Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » RESENSI FILM » Sayap-Sayap Patah 2

Sayap-Sayap Patah 2

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
  • visibility 429
  • comment 0 komentar

Identitas Film

Judul              : Sayap-sayap patah 2

Sutradara       : Ferry Fei Irawan

Produser        : Denny Siregar Production

Ditulis oleh    : Rahabi Mandra dan Jocelyn Cordelia

Pemeran        : Arya Saloka, Dara Sarasvati, Juan Bio One, Nugie, Iwa K, Myesha Lin, Muhammad Khan,  Meriam Bellina, Samo Rafael, Aufa Assagaf, Givina Lukita, Aji Santosa, dan Norman R. Akyuwen

Tanggal rilis   : 8 Mei 2025

Durasi            : 1 jam 54 menit

Bahasa           : Bahasa Indonesia 

Negara tayang : Indonesia 


Film sayap-sayap patah 2 adalah film dengan campuran genre aksi dan drama. Film ini menjadi lanjutan dari film sayap-sayap patah yang rilis pada tahun 2022. Namun inti cerita yang disajikan berbeda fokus, karena pada season 2 ini menyorot pada kehidupan Pandu seorang densus 88 dan putri semata wayangnya yaitu, Olivia. Olivia adalah anak piatu yang baru saja setahun lalu ditinggal oleh ibunya, sehingga dia haus akan kasih sayang ayahnya. Namun di sisi lain, pekerjaan Pandu membuat waktu dengan keluarga berkurang. 

Permasalahan yang diangkat pada film ini adalah aksi teroris yang merupakan representasi pengeboman di Samarinda pada tahun 2016. Munculnya tokoh Leong sebagai pelaku pengeboman yang baru saja dikeluarkan dari penjara, dibarengi dengan adanya peristiwa pengeboman di sebuah cafe, membuat Leong dicurigai kepolisian. Padahal yang melakukan pengeboman adalah kawan-kawan Leong.

Dalam masa pengusutan tokoh dibalik pengeboman ini, Komandan Sadikin menyerahkan kasus ini pada Pandu. Namun pada saat investigasi, wajah Pandu terlihat oleh pelaku. Hal ini membuat Pandu dan keluarganya menjadi target incaran.

Film ini diakhiri dengan perencanaan aksi pengeboman baru yang disusun Leong dan Wabil, namun dalam aksinya Leong tertangkap dan terbunuh, sedangkan Wabil lolos. Sebagai bentuk balas dendamnya, Olivia putri Pandu menjadi korban pengeboman dan tewas.

Kelebihan pada film ini adalah alur cerita tersampaikan jelas, dan karakter Olivia sangat menggemaskan. Sehingga ketika Olivia meninggal seakan tidak ada lagi jantung cerita ini. Pembawaan karakter masing-masing tokoh pengeboman sukses membuat geram karena ideologinya yang sesat. Film ini merupakan representasi dari kisah nyata yaitu bom Samarinda pada tahun 2016 silam.

Adapun kekurangan pada film ini adalah intro yang lumayan panjang. Adanya scene yang ekstrem seperti bentuk tubuh yang sudah hancur, remuk, terbakar, dan lain sebagainya. Selain itu, terdapat ideologi yang menyesatkan yang mengaggap semua orang yang tidak sealiran dengannya adalah orang yang melawan arah, sehingga harus di bunuh. Jika tidak dipahami dengan baik mengkhawatirkan jika ada yang mengikuti paham seperti itu.

 

[Pengurus Invest BPH Periode 24/25]

 

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UIN Walisongo Selenggarakan Wisuda Terakhir di Tahun 2022

    UIN Walisongo Selenggarakan Wisuda Terakhir di Tahun 2022

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 196
    • 0Komentar

    lpminvest.com- UIN Walisongo gelar wisuda dengan meluluskan 609 orang yang terdiri dari 4 doktor, 25 orang magister (S2), dan sebanyak 580 Sarjana pada Selasa (8/11/2022). Wisuda dengan gelaran Sidang Senat Terbuka itu bertempat di Kampus 3 Auditorium 2 UIN Walisongo secara luring. Acara besar tersebut menjadi acara wisuda terakhir kalinya di tahun 2022 ini. Pembukaan […]

  • Atlet Presma FEBI Berhasil Pertahankan Prestasi

    Atlet Presma FEBI Berhasil Pertahankan Prestasi

    • calendar_month Sab, 22 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 177
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kembali sabet medali emas dalam lomba Presentasi makalah (Presma) pada acara Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2018. Jumat,  (21/09/2018). Mahasiwa Baru (Maba) FEBI yang turut mengikuti cabang lomba Presma antara lain Tutut Ida Purwatiningsih (Akuntansi Syariah), M. Rifki Priatna (Ekonomi Islam), dan Sofiyatun (Akuntansi Syariah). Hal […]

  • 274 Calon Wisudawan FEBI Lepas Status Mahasiswanya

    274 Calon Wisudawan FEBI Lepas Status Mahasiswanya

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 159
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sebanyak 274 calon wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang angkatan 11 mengikuti prosesi Pelepasan Wisuda. Senin, (26/8/2019). Acara tersebut bertempat di Ballroom lantai 5 Haris Hotel Semarang. Dalam laporan yang disampaikan Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan FEBI Ali Murtadho, calon wisudawan dari jurusan S2 Ekonomi Syariah sebanyak 7 orang […]

  • Posko 56 KKN UIN Walisongo Sosialisasikan Bahaya dan Manfaat Gadget di MI Muhammadiyah Caruban

    Posko 56 KKN UIN Walisongo Sosialisasikan Bahaya dan Manfaat Gadget di MI Muhammadiyah Caruban

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT-18 Posko 56 mengadakan sosialisasi dengan mengusung tema “Bahaya dan Manfaat Penggunaan Gadget.” Kegiatan ini diadakan pada Kamis, (08/08/2024). Sosialisasi tersebut mendapatkan respon yang baik oleh kepala sekolah, guru-guru, dan siswa-siswi MI Muhammadiyah Caruban. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendidikan khusus yang bertujuan untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya menggunakan […]

  • Mengaku Ingin Murtad,  Salah Satu Netizen Hebohkan PBAK Daring

    Mengaku Ingin Murtad, Salah Satu Netizen Hebohkan PBAK Daring

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 220
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Tidak ada kesempatan bertatap muka, antusias mahasiswa baru (maba) tetap terjaga sampai hari ketiga Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Hal ini bisa disaksikan di kanal youtube DEMA UIN Walisongo maupun DEMA Fakultas masing-masing. Rabu, (9/9/2020). Tidak ada tata tertib perihal keaslian akun yang harus digunakan dalam mengikuti PBAK. “Terkait keharusan tidak ada, karena […]

  • Generasi Z dan Perangkap FOMO: Menavigasi Tekanan Sosial di Era Digital

    Generasi Z dan Perangkap FOMO: Menavigasi Tekanan Sosial di Era Digital

    • calendar_month Ming, 31 Des 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 241
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Fear of Missing Out (FOMO) seringkali terdengar di telinga dan dikaitkan dengan generasi Z (gen Z). Generasi yang lahir antara tahun 1997-2012 dimana teknologi berkembang pesat pada tahun-tahun tersebut. Tak heran jika gen Z menjadi generasi yang rentan terpapar digitalisasi, sehingga hampir seluruh aspek kehidupan gen Z erat dengan teknologi. Generasi Z saat […]

expand_less