Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » RESENSI FILM » Sayap-Sayap Patah 2

Sayap-Sayap Patah 2

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
  • visibility 1.301
  • comment 0 komentar

Identitas Film

Judul              : Sayap-sayap patah 2

Sutradara       : Ferry Fei Irawan

Produser        : Denny Siregar Production

Ditulis oleh    : Rahabi Mandra dan Jocelyn Cordelia

Pemeran        : Arya Saloka, Dara Sarasvati, Juan Bio One, Nugie, Iwa K, Myesha Lin, Muhammad Khan,  Meriam Bellina, Samo Rafael, Aufa Assagaf, Givina Lukita, Aji Santosa, dan Norman R. Akyuwen

Tanggal rilis   : 8 Mei 2025

Durasi            : 1 jam 54 menit

Bahasa           : Bahasa Indonesia 

Negara tayang : Indonesia 


Film sayap-sayap patah 2 adalah film dengan campuran genre aksi dan drama. Film ini menjadi lanjutan dari film sayap-sayap patah yang rilis pada tahun 2022. Namun inti cerita yang disajikan berbeda fokus, karena pada season 2 ini menyorot pada kehidupan Pandu seorang densus 88 dan putri semata wayangnya yaitu, Olivia. Olivia adalah anak piatu yang baru saja setahun lalu ditinggal oleh ibunya, sehingga dia haus akan kasih sayang ayahnya. Namun di sisi lain, pekerjaan Pandu membuat waktu dengan keluarga berkurang. 

Permasalahan yang diangkat pada film ini adalah aksi teroris yang merupakan representasi pengeboman di Samarinda pada tahun 2016. Munculnya tokoh Leong sebagai pelaku pengeboman yang baru saja dikeluarkan dari penjara, dibarengi dengan adanya peristiwa pengeboman di sebuah cafe, membuat Leong dicurigai kepolisian. Padahal yang melakukan pengeboman adalah kawan-kawan Leong.

Dalam masa pengusutan tokoh dibalik pengeboman ini, Komandan Sadikin menyerahkan kasus ini pada Pandu. Namun pada saat investigasi, wajah Pandu terlihat oleh pelaku. Hal ini membuat Pandu dan keluarganya menjadi target incaran.

Film ini diakhiri dengan perencanaan aksi pengeboman baru yang disusun Leong dan Wabil, namun dalam aksinya Leong tertangkap dan terbunuh, sedangkan Wabil lolos. Sebagai bentuk balas dendamnya, Olivia putri Pandu menjadi korban pengeboman dan tewas.

Kelebihan pada film ini adalah alur cerita tersampaikan jelas, dan karakter Olivia sangat menggemaskan. Sehingga ketika Olivia meninggal seakan tidak ada lagi jantung cerita ini. Pembawaan karakter masing-masing tokoh pengeboman sukses membuat geram karena ideologinya yang sesat. Film ini merupakan representasi dari kisah nyata yaitu bom Samarinda pada tahun 2016 silam.

Adapun kekurangan pada film ini adalah intro yang lumayan panjang. Adanya scene yang ekstrem seperti bentuk tubuh yang sudah hancur, remuk, terbakar, dan lain sebagainya. Selain itu, terdapat ideologi yang menyesatkan yang mengaggap semua orang yang tidak sealiran dengannya adalah orang yang melawan arah, sehingga harus di bunuh. Jika tidak dipahami dengan baik mengkhawatirkan jika ada yang mengikuti paham seperti itu.

 

[Pengurus Invest BPH Periode 24/25]

 

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Προβλέψεις για το Μέλλον του Bearo Casino στις Online Τάσεις

    Προβλέψεις για το Μέλλον του Bearo Casino στις Online Τάσεις

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Key facts: Min deposit 10€ | Wagering 37x | Avg RTP 96.3% | Payouts 23-47h | 1,840 games 1. Υποεκτίμηση της Σημασίας των Προσφορών Πολλοί παίκτες παραβλέπουν τις προσφορές που προσφέρονται από το Bearo Casino. Οι προσφορές αυτές, όπως οι μπόνους καλωσορίσματος και τα δωρεάν spins, είναι κρίσιμες για την αύξηση των κεφαλαίων σας. Για […]

  • PUISI: NAHKODA KEHIDUPAN

    PUISI: NAHKODA KEHIDUPAN

    • calendar_month Jum, 27 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 822
    • 0Komentar

    Nahkoda Kehidupan Oleh: Ikfina Kamalia Ini peranku sebagai nahkoda Menyisir riuh di atas semesta Mengiring manusia tanpa suara Terbungkam karena ulahnya Nahkoda penentu jalan Untuk mereka yang tak paham Tanggung jawab yang ku emban Dengan harapan tanpa tuntutan Imajinasiku berulah Sebagai nahkoda yang hilang arah Melewati cacian hanya karena tak searah Memenuhi keinginan yang tak […]

  • Modernisasi dan Transisi Budaya Gotong-Royong

    Modernisasi dan Transisi Budaya Gotong-Royong

    • calendar_month Ming, 18 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 955
    • 0Komentar

    Oleh: Iswatun Ulia Kehidupan manusia dalam masyarakat tidak terlepas akan adanya interaksi antar sesamanya. Perkembangan zaman yang semakin modern turut membawa perubahan pula terhadap kebudayaan Indonesia, salah satunya adalah budaya gotong royong. Gotong royong merupakan bentuk solidaritas sebagai wujud loyalitas dalam sebuah kesatuan terhadap sesama masyarakat. Pada hakikatnya bentuk solidaritas ini merupakan bentuk dari rasa […]

  • EI Donation disambut Antusias Warga Jalanan

    EI Donation disambut Antusias Warga Jalanan

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 662
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam (HMJ-EI) UIN Walisongo Semarang melaksanakan aksi pembagian donasi, berupa nasi bungkus yang dibagikan kepada warga di sekitar pelataran jalan. Jumat, (31/03/2017). EI Donation (gerakan rumah amal) adalah program gerakan sedekah yang digalang oleh HMJ Ekonomi Islam setiap satu minggu sekali. Punbegitu, merupakan realisasi salah satu program kerja kepengurusan. Pasalnya, […]

  • Berlaku Adil Melalui Ilmu Waris

    Berlaku Adil Melalui Ilmu Waris

    • calendar_month Jum, 4 Mar 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 710
    • 0Komentar

    Judul Buku                  : Hukum Warisan Dalam Islam Penulis                       : Dra. Hasniah Hasan Penerbit                      : PT. Bina Ilmu Tahun Terbit              : 1987 Cetakan           […]

  • Surgawi di Tanganmu

    Surgawi di Tanganmu

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Senyum itu, Melengkapi mahkota kecantikan Balut hijab kian berpadu dengan akhlak Mampu membawamu di titik kemuliaan Bukan soal kepalsuan, Bukan soal hinaan, Tapi tentang tanya Bagaimana kau mampu mengalahkan bidadari surga? Pemahat sajakpun tak sanggup Mengurai bait lebih banyak tentangmu Kau terlalu mahir Menjadi pengelola samudra kasih Kau tak pernah lupa membawa serta kerinduan Untuk […]

expand_less