Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pulang Kuliah, Mahasiswa IAIN Walisongo ditodong orang tak dikenal

Pulang Kuliah, Mahasiswa IAIN Walisongo ditodong orang tak dikenal

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 3 Nov 2014
  • visibility 582
  • comment 0 komentar

lpminvest.com-Tindakan kejahatan menimpa mahasiswa IAIN Walisongo Semarang, selasa (2/9). Ketika itu Umam (21) baru saja pulang kuliah bersama kawannya Kholilah. Tanpa mereka duga tiba-tiba datang seorang laki-laki tidak dikenal membawa senjata tajam hampiri mereka.

Kejadian tersebut terjadi di depan gerbang kampus 1 IAIN Walisongo pukul 18.30 Wib. Pada saat kejadian, situasi dilokasi  gelap dan sepi.

Umam mahasiswa Fakultas Syariah, jurusan Ilmu Falak semester 5 yang merupakan salah satu korban, mengatakan bahwa orang tak dikenal tersebut datang dari depan gerbang kampus, awalnya ia menyangka pelaku adalah tukang parkir, tetapi pelaku langsung menggaet lehernya dan membawanya ketempat gelap didekat gerbang kampus1. Pelaku memaksa umam untuk menyerahkan uang Rp 100.000, namun ia menolaknya.

”Awalnya, Saya kira dia tukang parkir, tapi tiba-tiba dia membawa saya ketempat gelap dan meminta uang seratus ribu, serta mengancam dengan golok di tangannya yang diarahkan ke leher saya”, terang umam kepada reporter Justisia.com.

Pelaku menggunakan tangan kanannya untuk menggaet leher korban dengan tangan kiri memegang golok. Pelaku memiliki ciri-ciri berambut gondrong, memakai topi, kaos, serta celana selutut, dan pada saat pelaku memalak korban ia dalam kondisi mabuk.

Kholilah yang berada di sampingnya langsung berlari mencari bantuan dan berteriak meminta pertolongan ke warga sekitar yang berlalu lalang.

Melihat temannya berteriak, pelaku melepaskan Umam dan mengejar temannya, dan pada saat itu Umam bisa kabur. Setelah warga tersebut mengetahui kejadian itu, si pelaku langsung kabur mengendarai sepeda motornya sambil megang golok.

Meski kejadian tersebut tidak memakan korban ataupun materil, diharapkan para mahasiswa yang kuliah malam dan tidak mendapatkan kendaraan umum untuk lebih berhati-hati dan tidak pulang sendirian, demi mengantisipasi agar tidak terjadi hal serupa.

“Semoga ini bisa menjadi peringatan, kalau kuliah sampe malem dan tidak mendapat kendaraan harus lebih hati-hati dan kalau bisa cari teman, karena dari arah Boja-Jerakah tidak ada angkutan umum kalau menjelang maghrib”, himbau Kholilah ke mahasiswa lain. (Hikmah/[j]).

 

Sumber : Justisia.com


 

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pra PBAK FEBI 2023 Usung Tema: Ekonomi Kreatif dan Pilar Perekonomian Masa Depan Indonesia

    Pra PBAK FEBI 2023 Usung Tema: Ekonomi Kreatif dan Pilar Perekonomian Masa Depan Indonesia

    • calendar_month Kam, 3 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 614
    • 0Komentar

    Kegiatan Pra-Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2023 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang diisi Seminar Lokakarya. Mengangkat tema “Ekonomi kreatif sebagai pilar perekonomian masa depan Indonesia”.  Seminar ini dihadiri sebanyak 713 Mahasiswa Baru (MABA) FEBI (03/08/23). Reza selaku ketua panitia PBAK FEBI menjelaskan maksud dan tujuan tema yang diambil yaitu sebagai pembuka […]

  • Mahasiswa Bidikmisi, Agus Buktikan Kebolehannya Raih Wisudawan Terbaik FEBI

    Mahasiswa Bidikmisi, Agus Buktikan Kebolehannya Raih Wisudawan Terbaik FEBI

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 708
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Keterbatasan ekonomi tak lantas membatasi Agus Sulistiyono sukses meraih gelar wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) pada Wisuda periode ke-84 UIN Walisongo dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94. Penghargaan ia dapatkan di depan para wisudawan lain beserta keluarga masing-masing tepatnya di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo. Mahasiswa asal Pati ini mengungkapkan, […]

  • Rosyid: Pengurus Tidak Penting, yang Penting Jiwa Pengurus

    Rosyid: Pengurus Tidak Penting, yang Penting Jiwa Pengurus

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 752
    • 0Komentar

    lpminvest.com– UKMU Nafilah UIN Walisongo Semarang melaksanakan pelantikan dan rapat kerja (raker) yang bertajuk “Meningkatkan Integritas Kepemimpinan Anggota Nafilah dalam Rangka Membumikan Bahasa Arab di UIN Walisongo Semarang”. Minggu, (5/2/17). Acara yang dilaksanakan di Aula Gedung Q Kampus 2 UIN Walisongo ini di hadiri oleh 53 peserta. 12 dari panitia, 14 tamu undangan dan 27 […]

  • Jadwal TOEFL dan IMKA Tabrakan dengan KKL Rugikan Mahasiswa

    Jadwal TOEFL dan IMKA Tabrakan dengan KKL Rugikan Mahasiswa

    • calendar_month Sel, 24 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 660
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Pelaksanaan Test of English as a Foreign Language (TOEFL) dan Ikhtibar Mi’yar al-Kafaah fii al-Lungah al-Arabiyyah (IMKA) serentak menimbulkan pertentangan dari mahasiswa. Pasalnya, jadwal tes yang telah tersusun lima bulan ke depan, yaitu sejak Mei sampai September mengalami percepatan jadwal oleh pihak Pusat Pengembangan Bahasa (PPB). Senin, (23/4/2018). Pengajuan jadwal tersebut terjadi setelah […]

  • Update Isu-Isu Global; KSPM Selenggarakan Investor Gathering

    Update Isu-Isu Global; KSPM Selenggarakan Investor Gathering

    • calendar_month Sen, 13 Mar 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 754
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kelompok Studi Pasar Modal Syariah (KSPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar acara Investor Gathering dengan tema “Economic Growth in 2023 Amid Increasing Global Risk” pada Senin (13/3/2023) yang dilaksanakan di Auditorium 1 kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Peserta Acara Investor Gathering ini dari KSPM se-Kota Semarang. Topik yang diangkat ini merupakan topik […]

  • Narasi yang Hilang

    Narasi yang Hilang

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Oleh : Pena Merah Awalnya hanya sebuah narasi Tetap saja seharusnya menjadi narasi Entah kenapa akhirnya tak menjadi sebuah narasi? Eungkin narasi itu telah usang Ataukah mungkin narasi itu telah hilang?   Menarasikan kisah melalui tulisan itu penting ! Tapi mengapa sampai tak menjadi sebuah narasi ? Lalu kemana kelincahan jari-jariku yang biasanya membabibuta diatas […]

expand_less