Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Makna Cinta Keluarga

Makna Cinta Keluarga

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
  • visibility 810
  • comment 0 komentar
Judul: Keluarga Cemara Jenis Film	: Drama Produser	: Anggia Kharisma, Gina S. Noer Sutradara	: Yandi Laurens Produksi	: Sinema Pictures Peresensi	: Iswatun Ulia

Sumber: google.co.id

Judul Keluarga Cemara
Jenis Film Drama
Produser Anggia Kharisma, Gina S. Noer
Sutradara Yandi Laurens
Produksi Sinema Pictures
Presensi

Iswatun Ulia

Menjadi keluarga ideal merupakan dambaan bagi setiap keluarga. Lantas sebenarnya citra keluarga ideal itu seperti apa? Apakah mereka yang berlimpahan materi sehingga bisa memenuhi segala kebutuhan, atau bahkan sebaliknya?

Melalui film yang disutradarai oleh Yandi Laurens ini bisa menjadi salah satu contoh citra keluarga yang ideal. Meski idealitas merupakan subjektivitas bagi setiap orang dan tidak bisa diuniversalkan. Film yang menggambarkan kehidupan harmonis dalam keluarga ini diperankan oleh Ringgo Agus Rahman selaku Abah, Nirina Zubir sebagai Emak, Zara JKT 48 sebagai Euis dan Widuri Puteri sebagai Cemara atau Ara.

Dalam film tersebut, Abah adalah sosok Ayah yang sangat bertanggung jawab. Sosok yang selalu siap meski dalam  situasi yang sangat sulit sekalipun. Sedangkan Emak, adalah sosok perempuan yang cerdas. Emak mampu mendidik, menerima, dan menguatkan Abah dalam kondisi bagaimanapun.

Dalam film ini, rumah Abah disita oleh debt collector karena hutang perusahaan yang dilakukan oleh Kakak Iparnya, Fajar. Penyitaan dilakukan pada saat pelaksanaan pesta ulang tahun Euis yang ke-13 tahun. Akibat penyitaan tersebut, Abah dan keluarga harus tinggal di kantor untuk sementara waktu. Sempat meminta bantuan advokat untuk meminta kembali hak  milik rumahnya, namun kasusnya kalah di pengadilan. Sehingga mengakibatkan keluarganya jatuh miskin, bahkan mungkin untuk selamanya.

Akibat kejadian tersebut terpaksa Abah, Emak, Euis dan Ara harus tidur di ruangan kerja Abah di kantor, yang juga dijadikan sebagai tempat tinggal untuk sementara waktu. Sampai pada akhirnya Abah teringat akan rumah masa kecilnya yang merupakan rumah warisan peninggalan Aki (ayah Abah) yang berada di Jawa Barat.

Menempati rumah sederhana dan jauh dari perkotaan menjadi kehidupan baru yang harus dilalui oleh keluarga Abah, terutama untuk Euis dan Ara. Terlebih Euis, yang harus berpisah dari teman-temannya yang berada di Jakarta dan berpindah ke sekolah dengan fasilitas yang jauh berbeda dari sekolah sebelumnya. Sama halnya Ara yang saat ini juga mulai bersekolah. Euis dan Ara harus beradaptasi dengan lingkungan dan teman baru.

Abah mencoba mencari pekerjaan baru namun nahasnya, Abah ditolak karena tidak sesuai dengan kriteria karyawan yang dicari oleh perusahaan. Kebutuhan keluarga yang harus segera dipenuhi memutuskan Abah untuk bekerja menjadi seorang kuli bangunan, bersama dengan kawan masa kecilnya Romli. Abah bekerja keras, pagi siang dan malam. Tidak juga beristirahat, seperti kawan-kawannya meski sebenarnya Abahpun lelah. Sampai pada akhirnya Abah terjatuh dari ketinggian saat hendak mengambil adukan semen bangunan. Akibat peristiwa yang tidak diinginkan itu, Abah mengalami patah kaki sebelah kanan.

Sudah jatuh tertimpa tangga, adalah peribahasa yang pantas disematkan oleh keluarga Abah. Kesulitan datang bertubi-tubi, terlebih pada saat mengetahui bahwa Emak sedang hamil. Kondisi Abah yang tidak dapat bekerja lagi, sedang harus membiayai sekolah Ara dan Euis serta kehamilan yang semakin membesar, menjadikan Emak memutuskan untuk berjualan Opak singkong. Setiap hari, Euis dengan terpaksa harus membawa dagangannya ke sekolahan untuk dijual kepada teman-temannya. Akibat cibiran dari kawan-kawannya, menjadikan Euis marah kepada Abah dengan menyalahkan kondisi yang Euis alami sekarang. Kondisi yang sangat jauh berbeda dibandingkan dulu. Euis menginginkan agar pindah ke Jakarta dan kembali hidup dengan kondisi, fasilitas, dan teman-temannya yang dulu.

Namun, untuk berpindah ke Jakarta tentu membutuhkan biaya hidup yang tidak sedikit. Mulai dari tempat tinggal, biaya sekolah dan biaya hidup lainnya sedangkan kondisi keluarga saat ini terbilang jauh dari cukup. Namun, sebagai Abah yang menginginkan kebahagiaan putrinya, Abahpun dengan terpaksa memutuskan untuk menjual rumah warisan Aki untuk pindah ke Jakarta.

Namun berbeda dengan Ara, Ara yang masih berusia sekitar enam tahun itu, justru memiliki pandangan yang berbeda. Kondisi serba sederhana yang saat ini sedang dialami justru menjadikan Ara bahagia. Dikarenakan Ara bisa satu kamar dengan kakak perempuannya, teh Euis, dan setiap hari bisa berkumpul dengan Abah dan Emak. Kebersamaan yang dulu jarang ia dapatkan meski hidup penuh dengan kecukupan. Lambat laun, hal tersebut juga dirasakan oleh Euis. Euis pun tidak menginginkan lagi pindah ke Jakarta. Situasi saat ini yang bisa berkumpul bersama setiap harinya adalah segalanya.

Malam hari, Abah mendapatkan kabar bahwa Emak melahirkan di Rumah Sakit. Ragil, adalah bayi laki-laki yang kini melengkapi kebahagiaan Abah, Emak, Euis dan Ara. Tak hanya Ragil yang merupakan hadiah keluarga, melainkan juga kehadiran sertifikat rumah yang ternyata tidak jadi dijual sebagaimana yang diinginkan Euis dan Ara. Pada akhirnya, mereka tinggal dalam rumah warisan Aki. Meski terbatas materi, namun berlimpah kebahagiaan.

Keluarga adalah relasi yang saling menguatkan. Mengubah yang  sulit menjadi mudah, berat menjadi ringan, sempit menjadi sempat, sedikit menjadi cukup dan tangis menjadi bahagia. Karena sesungguhnya, harta yang paling berharga adalah keluarga.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HMJ S1 Perbankan Syariah Ajarkan Siswa MI Menabung Sejak Dini

    HMJ S1 Perbankan Syariah Ajarkan Siswa MI Menabung Sejak Dini

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 733
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sosialisasi menabung di Madarasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Akhaqiyah Beringin, Semarang merupakan serangkaian acara Festival Perbankan Syariah. Acara yang bertajuk Hemat Pangkal Kaya, Yuk Menabung ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. Rabu, (30/10/2019) Wakil Dekan 3 FEBI, Saekhu menyampaikan bentuk kebanggaanya menjadi […]

  • Keseruan Penampilan Expo UKM Universitas diPBAK 2023

    Keseruan Penampilan Expo UKM Universitas diPBAK 2023

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 841
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Expo UKM Universitas (Expo UKM-U) merupakan orientasi dan deskripsi unit kegiatan mahasiswa kepada mahasiswa baru untuk memperdalam keterampilan dan pengetahuan sesuai passion mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang pada setiap tahun ajaran baru. Expo UKM-U kali ini dilaksanakan pada hari Minggu, (6/8/2023) dengan menampilkan 18 UKM-U, antara […]

  • Virus Covid-19 Kembali Jadi Momok Penundaan KKL FEBI Dalam Negeri

    Virus Covid-19 Kembali Jadi Momok Penundaan KKL FEBI Dalam Negeri

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 840
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sampai detik berita ini dirilis, ada 96 orang pasien yang terkonfirmasi positif virus Covid-19. Dilangsir dari liputan6.com, Yurianto menyatakan bahwa virus ini sudah menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia. Wilayah tersebut yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Tangerang, Bali, Manado, dan Pontianak. Sabtu, (14/3/2020). Menindaklanjuti informasi tersebut Ketua Jurusan S1 Perbankan Syariah Fakultas […]

  • LPM INVEST Resmi Terbitkan 4 Majalah Oikos

    LPM INVEST Resmi Terbitkan 4 Majalah Oikos

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 816
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr. Wb. Salam pers, Semoga pembaca setia produk LPM Invest terkhusus Majalah Oikos senantiasa dalam keadaan sehat. Aamiin. Pada Minggu (26/9/2021), Majalah Oikos Edisi 6, 7, 8, dan 9 telah terbit. Adapun dari keempat majalah tersebut mengangkat tema: Pertama, Sertifikasi Halal Wajib Tapi Tak Siap; Kedua, Warung Makan Etnik, Wujud Identitas Kultural dan Pergulatan […]

  • QRIS Cross-Border dalam Genggaman UMKM

    QRIS Cross-Border dalam Genggaman UMKM

    • calendar_month Ming, 5 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 760
    • 0Komentar

    Langit petang membersamai Dela (20) yang sedang membeli cemilan tahu gejrot di depan samping kiri gerbang kampus III UIN Walisongo Semarang pada hari kamis (05/10/23). Ia menempuh perjalanan yang ramai dan lancar sekitar 10 menit dari tempat tinggalnya demi sebuah tahu gejrot yang lezat dan bergizi. “Jajan di (penjual) tahu gejrot udah 2 kali,” jawabnya. […]

  • Bareo Casino Bonussen voor Bestaande Spelers

    Bareo Casino Bonussen voor Bestaande Spelers

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Key facts: Min deposit 10 | Wagering 37x | Avg RTP 96.3% | Payouts 23-47h | 1,840 games Bareo Casino heeft een scala aan bonussen voor bestaande spelers, maar veel mensen maken fouten bij het benutten van deze aanbiedingen. Hieronder bespreken we enkele veelvoorkomende misverstanden en hoe u het beter kunt doen. 1. Denken dat […]

expand_less