Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Menelisik Sisi Positif dari Game Online

Menelisik Sisi Positif dari Game Online

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 12 Sep 2022
  • visibility 641
  • comment 0 komentar

(Little boy playing video game in the dark room. Source: istockphoto.com)

Dilihat dalam beberapa tahun belakangan, industri esport berkembang sangat pesat. Menurut data Global Games Market Report 2021, Indonesia menempati posisi 17 pasar game terbesar dengan pertumbuhan yang sangat cepat. Konsep game online sendiri adalah menjadikan permainan yang dimainkan untuk menuju ke ranah profesional. Hal ini memberikan pengaruh cukup besar bagi masyarakat khususnya kaum muda milenial. Maka dari itu, banyak anak-anak muda yang memanfaatkan hal tersebut untuk bermain game online.

Di Indonesia, dunia gaming sudah didukung oleh pemerintah dengan dibentuknya Indonesia ESports Association (IESPA), Federasi Esports Indonesia (FEI), Asosiasi Olahraga Video Game Indonesia (AVGI) dan yang terakhir Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI). Organisasi tersebut adalah bukti pemerintah dalam mendukung dan memfasilitasi segala kebutuhan suatu komunitas dalam menyelenggarakan event perlombaan, dimana event tersebut juga bertujuan untuk memberikan panggung bagi pemain amatir maupun profesional yang ingin unjuk kemampuan dalam bermain game online.

Menyoal game online sendiri, tidak asing di telinga masyarakat terkait dampak dari game online itu sendiri. Mulai dari kecanduan yang berlebihan, malas, konsentrasi menurun, merusak mata bahkan sampai kematian. Apakah efek dari game online selalu mengarah pada kerugian? Tentu saja tidak. Banyak orang yang sukses dari game online. Dalam dunia gaming terdapat istilah ProScene, istilah tersebut dapat diartikan seseorang yang tengah menjalani karir gaming profesionalnya sebagai seorang pemain. Jalan yang ditempuh untuk menjadi seorang gamers profesional tidaklah mudah, banyak yang harus dilalui.

Tak hanya menjadi pemain professional, namun banyak orang yang memanfaatkan adanya industri e-sport dengan membuka bisnis. Mulai dari menjual item in game, top up diamond bahkan membuka jasa joki akun bagi yang minat. Konsep dari jasa joki akun yaitu pihak penjoki mendapatkan customer dan akan diproses penjokiannya sampai selesai dengan persyaratan yang telah disepakati kedua belah pihak. Terdapat satu game dimana dalam bisnis jasa joki akun bisa meraup keuntungan yang banyak yaitu game Mobile Legend. Game buatan Moonton tersebut kini ramai dimainkan di kalangan masyarakat. Dibalik ramainya game tersebut, terdapat seorang owner yang meraup keuntungan besar dari hasil bisnisnya membuka jasa joki dalam game Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).

Dilansir dari Suara.com bahwa terdapat seseorang yang mengaku berpindah haluan dari pemain game lewat tim e-sport menjadi menjalankan bisnis joki dan top up game. Bangkit namanya, menjadi joki Mobile Legends sudah digelutinya sejak tahun 2017 lalu dan kini bisnisnya itu makin berkembang seiring dengan populernya dunia game online. Karena ketekunannya lah juga, bisnisnya masih ada dan bertahan hingga kini.

Tak kalah menarik, para pegiat media sosial juga memanfaatkan industri esport malalui tontonan live streaming YouTube yang diisi dengan konten game online. Streamer tersebut meraup keuntungan yang lebih banyak ketimbang atlet profesional maupun tukang joki. Hal ini juga bisa dilakukan oleh siapapun dengan bermodalkan telpon pintar, alat streaming dan kecakapan dalam berkomunikasi dengan penonton.

Tobias Justin atau yang kerap dipanggil Jess No Limit lahir di Jakarta pada 5 Februari 1996 lalu. Dia salah satu streamer yang sukses dalam dunia gaming asal Indonesia. Justin sempat menjadi atlet profesional yang terkenal dengan hero ‘fanny’nya yang agresif. Sekarang Justin sudah mempunyai 24,7 juta subscribers di kanal YouTubenya. Sehingga ia mendapat keuntungan dan popularitas dari live streaming game online di perangkatnya.

Dalam hal ini bisa diambil suatu pernyataan bahwa game online tidak selalu berbicara tentang kerugian. Banyak hal yang menguntungkan dalam dunia gaming, seperti membuka peluang bisnis jasa joki akun, menjual item in game, dan top up diamond, menjadi pemain game profesional maupun streamer game online yang dapat memberikan keuntungan tak hanya materil tetapi juga popularitas. Kasyif_[i]

 

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PUISI: NAHKODA KEHIDUPAN

    PUISI: NAHKODA KEHIDUPAN

    • calendar_month Jum, 27 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 707
    • 0Komentar

    Nahkoda Kehidupan Oleh: Ikfina Kamalia Ini peranku sebagai nahkoda Menyisir riuh di atas semesta Mengiring manusia tanpa suara Terbungkam karena ulahnya Nahkoda penentu jalan Untuk mereka yang tak paham Tanggung jawab yang ku emban Dengan harapan tanpa tuntutan Imajinasiku berulah Sebagai nahkoda yang hilang arah Melewati cacian hanya karena tak searah Memenuhi keinginan yang tak […]

  • Pembeli Cerdas Utamakan Produk Lokal*

    Pembeli Cerdas Utamakan Produk Lokal*

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 550
    • 0Komentar

    Indonesia mempunyai potensi dan sumber daya alam yang melimpah, salah satunya adalah sektor pertanian yang mendominasi dan tersebar seantero pelosok negeri. Kondisi geologi yang cukup baik untuk cocok tanam menjadi faktor pendukung dalam sistem pertanian.  Pertanian menjadi sandaran hidup dari para petani indonesia. Sektor pertanian memang sudah seyogyanya dipertahankan dan dikembangkan dalam hal kualitas maupun teknis […]

  • Korupsi dan Upaya Penanganannya di Indonesia

    Korupsi dan Upaya Penanganannya di Indonesia

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 824
    • 0Komentar

    Oleh: Jahfal Bachist Dalam kehidupan bernegara, korupsi telah menjadi ancaman serius yang menggerogoti berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Istilah korupsi berasal dari bahasa Latin corruptio dengan kata kerja corrumpere yang berarti busuk, rusak, atau menyimpang. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), korupsi didefinisikan sebagai penggelapan atau penyalahgunaan dana negara dan perusahaan untuk kepentingan pribadi atau […]

  • Jumlah Mahasiswa Baru FEBI 2019 Naik, Ini Rinciannya

    Jumlah Mahasiswa Baru FEBI 2019 Naik, Ini Rinciannya

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 570
    • 0Komentar

    lpminvest.com–  Berdasarkan data dari Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, jumlah mahasiswa baru (maba-red) yang diterima di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) tahun 2019 sebanyak 570 mahasiswa. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, yaitu 514 mahasiswa baru. Berikut rekap jumlah maba 2019 berdasarkan jurusan dan jenis kelamin. No Jurusan Jumlah […]

  • Sepucu Surat Untuk IAIN Walisongo Semarang

    Sepucu Surat Untuk IAIN Walisongo Semarang

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Kampus merupakan tempat yang sudah tak asing lagi dewasa ini, di mana kita melanjutkan pendidikan setelah kita menempuh perjalanan selama 12 tahun di bangku sekolah. Seakan kita membuka lembaran baru, disini kita mulai mengenal dunia pendidikan yang sesungguhnya, kita melihat cakrawala dunia yang cukup luas, dan kita genggam niat dengan erat demi mencapai kesusksesan. Salah […]

  • FEBI Bentuk Dua Lembaga Baru

    FEBI Bentuk Dua Lembaga Baru

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 463
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam ranah perekonomian masa kini, manusia dituntut untuk menjadi seorang ekonom yang cerdas dan kreatif, ekonom yang bukan hanya mengandalkan gaji dari pekerjaannya. Sebagai usaha untuk mewujudkan harapan tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo menggagas dua lembaga baru yaitu Lembaga Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (LPK2) dan Lembaga Riset Ekonomi Islam (LREI). […]

expand_less