Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Masih Kurang Meratanya Perbankan Syariah

Masih Kurang Meratanya Perbankan Syariah

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 29 Des 2023
  • visibility 539
  • comment 0 komentar

Oleh Sipto Abdul Aziz (PU LPM Invest)

Perbankan syariah/perbankan Islam suatu sistem perbankan yang pelaksanaannya berdasarkan tuntunan syariah Islam. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa selain perbankan banyak sekali sektor ekonomi dan sektor lainnya yang mungkin akan di targetkan oleh pejabat Indonesia terkait kinerja semua sektor yang berlahan-lahan akan mulai di giring ke jalur syariah.

Seperti yang sudah kita lihat sekarang sedang memanasnya perdebatan Calon Presiden (Capres) & Calon Wakil Presiden (Cawapres) di bulan Desember 2023 ini, terkait akan dilaksanakannya Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang. Dimana, pada perdebatan ini mereka banyak membahas tentang perkembangan teknologi, bahkan tentang perbankan syariah yang akan semakin ditingkatkan di negara Indonesia.

Melihat akan di tingkatkannya sistem pebankan dan sistem keamanannya (Saber) pada kinerja perbankan syariah ini, wajib di beri sanjungan pada para pejabat-pejabat kita. Namun, berbeda halnya dengan yang ada di Desa Simpang Luas, Kec. Sungai Are, Kab. Oku Selatan, Sumatera Selatan. Di sepanjang desa yang sangat luas ini, jangankan perbankan syariah, sistem perbankan pun masih memakai sistem tarik tunai lewat agen BRI yang dimiliki oleh perorangan, serta rakyatnya yang kesusahan dan bahkan tidak mengerti bagaimana luasnya perbankan yang ada saat ini. Di mana, penarikan dan semua sistem transaksi masih bergantung pada kelegaan orang yang memiliki mesin gesek tersebut, karena di desa ini belum ada mesin ATM, apalagi untuk ke kantor cabang masih memerlukan perjalanan dengan hitungan jam, dan itupun konvensional.

Dalam keadaan ini sangat disayangkan sekali banyak yang di rugikan dalam kurangnya pemerataan sistem perbankan yang ada di Indonesia. Padahal, dalam penerapannya perbankan syariah merupakan sistem perbankan yang sangat penting. Antara lain untuk melatih sekaligus mengenalkan pada setiap orang mengenai cara transaksi yang sesuai dengan prinsip syariah dengan tidak menerapkan sistem bunga dan riba lainnya.

Sumber: LPM Invest

Kita sebagai generasi muda yang dikenalkan dengan teknologi yang sangat pesat tidak boleh kalah dengan kemajuan teknologi itu sendiri. Negara-negara lain sudah mulai meluncurkan mini dragon banking yang kinerjanya semua dilakukan menggunakan mesin. Sehingga tidak mungkin Indonesia akan bergelumut dengan masalah keamanan yang tidak jelas secara terus-menerus tanpa mulai bersaing dengan hal baru dengan negara-negara luar. Apalagi harus dengan masalah pada pemerataan sistem perbankan syariah itu sendiri yang tidak sesuai.

Melihat dari suatu kejadian ini, walaupun Indonesia adalah negara yang mayoritasnya adalah umat muslim, tidak heran lagi bahwa data berbicara bahwa Indonesia masih di bawah negara-negara lain yang bahkan minoritas umat Islam dalam konteks kinerja perbankan syariahnya.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sang Pembawa Risalah

    Sang Pembawa Risalah

    • calendar_month Ming, 22 Nov 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Judul buku                    : Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim Penulis                         : Salim A. Fillah Penerbit                       : Pro-U Media Tahun terbit                 : 2007 Jumlah halaman           : 436 hlm Resensor                     : Ahmad Baharuddin   Awal […]

  • LPM Invest dan Kubikal Institute Selenggarakan Pelatihan Metode Kuantitatif

    LPM Invest dan Kubikal Institute Selenggarakan Pelatihan Metode Kuantitatif

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 664
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Menggandeng Kubikal Institute dari Universitas Diponegoro, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo berhasil menyelenggrakan Pelatihan Metode Penelitian Kuantitatif untuk Tugas Akhir. Agenda yang berlangsung selama dua pekan ini, yakni 7-8 dan 14-15 Maret 2020 bertempat di kantor FEBI, Ruang Sidang lantai 2. (Sabtu, 07/03/2020). Bersama narasumber Salman […]

  • Pelaksanaan Lomba MTQ ORSENIK 2021 Menemui Kendala Utama pada Sinyal

    Pelaksanaan Lomba MTQ ORSENIK 2021 Menemui Kendala Utama pada Sinyal

    • calendar_month Kam, 11 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 668
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Gelombang kedua Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (ORSENIK) resmi dibuka pada Rabu, (10/11/2021). Pelaksanaan Cabor Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) dilaksanakan secara online lewat platform Zoom dengan delapan (8) peserta baik putra maupun putri. Dalam pelaksanaannya, cabor MTQ tidak dibebaskan memilih surat tapi telah ditentukan maqra’nya oleh panitia yang nantinya akan dibacakan oleh peserta. […]

  • MABA Sampaikan Keluhan Fasilitas Pada Konsolidasi Akbar Usut Tuntas Kebijakan Ma’had

    MABA Sampaikan Keluhan Fasilitas Pada Konsolidasi Akbar Usut Tuntas Kebijakan Ma’had

    • calendar_month Sel, 8 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 829
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kebijakan wajib ma’had bagi Mahasiswa Baru (MABA) 2023 menuai banyak kontroversi. Banyak keluhan dari MABA yang terus bermunculan, salah satunya terkait fasilitas yang diterima tidak sesuai dengan nominal yang mereka bayarkan. Pada konsolidasi yang diselenggarakan oleh DEMA-U & SEMA-U bersama Aliansi Mahasiswa Walisongo menjadi wadah bagi MABA untuk mengutarakan keluhannya selama tinggal di ma’had […]

  • Langkah kecil Menuju Mimpi

    Langkah kecil Menuju Mimpi

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 1.598
    • 0Komentar

    Oleh : Miftakhu Rozaq Di sebuah desa kecil, tinggal seorang pemuda bernama Arif. Ia dikenal sebagai sosok yang rajin dan penuh semangat meski hidup dalam keterbatasan. Ayahnya bekerja sebagai buruh tani, sedangkan ibunya hanya menjual gorengan di pinggir jalan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Arif punya satu mimpi besar: menjadi seorang pengusaha sukses dan membantu keluarganya […]

  • Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

    Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 686
    • 0Komentar

      Mengingatkan salah satu iklan kartu provider 3 Indie+ pada tahun 2013 silam, dalam iklan tersebut diperagakan oleh beberapa anak kecil menceritakan permasalahan yang dialami oleh orang dewasa dan dibagian akhir iklan tersebut ada seorang anak yang mengatakan bahwa “ Jadi orang gede menyenangkan, tapi susah dijalanin ,“ lantas hal tersebutlah yang menjadi realita anak […]

expand_less