Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Raih IPK 3,93; Refi Berhasil Mendapatkan Predikat Wisudawan Terbaik

Raih IPK 3,93; Refi Berhasil Mendapatkan Predikat Wisudawan Terbaik

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 8 Jun 2024
  • visibility 521
  • comment 0 komentar

lpminest.com- Refi Solekha Noviana berhasil memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,93 dan mengantarkannya menjadi wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) pada Wisuda Sarjana (S1) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo ke-92. Acara ini diselenggarakan di Auditorium 2 Kampus 3  UIN Walisongo Semarang pada Sabtu, (8/6/2024). Refi, sapaan akrab mahasiswa asal Pemalang ini merupakan mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam angkatan 2020.

Skripsi dengan judul “Pengaruh Literasi Keuangan, Gaya Hidup, dan Relegiusitas terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z Studi Kasus pada Masyarakat Petarukan Kabupaten Pemalang” dia kerjakan dalam waktu sekitar 6 bulan. Judul ini dia ambil karena Refi ingin mengetahui perilaku konsumtif generasi z yang ada di daerahnya.

Untuk mendapatkan predikat wisudawan terbaik, Refi konsisten mempertahankan IPK diatas 3,9 sejak semester 1. Refi mengatakan agar bisa mencapai target tersebut dia selalu mengumpulkan tugas tepat waktu.

“Untuk bisa mendapatkan IPK diatas 3,9 itu pertama harus mengumpulkan tugas tepat waktu, kemudian mengerjakan tugas juga jangan asal-asalan, yang kedua kalau mau UTS atau UAS itu belajarnya jangan pakai sistem kebut semalam,” ujar Refi.

 Selain itu Refi juga pernah mengikuti perlombaan Bussines Plan serta menambah pengalaman dengan mengikuti magang online. Dia juga merupakan awarde Beasiswa BSI Scholarship dan KIP Pengganti.

Sementara itu, Nur Fathoni selaku Dekan FEBI menjelaskan, untuk mendapatkan predikat wisudawan terbaik mahasiswa harus memenuhi beberapa kriteria. Kriteria tersebut antara lain, lulus dengan nilai tinggi, lulus tepat waktu, mempunyai prestasi dalam bidang apapun, dan tidak ada catatan perilaku buruk baik dari fakultas atau hukum.

“Kriteria wisudawan terbaik, pertama nilai yang paling tinggi, kedua lulus tepat waktu, jadi kalau ada yang nilainya tinggi tapi dia terlambat lulusnya yang dinobatkan sebagai wisudawan terbaik itu yang lulusnya tepat waktu meskipun nilainya dibawahnya. Kemudian yang ketiga mempunyai prestasi dalam bidang apapun, dan yang terakhir yang bisa menggugurkan ketiga kriteria tadi jika tidak terpenuhi yaitu tidak boleh mempunyai catatan perilaku buruk apalagi sampai kriminalitas,” terang Fathoni.

Selanjutnya Fathoni berharap agar wisudawan terbaik tidak hanya baik dari segi IPK saja, tapi juga bisa membawa misi dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan IPK yang didapatkan.

“harapannya nilai yang didapatkan itu sesuai kompetensi yang dia miliki, karena yang perlu kita ketahui  terbaik disini adalah yang memenuhi kriteria tadi, jadi harapannya tidak hanya nilainya yang tinggi tapi juga mempunyai sesuatu yang lebih dari perilakunya, ucapannya, dan lain-lain,” tambah Fathoni.

Di sisi lain orang tua dari Refi sendiri mengatakan tidak menyangka putrinya bisa menjadi wisudawan terbaik. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Mustaji selaku ayah dari Refi.

“Bangga dan tidak menyangka anak saya bisa menjadi wisudawan terbaik, Refi ini anaknya ulet dan pekerja keras jadi pantas kalau dia bisa jadi wisudawan terbaik,” tutur Mustaji. Diyah & Maftucha_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Mahasiswa Akuntansi Syariah Indonesia, Resmi Dilantik

    Forum Mahasiswa Akuntansi Syariah Indonesia, Resmi Dilantik

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 505
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Forum Mahasiswa Akuntansi Syariah Indonesia (FORMAKSI), periode 2020 – 2021 resmi dilantik oleh Saifullah  selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Pelantikan tersebut berlangsung di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang. Dihadiri oleh Mahasiswa UIN Walisongo Semarang dan delegasi dari 14 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) seluruh Indonesia. Kamis (12/3/2020). Saifullah, […]

  • Aku Berbisnis, Maka Aku Ada

    Aku Berbisnis, Maka Aku Ada

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Tingginya angka pengangguran di Indonesia menunjukkan bahwa pemerintah sampai hari ini belum mampu mewujudkan kesejahteraan rakyatnya. Teriakan buruh yang masih nyaring kita dengar, mengindikasikan bahwa ada permasalahan ketenagakerjaan di Republik ini. Badan Pusat Statistik mencatat, angka pengangguran pada Agustus 2015 mencapai 7,6 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka mencapai 6,18 persen. Menurut Martius (2004), salah […]

  • Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

    Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

    • calendar_month Ming, 2 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 495
    • 0Komentar

        Salah satu problem mendasar yang dialami masyarakat sampai saat ini adalah persoalan kemiskinan. Kemiskinan dan ketimpangan sosial masih menjadi permasalahan krusial. Bahkan, di negara maju sekalipun tidak terlepas dari persoalan kemiskinan. Pemerintah Indonesia khususnya, saat ini masih terus berupaya untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan permasalahan sosial lainnya. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka […]

  • Apakah Selamanya Minol Dilarang?

    Apakah Selamanya Minol Dilarang?

    • calendar_month Sab, 13 Feb 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Lpminvest.com-  Baru-baru ini, muncul Rancangan Undang-undang dilarangnya Minuman Beralkohol (Minol-red) di Indonesia. BAGIAN UMUM ALINEA 4 penjelasan RUU tersemat: “Minuman beralkohol selain bertentangan dengan norma agama dan jiwa bangsa yang religious, juga telah terbukti menelan korban jiwa yang jumlahnya tidak sedikit”. RUU ini dirasa kurang memihak kepada produsen Minol tradisional asli buatan nusantara. Peraturan Menteri Perdagangan Nomer […]

  • DEMA UIN Walisongo Semarang Adakan Refleksi Aksi Damai Tolak PERPPU Cipta Kerja

    DEMA UIN Walisongo Semarang Adakan Refleksi Aksi Damai Tolak PERPPU Cipta Kerja

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 489
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Kamis (09/03/2023) Dema UIN Walisongo Semarang mengadakan Refleksi Aksi Damai sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah mengenai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPPU) Cipta Kerja yang akan disahkan pada tanggal 14 Maret mendatang. Adapun tuntutan dari refleksi aksi ini yaitu: Tidak mengesahkan PERPPU Cipta Kerja sebagai Undang – Undang Menolak keras di terbitkannya PERPPU Cipta […]

  • Prof. Muhibbin; Mahasiswa jangan Bercita-cita menjadi PNS

    Prof. Muhibbin; Mahasiswa jangan Bercita-cita menjadi PNS

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 399
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Stadium General untuk mengawali perkuliahan Semester Genap tahun Akademik 2014/2015 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang dibuka langsung oleh Rektor UIN Walisongo Semarang. Selasa, (3/03/2015). Prof. Muhibbin selaku Rektor memberikan sambutannya di Audit 1 lantai 2 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Acara yang mengusung tema “Relevansi Ekonomi Islam dengan Sosial Business” […]

expand_less