Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Asuransi, wadah gotong-royong bagi masyarakat.

Asuransi, wadah gotong-royong bagi masyarakat.

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 4 Nov 2014
  • visibility 609
  • comment 0 komentar

Semarang, Invest.com- Otoritas jasa keuangan (OJK) dan Allianz adakan “seminar edukasi dan expo keuangan 2014” (23/10). Acara seminar sosialisasi asuransi yang berlangsung di hotel Santika Semarang itu, bertajuk “Duit diatur urip dadi makmur”

“pengelolaan uang yang baik harus dimiliki oleh pengusaha bila ingin sukses, dan setiap orang yang ingin hidupnya berkualitas harus pintar mengatur keuangannya.” Bunyi catatan dari gubernur Jateng/Ganjar yang dibacakan oleh Didik Subiantoro sebagai perwakilanya dalam pembukaan acara.

Kepala OJK regional IV DKI dan Jawa tengah-Santoso Wibowo mengatakan, Asuransi merupakan wadah “gotong royong”. Asal tujuan asuransi tolong menolong: yang “mampu” membantu yang “tertimpa musibah”. Di jaman orde baru dulu pemerintah memiliki kebijakan tabungan nasional (TABANAS), digunakan sebagai dana saling membantu antara masyarakat satu dengan lainya. “Asuransi juga menampilkan hal yang sama. Saling tolong menolong sesama.” Ujarnya.

Beliau menambahkan, “kebiasaan asuransi sudah dilakukan oleh negara maju seperti Jepang. Hal tersebut membuat masyarakat Jepang giat bekerja keras dan tidak takut mati karena mengasuransikan jiwanya. Persis yang dikatakan Jokowi. Indonesia harus giat bekerja keras agar terbenahi ekonominya. Pungkasnya dalam sambutannya.

Menurut pembicara Oscar Pakpahan. mengatakan, “asuransi merupakan tabungan masa depan. resiko bencana, cacat, kecelakaan kerja dan kematian sering membayangi kita.” Di waktu itulah asuransi akan sangat dibutuhkan. Berbeda dengan tabungan. Uang dalam tabungan akan tergerus nilainya dimakan waktu. Bila uang ditabung dalam bank, semakin lama nilainya semakin berkurang karena waktu atau inflasi. Terangnya.

Asuransi menjadi jaminan atas resiko yang akan terjadi tanpa berkurangnya nilai jaminan. Jaminan akan terus ada dan anda akan merasa aman dalam hidup karena jaminan yang ada. Tutur Oscar.

Ganjar menghimbau agar dalam pelaksanaan asuransi harus berpihak kepada masyarakat. Ada lima aspek yang harus terpenuhi seperti; keterbukaan, akuntabilitas atau kejelasan fungsi, Tanggung jawab, kemandirian, dan kesetaraan.[c/invest]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • QRIS Cross-Border dalam Genggaman UMKM

    QRIS Cross-Border dalam Genggaman UMKM

    • calendar_month Ming, 5 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Langit petang membersamai Dela (20) yang sedang membeli cemilan tahu gejrot di depan samping kiri gerbang kampus III UIN Walisongo Semarang pada hari kamis (05/10/23). Ia menempuh perjalanan yang ramai dan lancar sekitar 10 menit dari tempat tinggalnya demi sebuah tahu gejrot yang lezat dan bergizi. “Jajan di (penjual) tahu gejrot udah 2 kali,” jawabnya. […]

  • Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

    Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

    • calendar_month Ming, 2 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 638
    • 0Komentar

        Salah satu problem mendasar yang dialami masyarakat sampai saat ini adalah persoalan kemiskinan. Kemiskinan dan ketimpangan sosial masih menjadi permasalahan krusial. Bahkan, di negara maju sekalipun tidak terlepas dari persoalan kemiskinan. Pemerintah Indonesia khususnya, saat ini masih terus berupaya untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan permasalahan sosial lainnya. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka […]

  • Ternyata Begini Ribetnya Mendaftar Wisuda

    Ternyata Begini Ribetnya Mendaftar Wisuda

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 638
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Selasa, (24/5/2022) UIN Walisongo Semarang melepaskan sebanyak 544 wisudawan. Hal ini merupakan momen yang banyak ditunggu-tunggu karena acara wisuda kali ini digelar secara offline, setelah sempat vakum selama kurang lebih dua tahun yang hanya digelar secara online. Bertempat di Auditorium 2 Kampus 3, banyak wisudawan yang antusias dan senang dalam mengikuti acara wisuda […]

  • Akhirnya, PBAK 2022 UIN Walisongo Telah Usai

    Akhirnya, PBAK 2022 UIN Walisongo Telah Usai

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 567
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Serangkaian acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2022 UIN Walisongo telah selesai dilaksanakan, mulai dari Pra-PBAK hingga penutupannya pada Jumat, (5/8/2022). Penutupan PBAK bertempat di lapangan Kampus III UIN Walisongo. Setelah itu, peserta PBAK dikembalikan ke fakultas masing-masing. Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) melanjutkan acara Colour Fun yang dipandu oleh panitia PBAK fakultas. […]

  • Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

    Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 673
    • 0Komentar

      Mengingatkan salah satu iklan kartu provider 3 Indie+ pada tahun 2013 silam, dalam iklan tersebut diperagakan oleh beberapa anak kecil menceritakan permasalahan yang dialami oleh orang dewasa dan dibagian akhir iklan tersebut ada seorang anak yang mengatakan bahwa “ Jadi orang gede menyenangkan, tapi susah dijalanin ,“ lantas hal tersebutlah yang menjadi realita anak […]

  • Mas Ojek Online Dapat Orderan Jadi Wisudawan Terbaik FEBI

    Mas Ojek Online Dapat Orderan Jadi Wisudawan Terbaik FEBI

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 595
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sesuai Keputusan Rektor UIN Walisongo Semarang Nomor 211 tahun 2020, ada 292 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang resmi dicopot gelar mahasiswanya di acara Pelepasan Wisudawan Virtual. Meskipun berlangsung di live streaming Face Tracking Animation di youtube UIN Walisongo Semarang, akan tetapi antusias wisudawan dan mahasiswa tetap tinggi. Hal ini terbukti dalam […]

expand_less