Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Pengaruh IMF di Indonesia

Pengaruh IMF di Indonesia

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2014
  • visibility 695
  • comment 0 komentar

IDENTITAS BUKU

Judul buku     : Di Bawah Ancaman IMF

Penulis          : Revrisond Baswir

Penerbit        : KoalisiAntiUtang (KOA)

Cetakan         : I

Tahun            : 2003

Kota terbit     : Bandung

Tebal             : 288 Halaman

ISBN             : 979-3237-53-8

Resensor          : Iswatun Ulia, Mahasiswi UIN Walisongo, Semarang

Pengangkatan Megawati Soekarno Putri sebagai Pesiden RI yang ke-5, telah menumbuhkan harapan baru bagi proses pemulihan ekonomi Indonesia. Hal tersebut terbukti dengan adanya penguatan rupiah yang cukup drastis, mengalirnya dukungan internasional terhadap duet Mega-Hamzah, dan meredanya ketegangan antara eksekutif dan legislatif dalam pentas politik Nasional.

Buku ini menjelaskan tentang adanya dana moneter internasional IMF (International Monetery Fund) yang keadaannya sangat merugikan negara Indonesia. Buku ini menjelaskan adanya Lembaga Keuangan yang terdiri dari negara-negara berdaulat, yang keberadaannya hanya untuk memanfaatkan negara yang menjadi pasiennya, termasuk negara Indonesia. Dalam masa pemerintahannya, Megawati lebih memilih bersahabat dengan IMF dan pasar daripada dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang jelas-jelas merupakan aturan dan  dasar negara Indonesia.

Dalam buku ini, lebih menjelaskan bahwa negara Indonesia sangat mentuhankan IMF, karena negara Indonesia sangat tergantung kepada lembaga keuangan tersebut. Padahal jelaslah bahwa IMF bukanlah Tuhan pemaaf juga bukan Tuhan penyayang karena selalu memanfaatkan pembayaran hutang, peningkatan suku bunga, penyelenggaraan perdagangan bebas, pelaksanaan privatisasi juga penghapusan subsidi karena hal tersebut menjadi malapetaka bagi negara Indonesia sendiri.

Suku Bunga sertifikat Indonesia (SBI) yang terlalu tinggi tidak hanya menyebabkan dipikulnya beban bunga obligasi yang sangat berat oleh pemerintah, tetapi juga menyebabkan terjadinya kelangkaan kredit sektor riil. Berkaitan dengan persoalan utang luar negeri, Menteri Keuangan Boediono dengan terus terang mengaku bahwa sebenarnya ia sangat mendukung keinginan untuk meminta pemotongan utang kepada IMF, tetapi dia mengetahui bahwa hal itu tidak mungkin terjadi dan bisa jadi dirinya akan ditendang oleh IMF. (hal.16).

Penulis menjelaskan bahwa IMF terlalu jauh mencampuri urusan politik di negara Indonesia, ditandai dengan penundaan terus-menerus pencairan dana, selain itu  IMF dalam melaksanakan bisnis pemutaran uang layaknya rentenir, bukan malah mensejahterakan rakyat justru malah mengakibatkan kesengsaraan rakyat. Karena semakin menggunungnya volume utang ke luar negeri dan semakin merosotnya nilai kurs rupiah. Ancaman IMF tentu akan sulit bagi sistem ekonomi kerakyatan untuk mendapat perhatian. Sebaliknya, dibawah ancaman IMF perbaikan nasib rakyat Indonesia tentu akan tercampak ke pinggiran.

Ditengah-tengah situasi kurs rupiah yang semakin terpuruk, pelaksanaan saran-saran IMF tentu akan sangat merugikan Indonesia. Lebih-lebih bag rakyat banyak, penghapusan subsidi BBM di tengah-tengah situasi krisis ekonomi yang sedang bersiap-siap mentongsong datangnya krisis kedua, sama saja dengan menyiramkan BBM ke tengah-tengah bara api kemelaratan rakyat. (hlm.31).

Adanya IMF dianggap telah melakukan kejahatan di Indonesia. Hal tersebut didasarkan semakin banyaknya rakyat Indonesia yang menderita. IMF dinilai gagal memulihkan perekonomian Indonesia. Campur tangan IMF dalam penerapan ide ekonomi nonliberal jauh lebih berbahaya, disebabkan penerapan perdagangan bebas menyebabkan semakin tergusurnya petani dan produsen kecil Indonesia.

Kelebihan dari buku ini yaitu banyak menjelaskan mengenai permasalahan ekonomi yang ada dalam masyarakat, khususnya kegiatan ekonomi oleh lembaga-lembaga penting negara, juga terdapatnya Indeks untuk mempermudah dalam pencarian kalimat. Disamping memiliki kelebihan juga terdapat kekurangan dimana penulis tidak menjelaskan secara terperinci apa itu IMF (International Monetery Fund). Penulis hanya  menjelaskan secara universal. Dengan demikian buku ini layak untuk dimiliki oleh seluruh khalayak umum, karena dapat dijadikan sebagai sumber bacaan untuk menambah khazanah pengetahuan. (Invest_Iswatun Ulia).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempat Salah Paham, Genwa 2019 Akhirnya Berhasil Kreasikan 5000 Balon

    Sempat Salah Paham, Genwa 2019 Akhirnya Berhasil Kreasikan 5000 Balon

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 602
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Flash Mob dan kreasi 5000 balon mewarnai pagi generasi walisongo (genwa) sebutan mahasiswa baru (maba) UIN Walisongo. Acara pembuka hari pamungkas Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tersebut berlangsung di lapangan utama kampus III UIN Walisongo Semarang. Nur Khotimah, koordinator Tim Kreatif PBAK 2019 menuturkan kreasi 5000 balon yang sesuai warna bendera fakultas […]

  • Syarat Pengumpulan Persyaratan KKN Dua Hari Saja, Mahasiswa: Tidak Masuk Akal

    Syarat Pengumpulan Persyaratan KKN Dua Hari Saja, Mahasiswa: Tidak Masuk Akal

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Rabu, (19/8/2020) tidak ada alasan untuk UIN Walisongo semarang libur Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tengah pandemi Covid-19. Pengumuman calon peserta KKN Reguler dari Rumah Angkatan 75 dapat dilihat di  surat edaran Nomor B-0932/Un.10.0/L.1/PP.06/08/2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M). Total sementara peserta KKN yaitu 2.130 mahasiswa, dengan rincian 548 mahasiwa FITK, 379 FSH, […]

  • Mahasiswa Kenalkan Tarian Adat Lewat Seminar

    Mahasiswa Kenalkan Tarian Adat Lewat Seminar

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 671
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Tari Sigeh Pengunten dari Lampung turut memeriahkan acara Seminar Nasional Akuntansi di Audit 2 Kampus III UIN Walisongo Semarang. Tarian ini dibawakan oleh anggota organisasi daerah Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Lampung (KAMAPALA). Selasa, (22/10/2019). Menurut Mia Chandra Dewi, tarian Sigeh Pengunten ditampilkan untuk menyambut tamu dalam acara-acara tertentu. “Yang membedakan tarian ini dengan yang […]

  • Meruwat Kerukunan Beragama Melalui Pameran Kitab Suci Lintas Agama

    Meruwat Kerukunan Beragama Melalui Pameran Kitab Suci Lintas Agama

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 921
    • 0Komentar

    S e m a r a n g – Untuk meningkatkan kerukunan umat beragama di Kota Semarang, Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Semarang bersama Komisi Kitab Suci Kevikepan Semarang mengadakan Pameran Kitab Suci Lintas Agama dengan tema “Damai Kotaku Semarang Hebat”. Acara yang dihelat di Gedung Sukasari, kompleks Gereja Katedral Sub Tutela Matris, Jl.Dr.Sutomo Semarang […]

  • betblast casino‘s Customer Feedback: What Users are Saying"> <a href=betblast casino‘s Customer Feedback: What Users are Saying">

    betblast casino‘s Customer Feedback: What Users are Saying">betblast casino‘s Customer Feedback: What Users are Saying

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Key facts: Min deposit £10 | Wagering 37x | Avg RTP 96.3% | Payouts 23-47h | 1,840 games Misunderstanding the Bonus Structure Many players get it wrong when they look at Betblast Casino’s bonus offers. The welcome bonus might seem generous on the surface, but it comes with a **37x wagering requirement**. That means if […]

  • Puncak Dies Natalis, UIN Walisongo gelar Haflah Dzikir & Maulidur Rasul

    Puncak Dies Natalis, UIN Walisongo gelar Haflah Dzikir & Maulidur Rasul

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 576
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka merayakan puncak Dies Natalis ke-47, UIN Walisongo gelar Haflah Dzikir dan Maulidur Rasul. Acara dihadiri oleh para ulama’, jama’ah Al- khidmah, Rektor, mahasiswa, dan segenap civitas akademika. Minggu, (02/04/2017). “Acara ini sudah direncanakan sejak satu tahun yang lalu, persiapan juga dilakukan sejak kemarin dengan bantuan dari berbagai pihak. Alhamdulillah acara dapat kami […]

expand_less