Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Menepis Budaya Konsumtif di Bulan Ramadan

Menepis Budaya Konsumtif di Bulan Ramadan

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 19 Mei 2019
  • visibility 630
  • comment 0 komentar
Oleh: Nida Ulya Shofana Kru Lpm Invest 2017

Oleh: Nida Ulya Shofana
Kru Lpm Invest 2017

Bagi umat Muslim, bulan Ramadan merupakan bulan yang istimewa. Keistimewaan pada bulan  yang dalam kalender Islam di urutan kesembilan, yaitu antara bulan Sya’ban dan Syawal ini di antaranya adanya kewajiban berpuasa sebulan penuh bagi umat Islam di seluruh dunia sebelum meraih kemenangan Idul Fitri. Di bulan ini pula Allah menurunkan mukjizat yang besar bagi Nabi Muhammad Saw, yaitu Al-Quran. Selain itu, setiap ibadah yang dilakukan di bulan mulia ini akan dilipatgandakan pahalanya.

Mengutip dari laman republika.co.id, Ramadan dapat dimaknai sebagai bulan untuk mengasah jiwa, mempertajam pikiran, dan kejernihan hati melalui ibadah sehingga dapat membakar dosa dan sifat tercela. Hal ini selaras dengan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim. “Barangsiapa yang berpuasa (di Bulan) Ramadan (dalam kondisi) keimanan dan mengharapkan (pahala), maka dia akan diampuni dosa-dosa yang telah lalu.” (HR. Bukhari Muslim).

Puasa dalam perspektif bahasa artinya menahan. Orang yang sedang menahan disebut sha’im atau orang yang sedang berpuasa. Secara istilah, puasa merupakan serangkaian usaha mukalaf untuk menahan diri dari kegiatan yang dapat mengurangi pahala atau membatalkan puasa dimulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam.

Secara logika, menilik pengertian di atas seharusnya puasa mampu menekan angka konsumsi karena masyarakat sedang menahan diri, termasuk menahan diri dari makan, minum, dan belanja. Namun realitasnya, angka konsumsi masyarakat menjelang puasa hingga lebaran justru berkecenderungan meningkat. Makna konsumsi yang semula untuk memenuhi kebutuhan hidup telah berubah menjadi pelampiasan hasrat dan pemenuhan keinginan setelah menahan diri.

Peningkatan jumlah konsumsi berarti ada lonjakan permintaan. Sesuai teori ekonomi yang berlaku apabila permintaan meningkat sementara persediaan barang berkurang maka akan terjadi kenaikan harga untuk barang tertentu. Mengantisipasi hal itu, pemerintah sebagai salah satu pelaku ekonomi makro akan menyiapkan stok barang yang lebih banyak dan menjaga kestabilan harga agar tidak terjadi inflasi yang terlalu tinggi.

Bukti lain kenaikan jumlah konsumsi masyarakat ditunjukkan oleh kemunculan penjual-penjual baru di jalanan hingga pertokoan yang laris diserbu dari tahun ke tahun. Aneka jajanan berbuka tidak pernah sepi pembeli. Display mini market pun menjadi lebih sesak oleh penambahan produk makanan yang cenderung dicari masyarakat seperti sirup dan roti kaleng.

Pola perilaku konsumtif masyarakat juga merambah pasar digital. Melansir kompas.com, lalu lintas akses menuju situs e-commerce pada Ramadan tahun lalu meningkat 5% hingga 10%. Diperkirakan Ramadan tahun ini pun mengalami peningkatan. Hal ini didukung oleh promo besar-besaran platform belanja online dan gaya hidup masyarakat yang instan.

Euforia Ramadan dalam menyambut Idul Fitri membentuk mindset serba baru yang menuntut masyarakat untuk membeli lebih, dengan kata lain masyarakat akan tetap membeli barang meskipun tidak terlalu dibutuhkan dan berharga mahal. Masyarakat cenderung konsumtif karena memiliki dua sumber pendapatan menjelang Idul fitri, yaitu pendapatan tetap dan Tunjangan Hari Raya (THR). THR adalah bentuk apresiasi perusahaan kepada karyawan di samping gaji yang biasanya berjumlah dua hingga tiga kali lipat gaji. Kenaikan pendapatan ini mendorong masyarakat membelanjakan uangnya untuk kebutuhan di Hari Raya, dari primer hingga tersier.

Perilaku konsumtif dan berlebih-lebihan menyalahi esensi puasa dan tidak disukai Allah. Hal ini dijelaskan dalam Qs. Al Isra : 26-27, yaitu “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya”.

Puasa hendaklah dipahami secara batiniah agar timbul kesadaran filosofis puasa yang bermuara pada ketaqwaan kepada Allah dengan cara menumbuhkan kepekaan nurani. Mari manfaatkan momen Ramadan yang menjanjikan pahala berlipat ganda sebagai sarana pengikat ukhuwah dan berbagi untuk sesama agar mencapai kemenangan yang hakiki.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gantikan Atlet Cedera, Anisa Berhasil Sabet Juara

    Gantikan Atlet Cedera, Anisa Berhasil Sabet Juara

    • calendar_month Sab, 22 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 664
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Atlet Lari Sprint Putra dan Putri Fakultas  Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kembali mengantongi dua medali perunggu dalam perhelatan Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah dan Keterampilan (Orsenik) 2018. Dua atlet yang berhasil menaklukkan jarak 200 meter tersebut ialah Muhamad Hilmi Setiawan dan Anisa Setiana. Sabtu, (22/9/18). Penanggung Jawab (PJ) atlet Lari Sprint, Abdi Ma’rifin Sugeha […]

  • PBAK 2023; Sambut 4.681 MABA UIN Walisongo Semarang

    PBAK 2023; Sambut 4.681 MABA UIN Walisongo Semarang

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 898
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melaksanakan pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada Jumat, (04/08/2023) bertempat di lapangan kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Acara PBAK UIN Walisongo Semarang kali ini, akan dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 4-6 Agustus 2023 kedepan. Pada PBAK tahun ini mengangkat tema “Peduli Lingkungan Untuk Kemanusiaan”. Menurut […]

  • Kabar Gembira, Saat ini Soal IMKA Pilihan Ganda

    Kabar Gembira, Saat ini Soal IMKA Pilihan Ganda

    • calendar_month Kam, 26 Okt 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Kampus, lpminvest.com– Mulai Oktober 2017, semua soal ujian (Ikhtibaru Mi’yar al-Kafa’ah fi al-Lughah al-Arabiyyah) IMKA pilihan ganda. Semula, soal ujian selain pilihan ganda, ada wawancara dan menulis dengan Bahasa Arab. Perubahan soal ujian ini setelah Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) menetapkan format soal baru IMKA. Perubahan format soal tersebut sebagai bentuk pemutakhiran manajemen untuk mempercepat proses […]

  • Dekan FEBI; Alumni Harus Memiliki Modal Sosial

    Dekan FEBI; Alumni Harus Memiliki Modal Sosial

    • calendar_month Ming, 3 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 457
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Keluarga Alumni (KALAM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang melaksanakan sarasehan alumni yang bertajuk Konsolidasi dan Sinergi Alumni yang Maju dan Terdepan. Acara berlangsung di ballroom Candi Indah Hotel Semarang, dengan dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan III, Kasubag dan beberapa pejabat civitas akademika FEBI. Minggu, (3/03/2019). Ketua Umum terpilih, Ahmad Luthfi menuturkan […]

  • Adiwarman Karim, Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa

    Adiwarman Karim, Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 766
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Seminar dengan Keynote Speaker Adiwarman Azwar Karim pakar ekonomi Islam dihadiri oleh peserta kurang lebih 110. Dua narasumber handal juga turut mewarnai seminar ini, yaitu Hendro Wibowo selaku Akademisi dan Praktisi Ekonomi Islam dan Muyassarah Akademisi/Dosen FEBI UIN Walisongo Semarang berlangsung secara virtual di Google Meet. Senin, (22/06/2020) Rangkaian acara yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa […]

  • Gambaran Kehampaan Melalui Film Call Me Chihiro

    Gambaran Kehampaan Melalui Film Call Me Chihiro

    • calendar_month Sel, 2 Jan 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 1.612
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul                    : Call Me Chihiro Produksi              : Asmik Ace, Digital Ace Doproduksi oleh : Netflix, Asmik Ace Distribusi             : Asmik Ace Sutradara            : Imaizumi Rikiya Produser             : Akira Yamano Penulis naskah    : Kaori Sawai, Rikiya Imaizumi Durasi              […]

expand_less