Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kenalkan Industri Lokal, BEM UNNES Gelar Dialog Interaktif

Kenalkan Industri Lokal, BEM UNNES Gelar Dialog Interaktif

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 6 Mei 2017
  • visibility 545
  • comment 0 komentar

tampak beberapa peserta yang sedang mengikuti jalannya diskusi. sumber : bemkmunnes@instagram

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarng (UNNES-red) gelar dialog interaktif bersama DPD RI di gedung Dekanat lantai III Fakultas Teknik UNNES. Jumat, (5/5/17).

Acara yang mengusung tema “Peluang dan Tantangan Ekonomi Kreatif” ini tidak hanya dihadiri civitas akademika UNNES, tetapi juga dihadiri oleh civitas akademika universitas lainnya yang ada di Semarang.

Ketua BEM Fakultas Teknik, Muhammad Adib mengatakan bahwa mahasiswa perlu mengenal industri-industri lokal.

“Industri-industri yang menjadi potensi lokal patut untuk dikenali,” tuturnya saat menyampaikan sambutan dalam acara dialog interaktif.

Pasalnya, anak-anak muda yang melek gadget dan IT justru lebih paham untuk bercerita dan mengkritisi kreatifitas daerah lain daripada potensi yang ada di lingkungan sekitarnya.

“Bahkan kita tidak tahu apa yang kita punya dan potensi di negara sendiri itu apa,” ungkapnya.

Hal ini yang menyebabkan perlunya membahas inisiatif generasi muda untuk mengembangkan potensi lokal yang ada.

“Ekonomi kreatif tidak hanya menghasilkan suatu barang, jasa juga bisa. Intinya sesuatu yang biasa-biasa saja bisa menjadi menarik dan membuat orang tertarik jika kita berikan sentuhan-sentuhan kreatifitas,” ujar DPD RI, Denty Eka Widi Pratiwi saat menyampaikan materi.

Menurut Denty, dalam kurun waktu 2012-2035 jumlah penduduk Indonesia diprediksi meningkat secara tajam. Hal ini yang menjadi peluang sekaligus tantangan bagi Indonesia. Maka dari itu, diperlukan adanya pengembangan bisnis melalui ekonomi kreatif.

“Pengembangan ekonomi kreatif harus melalui beberapa komponen. Di antaranya adalah kelembagaan yang terdiri dari pemerintah, bisnis, faktor intelektual dan home industry. Demikian juga harus ada industri pemberdayaan, pemasaran, dan teknologi yang selanjutnya bisa menjadi pilar-pilar ekonomi kreatif,” paparnya dalam dialog interaktif tersebut.

(Anis-[i]).

 

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Tidak Diakui Kampus, Ini Klarifikasi Lutfi Mahasiswa Pemilik IPK 3,94

    • calendar_month Kam, 8 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 770
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Lutfi Nur Fadillah adalah salah satu mahasiswa jurusan Ilmu Falak  Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) angkatan 2014 yang mengikuti prosesi wisuda ke-72. Bertempat di auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu, (7/03/2018). Lutfi sapaan akrabnya, sempat mendadak  viral di sosial media dikarenakan prestasinya yang mendapat IPK 3,94,  namun dirasa tidak mendapat pengakuan di […]

  • Drumband RA Al-Hidayah Tampil dalam Wisuda UIN Walisongo

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 610
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melaksanakan wisuda ke-88 di gedung Prof. TGK. Ismail Yaqub pada Selasa, (23/05/2023). Meluluskan sejumlah 762 wisudawan. Berbeda dengan periode sebelumnya, wisuda kali ini dimeriahkan oleh grup drumband dari anak-anak Raudhatul Athfal (RA) Al-Hidayah UIN Walisongo. Drumband ini sudah ada dari dulu dan sempat memenangkan juara satu dan juara […]

  • QRIS Cross-Border dalam Genggaman UMKM

    • calendar_month Ming, 5 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 605
    • 0Komentar

    Langit petang membersamai Dela (20) yang sedang membeli cemilan tahu gejrot di depan samping kiri gerbang kampus III UIN Walisongo Semarang pada hari kamis (05/10/23). Ia menempuh perjalanan yang ramai dan lancar sekitar 10 menit dari tempat tinggalnya demi sebuah tahu gejrot yang lezat dan bergizi. “Jajan di (penjual) tahu gejrot udah 2 kali,” jawabnya. […]

  • 2019, Lembaga Eksekutif FEBI Pertama Kalinya Lakukan LPJ-an

    • calendar_month Ming, 22 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 625
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Minggu, (22/12/2019) untuk pertama kalinya Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo melaksanakan Sidang Paripurna Laporan Pertanggungan di akhir kepemimpinannya.  Berlangsung di ruang H4 dan H5, agenda ini dihadiri oleh  70 peserta dari lembaga intra, mahasiswa, dan  Wakil Dekan (WD) III FEBI. . “Sebelumnya belum pernah ada sidang paripurna di […]

  • Pelabelan Nama Ilmiah Pada Tanaman, Usaha Edukatif Mahasiswa KKN kepada Masyarakat

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 815
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Senin (2/11/2020) tetap produktif di tengah pandemi, mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75  posko 117 UIN Walisongo melakukan pelabelan nama pada tanaman. Kegiatan tersebut  dilaksanakan di Dukuh Dudukan, Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Kegiatan pelabelan nama ilmiah pada tanaman ini merupakan kegiatan memberikan infomasi tentang nama ilmiah, nama lokal, […]

  • Ekofeminisme; Menyoal Keintiman Perempuan dan Alam

    • calendar_month Sel, 27 Feb 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 755
    • 0Komentar

    Permasalahan lingkungan nampaknya saat ini masih menjadi masalah yang sangat krusial. Konflik lingkungan acap kali terjadi di Indonesia. Berbagai bentuk perlawananpun tak luput disuguhkan sebagai ajang perlawanan demi menuntut keadilan. Namun, tak jarang pula tuntutan keadilan yang diinginkan harus melalui proses yang amat panjang hingga nyawa yang menjadi taruhannya. Banyak sekali contoh gerakan perlawanan perempuan […]

expand_less
Exit mobile version