Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Pengaruh IMF di Indonesia

Pengaruh IMF di Indonesia

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2014
  • visibility 672
  • comment 0 komentar

IDENTITAS BUKU

Judul buku     : Di Bawah Ancaman IMF

Penulis          : Revrisond Baswir

Penerbit        : KoalisiAntiUtang (KOA)

Cetakan         : I

Tahun            : 2003

Kota terbit     : Bandung

Tebal             : 288 Halaman

ISBN             : 979-3237-53-8

Resensor          : Iswatun Ulia, Mahasiswi UIN Walisongo, Semarang

Pengangkatan Megawati Soekarno Putri sebagai Pesiden RI yang ke-5, telah menumbuhkan harapan baru bagi proses pemulihan ekonomi Indonesia. Hal tersebut terbukti dengan adanya penguatan rupiah yang cukup drastis, mengalirnya dukungan internasional terhadap duet Mega-Hamzah, dan meredanya ketegangan antara eksekutif dan legislatif dalam pentas politik Nasional.

Buku ini menjelaskan tentang adanya dana moneter internasional IMF (International Monetery Fund) yang keadaannya sangat merugikan negara Indonesia. Buku ini menjelaskan adanya Lembaga Keuangan yang terdiri dari negara-negara berdaulat, yang keberadaannya hanya untuk memanfaatkan negara yang menjadi pasiennya, termasuk negara Indonesia. Dalam masa pemerintahannya, Megawati lebih memilih bersahabat dengan IMF dan pasar daripada dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang jelas-jelas merupakan aturan dan  dasar negara Indonesia.

Dalam buku ini, lebih menjelaskan bahwa negara Indonesia sangat mentuhankan IMF, karena negara Indonesia sangat tergantung kepada lembaga keuangan tersebut. Padahal jelaslah bahwa IMF bukanlah Tuhan pemaaf juga bukan Tuhan penyayang karena selalu memanfaatkan pembayaran hutang, peningkatan suku bunga, penyelenggaraan perdagangan bebas, pelaksanaan privatisasi juga penghapusan subsidi karena hal tersebut menjadi malapetaka bagi negara Indonesia sendiri.

Suku Bunga sertifikat Indonesia (SBI) yang terlalu tinggi tidak hanya menyebabkan dipikulnya beban bunga obligasi yang sangat berat oleh pemerintah, tetapi juga menyebabkan terjadinya kelangkaan kredit sektor riil. Berkaitan dengan persoalan utang luar negeri, Menteri Keuangan Boediono dengan terus terang mengaku bahwa sebenarnya ia sangat mendukung keinginan untuk meminta pemotongan utang kepada IMF, tetapi dia mengetahui bahwa hal itu tidak mungkin terjadi dan bisa jadi dirinya akan ditendang oleh IMF. (hal.16).

Penulis menjelaskan bahwa IMF terlalu jauh mencampuri urusan politik di negara Indonesia, ditandai dengan penundaan terus-menerus pencairan dana, selain itu  IMF dalam melaksanakan bisnis pemutaran uang layaknya rentenir, bukan malah mensejahterakan rakyat justru malah mengakibatkan kesengsaraan rakyat. Karena semakin menggunungnya volume utang ke luar negeri dan semakin merosotnya nilai kurs rupiah. Ancaman IMF tentu akan sulit bagi sistem ekonomi kerakyatan untuk mendapat perhatian. Sebaliknya, dibawah ancaman IMF perbaikan nasib rakyat Indonesia tentu akan tercampak ke pinggiran.

Ditengah-tengah situasi kurs rupiah yang semakin terpuruk, pelaksanaan saran-saran IMF tentu akan sangat merugikan Indonesia. Lebih-lebih bag rakyat banyak, penghapusan subsidi BBM di tengah-tengah situasi krisis ekonomi yang sedang bersiap-siap mentongsong datangnya krisis kedua, sama saja dengan menyiramkan BBM ke tengah-tengah bara api kemelaratan rakyat. (hlm.31).

Adanya IMF dianggap telah melakukan kejahatan di Indonesia. Hal tersebut didasarkan semakin banyaknya rakyat Indonesia yang menderita. IMF dinilai gagal memulihkan perekonomian Indonesia. Campur tangan IMF dalam penerapan ide ekonomi nonliberal jauh lebih berbahaya, disebabkan penerapan perdagangan bebas menyebabkan semakin tergusurnya petani dan produsen kecil Indonesia.

Kelebihan dari buku ini yaitu banyak menjelaskan mengenai permasalahan ekonomi yang ada dalam masyarakat, khususnya kegiatan ekonomi oleh lembaga-lembaga penting negara, juga terdapatnya Indeks untuk mempermudah dalam pencarian kalimat. Disamping memiliki kelebihan juga terdapat kekurangan dimana penulis tidak menjelaskan secara terperinci apa itu IMF (International Monetery Fund). Penulis hanya  menjelaskan secara universal. Dengan demikian buku ini layak untuk dimiliki oleh seluruh khalayak umum, karena dapat dijadikan sebagai sumber bacaan untuk menambah khazanah pengetahuan. (Invest_Iswatun Ulia).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbebani UKT, Mahasiswa Baru Menyatakan Sikap Penolakan   

    Terbebani UKT, Mahasiswa Baru Menyatakan Sikap Penolakan  

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 608
    • 0Komentar

      lpminvest.com- Hari kedua Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK) UIN Walisongo Semarang diakhiri dengan mahasiswa baru membuat formasi yang bertuliskan “UKT MAHAL” di samping gedung Auditorium I kampus I UIN Walisongo. Formasi ini bertujuan untuk menyalurkan aspirasi dari pihak mahasiswa baru yang berkeinginan untuk menolak UKT yang dinilai terlalu tinggi. Rabu, (24/08/16). Formasi ini dibentuk untuk memfasilitasi […]

  • Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur Lewat Distingsi

    Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur Lewat Distingsi

    • calendar_month Ming, 2 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 568
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sebanyak 159 mahasiswa jurusan Ekonomi Islam angkatan 2017 UIN Walisongo ikuti Distingsi periode pertama di Gets Hotel Semarang. Sabtu, (1/9/2018). Acara yang digelar oleh Program Studi Ekonomi Islam ini berlangsung selama dua hari. Senada dengan tajuk acara tersebut “Entrepreneur Berwawasan Global dan Berakhlakul Karimah”, acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus motivasi entrepreneur kepada […]

  • Berkat Kerja Keras dan Do’a Dari Abah Guru Serta Orang Tua, Laili Menjadi Wisudawan Terbaik

    Berkat Kerja Keras dan Do’a Dari Abah Guru Serta Orang Tua, Laili Menjadi Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 931
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Acara wisuda periode Mei Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo resmi diselenggarakan pada Sabtu (24/05/2025). Pada acara tersebut, Laili Nazilatirrohmah berhasil menjadi salah satu wisudawan terbaik Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Ia merupakan mahasiswi asal Jepara dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Laili tidak menyangka bahwa […]

  • Bearo Casino i Gry na Żywo – Co Warto Wiedzieć

    Bearo Casino i Gry na Żywo – Co Warto Wiedzieć

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Key facts: Min deposit 10 PLN | Wagering 37x | Avg RTP 96.3% | Payouts 23-47h | 1,840 gier Krok 1: Rejestracja Aby rozpocząć swoją przygodę w Bearo Casino, należy najpierw zarejestrować konto. Proces rejestracji jest prosty i składa się z kilku kroków: Wejdź na stronę recenzja bearo. Kliknij przycisk „Zarejestruj się”. Wypełnij formularz rejestracyjny […]

  • Tumbuhkan Wadah Sastra LPM Invest Luncurkan Vestologi Edisi Perdana

    Tumbuhkan Wadah Sastra LPM Invest Luncurkan Vestologi Edisi Perdana

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 600
    • 0Komentar

    Vestlogi edisi perdana ini merupakan kumpulan karya sastra dan puisi dari para penulis muda. Bacaan dengan nuansa baru dari LPM Invest hadir untuk mewarnai dunia sastra. Setiap tulisan dalam majalah ini membawa pembaca pada berbagai kisah yang mengharukan, penuh refleksi, dan menyentuh hati. Dimulai dari cerita cinta tak sampai dalam “Nestapa Sang Pujaan” hingga narasi […]

  • Simak Persiapan Paper Mob Univesitas

    Simak Persiapan Paper Mob Univesitas

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 714
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Paper Mob Universitas dilaksanakan di Lapangan Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dihari Pertama Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada hari Jumat (14/8/2023). Paper Mob ini mengangkat tema agraria dan kemanusiaan, peduli lingkungan untuk kemanusian. Dibalik suksesnya kegiatan paper mob ada panita yang sudah mempersiapkan segalanya dengan matang. Persiapan yang dilakukan […]

expand_less