Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » RESENSI FILM » Sayap-Sayap Patah 2

Sayap-Sayap Patah 2

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
  • visibility 1.598
  • comment 0 komentar

Identitas Film

Judul              : Sayap-sayap patah 2

Sutradara       : Ferry Fei Irawan

Produser        : Denny Siregar Production

Ditulis oleh    : Rahabi Mandra dan Jocelyn Cordelia

Pemeran        : Arya Saloka, Dara Sarasvati, Juan Bio One, Nugie, Iwa K, Myesha Lin, Muhammad Khan,  Meriam Bellina, Samo Rafael, Aufa Assagaf, Givina Lukita, Aji Santosa, dan Norman R. Akyuwen

Tanggal rilis   : 8 Mei 2025

Durasi            : 1 jam 54 menit

Bahasa           : Bahasa Indonesia 

Negara tayang : Indonesia 


Film sayap-sayap patah 2 adalah film dengan campuran genre aksi dan drama. Film ini menjadi lanjutan dari film sayap-sayap patah yang rilis pada tahun 2022. Namun inti cerita yang disajikan berbeda fokus, karena pada season 2 ini menyorot pada kehidupan Pandu seorang densus 88 dan putri semata wayangnya yaitu, Olivia. Olivia adalah anak piatu yang baru saja setahun lalu ditinggal oleh ibunya, sehingga dia haus akan kasih sayang ayahnya. Namun di sisi lain, pekerjaan Pandu membuat waktu dengan keluarga berkurang. 

Permasalahan yang diangkat pada film ini adalah aksi teroris yang merupakan representasi pengeboman di Samarinda pada tahun 2016. Munculnya tokoh Leong sebagai pelaku pengeboman yang baru saja dikeluarkan dari penjara, dibarengi dengan adanya peristiwa pengeboman di sebuah cafe, membuat Leong dicurigai kepolisian. Padahal yang melakukan pengeboman adalah kawan-kawan Leong.

Dalam masa pengusutan tokoh dibalik pengeboman ini, Komandan Sadikin menyerahkan kasus ini pada Pandu. Namun pada saat investigasi, wajah Pandu terlihat oleh pelaku. Hal ini membuat Pandu dan keluarganya menjadi target incaran.

Film ini diakhiri dengan perencanaan aksi pengeboman baru yang disusun Leong dan Wabil, namun dalam aksinya Leong tertangkap dan terbunuh, sedangkan Wabil lolos. Sebagai bentuk balas dendamnya, Olivia putri Pandu menjadi korban pengeboman dan tewas.

Kelebihan pada film ini adalah alur cerita tersampaikan jelas, dan karakter Olivia sangat menggemaskan. Sehingga ketika Olivia meninggal seakan tidak ada lagi jantung cerita ini. Pembawaan karakter masing-masing tokoh pengeboman sukses membuat geram karena ideologinya yang sesat. Film ini merupakan representasi dari kisah nyata yaitu bom Samarinda pada tahun 2016 silam.

Adapun kekurangan pada film ini adalah intro yang lumayan panjang. Adanya scene yang ekstrem seperti bentuk tubuh yang sudah hancur, remuk, terbakar, dan lain sebagainya. Selain itu, terdapat ideologi yang menyesatkan yang mengaggap semua orang yang tidak sealiran dengannya adalah orang yang melawan arah, sehingga harus di bunuh. Jika tidak dipahami dengan baik mengkhawatirkan jika ada yang mengikuti paham seperti itu.

 

[Pengurus Invest BPH Periode 24/25]

 

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengaruh IMF di Indonesia

    Pengaruh IMF di Indonesia

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 780
    • 0Komentar

    IDENTITAS BUKU Judul buku     : Di Bawah Ancaman IMF Penulis          : Revrisond Baswir Penerbit        : KoalisiAntiUtang (KOA) Cetakan         : I Tahun            : 2003 Kota terbit     : Bandung Tebal             : […]

  • Wisuda UIN Walisongo Periode Kali Ini Dituntaskan Hanya Satu Sesi

    Wisuda UIN Walisongo Periode Kali Ini Dituntaskan Hanya Satu Sesi

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 1.237
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menyelenggarakan Acara Wisuda Doktor (S.3) Ke-37, Magister (S.2) Ke-62, dan Sarjana (S.1) Ke-95. Acara wisuda bertempat di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo pada hari Sabtu, (08/02/2025). Wisuda kali ini hanya berlangsung dalam satu sesi, dilaksanakan sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB. Wisudawan pada periode Februari kali ini […]

  • 74 Tahun Indonesia Merdeka; Apa Kabar Literasi Kita?

    74 Tahun Indonesia Merdeka; Apa Kabar Literasi Kita?

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 732
    • 0Komentar

    Kata merdeka dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki tiga makna. Pertama, bebas. Maksud bebas di sini tentu sudah kita rasakan sejak 17 Agustus 1945, yakni bebas dari penjajah. Hal ini tidak terlepas dari peran pahlawan yang gugur di medan perang maupun yang berjuang memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia. Kedua, tidak terkena atau lepas dari tuntutan. […]

  • Merencanakan Keuangan, Menggapai Keberkahan

    Merencanakan Keuangan, Menggapai Keberkahan

    • calendar_month Jum, 7 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 868
    • 0Komentar

    Judul Buku             : Sakinah Finance Penulis                     : Luqyan Tamanni dan Murniati Mukhlisin Penerbit                   : Tinta Medina Tahun Terbit          : 2018 Tebal                        : 217 Halaman Peresensi                 : Nur […]

  • Workshop Materi Online LPM Invest 2020 ‘Tiga Kunci Sukses Ini Jadi Penawarnya’

    Workshop Materi Online LPM Invest 2020 ‘Tiga Kunci Sukses Ini Jadi Penawarnya’

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 848
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Ayoh dek segera  join link, acara segera dimulai,” kurang lebih seperti itu kata-kata mutiara panitia acara di organisasi manapun termasuk Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. Panitia, peserta dan pemateri workshop materi murni berjarak dengan mengandalkan platform Google Meet. Jumat, (6/11/2020). Mengusung tema Menumbuhkan Inovasi Insan […]

  • Kesenjangan Memicu Radikalisme; Lembaga Filantropi Islam Dapat Berperan

    Kesenjangan Memicu Radikalisme; Lembaga Filantropi Islam Dapat Berperan

    • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 893
    • 0Komentar

    Perdamaian dunia nampaknya masih menjadi mimpi dan cita-cita bagi seluruh masyarakat di penjuru dunia. Hal tersebut terlihat dari masih banyaknya kelompok radikal yang mengarah kepada terorisme di beberapa negara Timur Tengah, Eropa, bahkan Indonesia. Mereka menentang pemerintahan legal dengan mengatasnamakan keadilan dan jihad. Selain itu, mereka juga memiliki motif untuk kesejahteraan baik secara lahiriah maupun […]

expand_less