Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Upaya Penanggulangan Longsor, Kelompok 55 KKN RdR UIN Walisongo Lakukan Kegiatan Penanaman Pohon Trembesi dan Mangga

Upaya Penanggulangan Longsor, Kelompok 55 KKN RdR UIN Walisongo Lakukan Kegiatan Penanaman Pohon Trembesi dan Mangga

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 6 Nov 2021
  • visibility 1.000
  • comment 0 komentar
(Sesi dokumentasi penanaman pohon bersama Kepala Desa Pasigitan)

(Sesi dokumentasi penanaman pohon bersama Kepala Desa Pasigitan)

lpminvest.com-Lakukan upaya penanggulangan erosi dan longsor di Desa Pasigitan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Kelompok 55 Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) angkatan 77 UIN Walisongo Semarang adakan kegiatan penanaman pohon di pinggiran jalan desa tersebut. Sabtu, (6/11/2021). Adapun pohon yang ditanam berjumlah 50 dengan rincian pohon trembesi berjumlah 40 batang dan pohon manga berjumlah 10 batang.

Kegiatan penanamaan pohon tersebut dibantu oleh warga sekitar khusus nya Dusun Krajan,  karena di tempatkan khusus di Dusun Krajan. Bapak Hartoyo selaku kepala desa turut hadir untuk mengawali penanaman pohon tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih kepada kelompok KKN Semoga pohon yang diberikan oleh kelompok KKN UIN Walisongo Semarang dapat bermanfaat untuk warga sekitar dan menjadi kenang-kenangan selamanya untuk warga Desa Pasigitan,” tutur Hartoyo.

Aditya Putra Setiawan selalu koordinator menambahkan, penanaman pohon seperti ini sangat penting dilakukan karena bencana alam bisa saja hadir tanpa di duga.

“Awal mula kita memberikan pohon trembesi khusus nya karena memang geografis Desa Pasigitan itu di perbukitan dan rawan longsor maka dengan itu kami memberikan pohon sekaligus penanaman dengan harapan meminimalisir bencana di desa tersebut,” ujarnya.

Hartoyo juga menyampaikan harapannya dari kegiatan penanaman pohon yang dilakukan oleh kelompok 55 KKN UIN Walisongo.

“Semoga pohon trembesi dan mangga yang ditanam bisa tumbuh subur serta tidak punah, untuk mencegah bencana dikawasan Desa Pasigitan yang lokasinya di area perbukitan. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada kelompok KKN yang selalu membantu warga Pasigitan,” ungkapnya._ [i]

 

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rektor UIN Walisong Himbau Pelaksanaan Orsenik Berjalan Tertib

    Rektor UIN Walisong Himbau Pelaksanaan Orsenik Berjalan Tertib

    • calendar_month Jum, 22 Sep 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 475
    • 0Komentar

    lpminvest.com- UIN Walisongo Semarang kembali menggelar ajang tahunan Orientasi, Olahraga, Seni, Ilmiah dan Keterampilan (ORSENIK). Orsenik 2017 dibuka langsung oleh Muhibbin selaku Rektor UIN Walisongo secara simbolik dengan melakukan service bulu tangkis, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Kampus 3. Jum’at (22/9/2017). Orsenik akan berlangsung selama tiga hari (22-24/9). Pelaksanaan orsenik terdiri dari 37 cabang […]

  • Aksi Buruh Di Semarang Diakhiri Oleh Bentrok Dengan Polisi

    Aksi Buruh Di Semarang Diakhiri Oleh Bentrok Dengan Polisi

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 635
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aksi perayaan Hari Buruh Internasional (Mayday) digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Kamis (1/5/2025). Unjuk rasa ini diikuti oleh ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJaT). Aliansi ini terdiri dari beberapa federasi seperti Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Buruh Seluruh Masyarakat Grobogan (S.B Semar), Aliansi Serikat Pekerja […]

  • Tak Kunjung Ada Kejelasan, KBMW Gelar Aksi Tolak JKN

    Tak Kunjung Ada Kejelasan, KBMW Gelar Aksi Tolak JKN

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 594
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Keluarga Besar Mahasiswa Walisongo (KBMW-red) menggelar aksi terkait penolakan pembuatan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Aksi unjuk rasa ini merupakan tindak lanjut Nota Keberatan No. 001/A/DEMA-U/I/2018 yang dilayangkan Mandataris DEMA  tertanggal 5 Januari 2018. Unjuk rasa berlangsung di depan Gedung Rektorat Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (12/01/2018). Ahmad Sylvan, selaku koordinator lapangan (Korlap) […]

  • Mengaku Ingin Murtad,  Salah Satu Netizen Hebohkan PBAK Daring

    Mengaku Ingin Murtad, Salah Satu Netizen Hebohkan PBAK Daring

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 877
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Tidak ada kesempatan bertatap muka, antusias mahasiswa baru (maba) tetap terjaga sampai hari ketiga Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Hal ini bisa disaksikan di kanal youtube DEMA UIN Walisongo maupun DEMA Fakultas masing-masing. Rabu, (9/9/2020). Tidak ada tata tertib perihal keaslian akun yang harus digunakan dalam mengikuti PBAK. “Terkait keharusan tidak ada, karena […]

  • Peduli Terhadap Sosial; Lindu Aji Putra Mabes 26 Gelar Bhakti Ramadhan

    Peduli Terhadap Sosial; Lindu Aji Putra Mabes 26 Gelar Bhakti Ramadhan

    • calendar_month Sen, 13 Jun 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 654
    • 0Komentar

    Lpminvest.com – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan, Lindu Aji Putra Mabes 26 Semarang, menggelar Bhakti Ramadhan di Desa Jimbaran Kecamatan Bandungan Semarang. Minggu, (12/06/16). Agenda bersifat sosial ini mengusung tema “Semangat Berbagi Sempurnakan Ibadah di Bulan Suci” berlangsung lancar dan tidak ada kendala sedikitpun. Niko (35) selaku ketua panitia Bhakti Ramadhan tersebut mengungkapkan bahwa […]

  • Mahasiswa Rantau, Antara Mandiri dan Dipaksa Keadaan

    Mahasiswa Rantau, Antara Mandiri dan Dipaksa Keadaan

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 747
    • 0Komentar

    Entah mengapa kalau mendengar kata ‘rantau’ pikiran saya langsung tertuju pada ‘rindu’. Waktu kecil, yang saya pahami tentang merantau adalah para pekerja yang meninggalkan anak istrinya di desa untuk bekerja ke luar kota, luar pulau, bahkan luar negeri. Ya sama persis yang dilakukan ayah saya dulu, dia pergi ke Jakarta meninggalkan kami yang ratusan mil […]

expand_less