai solusi untuk membuat jaringan sementara, tapi hanya akan bertahan beberapa minggu,” tutur Wira, Staf Teknik PLN Krapyak, Semarang.

Adanya jaringan sementara tidak membuat warga benar-benar lega. Pasalnya jika tegangan terlalu besar, jaringan pun tidak kuat dan mengakibatkan listrik padam.

“Kita berusaha mencari jalan keluar dengan membuat jaringan sementara, dan itu pun tidak kuat untuk menahan tegangan listrik yang besar di daerah Tanjungsari, makanya setiap travo panas, dia akan auto mati,” jelas Wira.

Wira juga menyatakan bahwa jalan menuju Tanjungsari itu bukan jalan permanen, besar kemungkinan jaringan sementara tersebut akan digeser atau bahkan dipindahkan.

“Kita sehari membangun jaringan permanen bisa, tapi permasalahannya akses jalan untuk jaringan itu belum ada. Dampak jalan tol membuat akses Tanjungsari ke Kliwonan menjadi terputus, jadi kita menunggu jalan permanen dari Perumahan Velia. Karena gak mungkin kita bangun tiang di pekarangan warga,” tambahnya.

Bukan hanya warga yang dirugikan, Wira mengaku padamnya listrik di Tanjungsari juga merugikan pihak PLN.

“Kalau bicara rugi bukan hanya warga Tanjungsari yang merasa rugi. PLN juga rugi karena tidak bisa jualan. Kilowatt-hour (kwh) di Tanjungsari tergolong besar, jadi selama listrik padam pendapatan PLN jadi berkurang,” pungkasnya.

Mengetahui hal tersebut, Alma, mahasiswa UIN Walisongo yang berdomisili di Jl. Tanjungsari berharap PT Waskita dan PLN saling komunikasi dengan baik agar tidak ada kesalahpahaman dan tidak ada yang dirugikan antara kedua belah pihak dan juga warga Tanjungsari.

“Bukan karena memihak di salah satu perusahaan, tapi yang namanya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) alangkah lebih baiknya memberi kesejahteraan untuk warganya. Yang tinggal di sini bukan hanya mahasiswa. Kalau mahasiswa, paling gak bisa belajar dan gak bisa mandi. Tapi kalau warga, mata pencaharian mereka jadi terganggu. Fotokopian, penjual jus, dll harus ditutup,” ujar mahasiswa jurusan Perbankan Syariah itu kepada Kru lpminvest.com. (Ari_[i])

 

 

 

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kordinator Aksi Ancam akan Bawa Massa 5 Kali Lipat

    Kordinator Aksi Ancam akan Bawa Massa 5 Kali Lipat

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 522
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Kordinator aksi dari Aliansi Semarang Raya Cornelius Gea ancam pemerintah daerah akan membawa massa aksi lima kali lipat jika tidak penuhi hasil kesepakatan unjuk rasa hari ini di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng). Selasa (24/09/2019). “Kalau sampai nanti dilantiknya presiden bulan depan aspirasi-aspirasi rakyat tidak dipenuhi, maka kami berkomitmen akan membawa masa […]

  • Bekali Praktik Pers, Invest Selenggarakan Workshop Lapangan di Bandungan

    Bekali Praktik Pers, Invest Selenggarakan Workshop Lapangan di Bandungan

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 509
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Lembaga intra kampus LPM Invest mengadakan kegiatan Workshop Lapangan 2022 pada Sabtu-Minggu, (22-23/10/2022). Kegiatan praktik pers bagi calon Kru Magang (re: anggota baru) itu merupakan kegiatan lanjutan dari Workshop Materi yang sebelumnya telah terselenggara. Diikuti oleh wadyabala baru LPM Invest, Workshop Lapangan diadakan di Home Stay nDeso, Umbul Sidomukti, Bandungan. Output dari kegiatan ini […]

  • Diwarnai Gerimis, UIN Walisongo Luluskan 1.277 Mahasiswa pada Wisuda Periode Februari 2026

    Diwarnai Gerimis, UIN Walisongo Luluskan 1.277 Mahasiswa pada Wisuda Periode Februari 2026

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 676
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang telah menyelenggarakan acara wisuda pada Sabtu (07/02/2026) yang bertempat di Auditorium 2 Kampus 3, dimulai pada pukul 07.00 WIB hingga selesai. Wisuda periode Februari 2026 ini dilangsungkan dalam 2 sesi. Sesi 1 dilakukan pada pukul 07.00 – 11.00 WIB mengukuhkan sebanyak 629 mahasiswa, yang terdiri dari 13 lulusan […]

  • Masih Kurang Meratanya Perbankan Syariah

    Masih Kurang Meratanya Perbankan Syariah

    • calendar_month Jum, 29 Des 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Perbankan syariah/perbankan Islam suatu sistem perbankan yang pelaksanaannya berdasarkan tuntunan syariah Islam. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa selain perbankan banyak sekali sektor ekonomi dan sektor lainnya yang mungkin akan di targetkan oleh pejabat Indonesia terkait kinerja semua sektor yang berlahan-lahan akan mulai di giring ke jalur syariah. Seperti yang sudah kita lihat sekarang sedang […]

  • Jalan Sehat HUT FEBI ke-11 Usung Tema “Continuous Improvement”

    Jalan Sehat HUT FEBI ke-11 Usung Tema “Continuous Improvement”

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 571
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sabtu, (14/12/2024) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan acara jalan sehat dalam rangka ulang tahun FEBI yang ke-11 dengan tema “Continuous Improvement”. Tema ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas layanan dan prestasi secara berkelanjutan di FEBI. Acara ini bertempat di depan kantor FEBI, dihadiri oleh mahasiswa, dosen, […]

  • Cabor Tenis Meja Sumbang Medali Perak untuk FEBI

    Cabor Tenis Meja Sumbang Medali Perak untuk FEBI

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 796
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berhasil sabet juara dua tenis meja kategori ganda putra di Olahraga Seni Ilmiah dan Keterampilan (Orsenik). Perlombaan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Walisongo. Cabor ini dibagi menjadi empat cabang yaitu ganda putra, ganda putri, tunggal putra, dan tunggal putri. Selasa, (18/9/2019). Medali perak tersebut disumbangkan oleh […]

expand_less