Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kenalkan Industri Lokal, BEM UNNES Gelar Dialog Interaktif

Kenalkan Industri Lokal, BEM UNNES Gelar Dialog Interaktif

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 6 Mei 2017
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
tampak beberapa peserta yang sedang mengikuti jalannya diskusi. sumber : bemkmunnes@instagram

tampak beberapa peserta yang sedang mengikuti jalannya diskusi. sumber : bemkmunnes@instagram

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarng (UNNES-red) gelar dialog interaktif bersama DPD RI di gedung Dekanat lantai III Fakultas Teknik UNNES. Jumat, (5/5/17).

Acara yang mengusung tema “Peluang dan Tantangan Ekonomi Kreatif” ini tidak hanya dihadiri civitas akademika UNNES, tetapi juga dihadiri oleh civitas akademika universitas lainnya yang ada di Semarang.

Ketua BEM Fakultas Teknik, Muhammad Adib mengatakan bahwa mahasiswa perlu mengenal industri-industri lokal.

“Industri-industri yang menjadi potensi lokal patut untuk dikenali,” tuturnya saat menyampaikan sambutan dalam acara dialog interaktif.

Pasalnya, anak-anak muda yang melek gadget dan IT justru lebih paham untuk bercerita dan mengkritisi kreatifitas daerah lain daripada potensi yang ada di lingkungan sekitarnya.

“Bahkan kita tidak tahu apa yang kita punya dan potensi di negara sendiri itu apa,” ungkapnya.

Hal ini yang menyebabkan perlunya membahas inisiatif generasi muda untuk mengembangkan potensi lokal yang ada.

“Ekonomi kreatif tidak hanya menghasilkan suatu barang, jasa juga bisa. Intinya sesuatu yang biasa-biasa saja bisa menjadi menarik dan membuat orang tertarik jika kita berikan sentuhan-sentuhan kreatifitas,” ujar DPD RI, Denty Eka Widi Pratiwi saat menyampaikan materi.

Menurut Denty, dalam kurun waktu 2012-2035 jumlah penduduk Indonesia diprediksi meningkat secara tajam. Hal ini yang menjadi peluang sekaligus tantangan bagi Indonesia. Maka dari itu, diperlukan adanya pengembangan bisnis melalui ekonomi kreatif.

“Pengembangan ekonomi kreatif harus melalui beberapa komponen. Di antaranya adalah kelembagaan yang terdiri dari pemerintah, bisnis, faktor intelektual dan home industry. Demikian juga harus ada industri pemberdayaan, pemasaran, dan teknologi yang selanjutnya bisa menjadi pilar-pilar ekonomi kreatif,” paparnya dalam dialog interaktif tersebut.

(Anis-[i]).

 

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak Siswa Belum Siap UN Online

    Banyak Siswa Belum Siap UN Online

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 75
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Ujian Nasional (UN) mulai dilaksanakan serentak pada hari Senin 13 April 2015. Ujian yang akan berlangsung selama tiga hari kedepan diikuti seluruh siswa menengah umum . Salah satunya SMAN 8 Semarang. Kabar yang berhembus dilaksanakannya ujian secara online kurang diterima SMAN 8 khususnya para siswa-siswi. Senin, (13/04/2015) Ketidaksiapan dalam menghadapi Ujian online dikarenakan sarana […]

  • Tim KKN UIN Walisongo Rancang Museum Dampak Abrasi

    Tim KKN UIN Walisongo Rancang Museum Dampak Abrasi

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 74
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke-9 UIN Walisongo merancang pembuatan Museum Dampak Abrasi di Desa Bedono Dukuh Morosari RT 4 RW 5, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Jumat (7/2/2020) masyarakat Desa Bedono yang bekerjasama dengan Proram Pembangunan dan Pemberdayaan Desa (P3MD) dibawah Kementrian Desa melakukan peninjauan area terlebih dahulu. […]

  • Cabor Catur Beri Dua Medali Pertama untuk FEBI

    Cabor Catur Beri Dua Medali Pertama untuk FEBI

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 87
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Di hari pertama Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (ORSENIK) 2018, cabang olahraga (cabor) catur memberi hadiah untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dengan berhasil mengantongi dua medali sekaligus. Jumat, (21/9/18). Ialah Tyas Cahya Paningrum, atlit cabor catur putri yang berhasil menggondol medali emas pertama untuk FEBI setelah menundukan lawan-lawannya dengan mudah. […]

  • Pulang Kuliah, Mahasiswa IAIN Walisongo ditodong orang tak dikenal

    Pulang Kuliah, Mahasiswa IAIN Walisongo ditodong orang tak dikenal

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 56
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Tindakan kejahatan menimpa mahasiswa IAIN Walisongo Semarang, selasa (2/9). Ketika itu Umam (21) baru saja pulang kuliah bersama kawannya Kholilah. Tanpa mereka duga tiba-tiba datang seorang laki-laki tidak dikenal membawa senjata tajam hampiri mereka. Kejadian tersebut terjadi di depan gerbang kampus 1 IAIN Walisongo pukul 18.30 Wib. Pada saat kejadian, situasi dilokasi  gelap dan sepi. Umam mahasiswa Fakultas […]

  • Jalan Sehat HUT FEBI ke-11 Usung Tema “Continuous Improvement”

    Jalan Sehat HUT FEBI ke-11 Usung Tema “Continuous Improvement”

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 99
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sabtu, (14/12/2024) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan acara jalan sehat dalam rangka ulang tahun FEBI yang ke-11 dengan tema “Continuous Improvement”. Tema ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas layanan dan prestasi secara berkelanjutan di FEBI. Acara ini bertempat di depan kantor FEBI, dihadiri oleh mahasiswa, dosen, […]

  • Gelisah, Aliansi Petani Tembakau Indonesia Adakan Ngaji Bareng

    Gelisah, Aliansi Petani Tembakau Indonesia Adakan Ngaji Bareng

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 72
    • 0Komentar

    S e m a r a n g – Memperingati Hari Tembakau Sedunia, Aliansi Petani Tembakau Indonesia mengadakan ngaji bareng bertema “Merti Tembakau” di pelataran Balaikota Semarang. (6/12/2017). Acara yang menghadirkan Emha Ainun Najib dan Kyai Kanjeng tersebut dilatarbelakangi karena adanya kegelisahan para petani tembakau terhadap stigma buruk masyarakat pada rokok. “Petani tembakau saat ini […]

expand_less