Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » RESTRUKTURISASI KEUANGAN PRIBADI DI TENGAH PANDEMI

RESTRUKTURISASI KEUANGAN PRIBADI DI TENGAH PANDEMI

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
  • visibility 731
  • comment 0 komentar
Oleh : Aisyah Septiasari Kru LPM Invest 2017

Oleh : Aisyah Septiasari
Kru LPM Invest 2017

 

“Semua kekecewaan harus dialirkan menjadi energi positif untuk bekerja lebih baik dan lebih keras lagi, sehingga berbagai prestasi yang lebih baik dan lebih tinggi bisa diraih,”ujar Sri Mulyani. Sepertinya ungkapan tersebut sangat relevan dengan keadaan sekarang. Di tengah pandemi covid-19 yang tak tahu menahu kapan berakhirnya ini, sehingga menyebabkan hampir seluruh sektor perekonomian terdampak dan memerlukan energy serta strategi yang ekstra untuk mampu struggle di tengah badai pandemi melanda.

Sudah hampir 3  juta karyawan di PHK secara tiba-tiba oleh perusahaannya, dikarenakan adanya pandemi ini. Pekerja-pekerja dirumahkan, kebangkrutan dimana-dimana, UMKM kecil sempoyongan dan masih banyak lagi. Belum lagi kurs rupiah juga tidak stabil. Sungguh miris keadaan sekarang. Dilansir dari liputan6.com pada hari Senin, 2 November 2020, seirung bertambahnya kasus covid-19 global mejadikan rupiah melemah. Jika dihitung dari awal tahun, kurs rupiah melemah 5,92 persen, dari 14.560 per dolar AS menjadi 14.692 per dolar AS. Hal ini mengindikasikan bahwa rupiah dengan adanya pandemi ini juga terombang ambing. Artinya stabilitas keuangan Indonesia juga melemah.

Disamping itu, patut bagi kita untuk mengatur stabilitas keuangan pribadi. Baik yang sudah bekerja, masih bersekolah, dan sebagai mahasiswa dianjurkan untuk mengelola keuangan pribadi sebijak mungkin di tengah pandemi. Sesuai dengan prinsip ekonomi syariah, keluarkan uang untuk yang perlu, bukan untuk yang ingin. Kalau di perbankan syariah (karena saya mahasiswa perbakan syariah) ada restrukturisasi nasabah, dimana segala pembiayaan di-reschedule  ulang bagi nasabah yang terdampak, maka dalam keuangan diri kita sendiri harus juga ada restrukturisasi keuangan pribadi. Mengapa perlu? Karena dengan adanya hal tersebut kita dituntut untuk me-reschedule semua keuangan pribadi kita, baik itu debit maupun kreditnya.

Kembali lagi pada ungkapan yang dikatakan oleh Menteri Keuangan hebat kita, yakni Ibu Sri Mulyani, we must never give up! Intinya, Memutar otak guna mendapatkan solusi terbaik. Prestasi yang dimaksud menurut saya, bukan melulu soal menang kejuaraan lomba, namun mengelola keuangan secara bijak pun merupakan suatu prestasi yang sangat bermanfaat untuk diriku, dirimu, dan diri kita semua. Karena merubah diri sendiri ke arah yang lebih baik lagi juga termasuk prestasi yang membanggakan. Bayangkan, betapa sengsaranya jika di tengah kondisi krisis seperti ini, keuangan kita tiba-tiba defisit dan tak ada pegangan sama sekali. Sangat menyedihkan bukan? Maka, sangat penting bagi kita untuk muhasabah diri dan mengelola keuangan pribadi kita sebaik dan se-efisien mungkin. Hidup lebih hemat, bak peribahasa Hemat pangkal kaya.

Hal pertama yang harus diketahui untuk melakukan restrukturisasi keuangan pribadi yakni, mencatat. Mencatat pemasukan keuangan pada tiap bulannya, lalu membuat list apa saja yang diperlukan (tagihan pokok yang wajib terbayarkan setiap bulannya) termasuk menabung. Apakah tidak boleh membuat list keinginan? Tentu saja boleh. Namun, pisahkan dari kebutuhan pokok yang wajib dibayar setiap bulannya.

Jika sudah, jumlah semua kebutuhan pokok dan kurangkan dengan pemasukanmu. Khusus untuk tabungan, ambil 10 persen dari pemasukan uangmu. Pasti awalnya terlihat sedikit. Tapi, kalau itu rutin dilakukan, pasti hasilnya juga akan tambah banyak. Layaknya peibahasa dikit-dikit jadi bukit. Setelah mengetahui jumlah akhir, barulah sisa uang tersebut bisa kalian gunakan untuk jajan atau list keinginan yang kalian buat. Seperti membei baju, make up, buku bacaan favorit kalian dan sebagainya. Jangan lupa juga untuk sedekah. Karena, sebagian harta yang kita miliki adalah milik mereka yang membutuhkan. Kalau ke temen ya, bisa juga traktir jajan pempek atau apa gitulah. Itu kan juga termasuk sedekah, ye kan.

Maka dari itu semua, bisa diambil kesimpulan bahwa, kita tidak pernah tahu, apa yang akan terjadi di masa  mendatang. Kita juga tak pernah bisa memprediksi hari esok bakal seperti apa. Namun, yang harus kita ketahui adalah bagaimana menyususn strategi untuk bertahan hidup, yang menumbuhkan makna kesalingan agar semua setara dan menumbuhkan kemaslahatan bagi diri kita sendiri dan orang lain, sehingga terciptanya tujuan ekonomi yang kaffah, yakni tercapainya kesejahteraan di dunia dan akhirat.

 

 

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelisah, Aliansi Petani Tembakau Indonesia Adakan Ngaji Bareng

    Gelisah, Aliansi Petani Tembakau Indonesia Adakan Ngaji Bareng

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 689
    • 0Komentar

    S e m a r a n g – Memperingati Hari Tembakau Sedunia, Aliansi Petani Tembakau Indonesia mengadakan ngaji bareng bertema “Merti Tembakau” di pelataran Balaikota Semarang. (6/12/2017). Acara yang menghadirkan Emha Ainun Najib dan Kyai Kanjeng tersebut dilatarbelakangi karena adanya kegelisahan para petani tembakau terhadap stigma buruk masyarakat pada rokok. “Petani tembakau saat ini […]

  • AI di Era Modern: Meneropong Teknologi Cerdas yang Mempesona

    AI di Era Modern: Meneropong Teknologi Cerdas yang Mempesona

    • calendar_month Rab, 4 Okt 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 1.147
    • 0Komentar

    Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligent/AI) telah menjadi pusat perhatian dalam era modern ini. Teknologi yang meniru kemampuan manusia dalam pemrosesan data, pengenalan suara, penyaringan konten dan pengambilan keputusan telah merevolusi banyak aspek kehidupan kita. Dari assisten virtual, machine learning, hingga mobil otonom, AI telah mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi dan membuka peluang baru dalam berbagai […]

  • Hadiah Gede Jadi Daya Tarik Peserta FEBI Championship

    Hadiah Gede Jadi Daya Tarik Peserta FEBI Championship

    • calendar_month Jum, 12 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 878
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Hari Terakhir FEBI Championship pada Jumat (12/05/2023) puncaknya dilaksanakan final futsal. Final kali ini mempertandingkan tim dari SMA Negeri 11 Semarang versus SMK Muhammadiyah 3 Weleri. Selain itu, terdapat final battle supporter yang dimeriahkan oleh empat sekolah tepilih sejak awal dimulainya event. Rofiki selaku ketua panitia FEBI Championship menjelaskan tujuan dari dilaksanakannya event ini […]

  • Jejak Luka yang Berbicara

    Jejak Luka yang Berbicara

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 962
    • 0Komentar

    Oleh : Selvina Idha Alifiani Rumah Sakit Saga Pariwana telah menjadi rumah keduaku selama enam tahun terakhir. Di sini, aku menjalani peranku sebagai seorang bidan dengan kemampuan yang tidak biasa. Namaku Difa, usiaku baru menginjak 29 tahun. Awalnya kukira kemampuan ini adalah kutukan, namun seiring berjalannya waktu, aku mulai memahami bahwa ini adalah anugerah yang […]

  • Ajang Melatih Personal Branding, DEMA FEBI Selenggarakan Talkshow Kepemudaan

    Ajang Melatih Personal Branding, DEMA FEBI Selenggarakan Talkshow Kepemudaan

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA FEBI) UIN Walisongo menggelar acara Talkshow kepemudaan pada hari Kamis, 30 Mei 2024 di Gedung Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Talkshow kali ini mengusung tema “Peran dan Strategi Personal Branding untuk Generasi Z Sebagai Bekal serta Menghadapi era Digitalisasi 5.0″. Acara ini mengundang dua […]

  • Ngaji Muamalah Bareng Nasrul Zaki ‘Wakaf Modern Investasi Akhirat dan Kemerdekaan Ekonomi’

    Ngaji Muamalah Bareng Nasrul Zaki ‘Wakaf Modern Investasi Akhirat dan Kemerdekaan Ekonomi’

    • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 744
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Ngaji Muamalah yang diselenggarakan kelompok 17 Kuliah Kerja Nyata dari Rumah (KKN RdR) Angkatan 75 UIN Walisongo Semarang berlangsung dengan lancar dan khidmat. Acara yang  bertajuk “Wakaf modern; Investasi Akhirat dan Kemerdekaan Ekonomi.” Dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi komunikasi Zoom Meeting. “Kami adakan agenda seminar daring ini dengan maksud untuk mengubah persepsi masyarakat. Bahwa wakaf […]

expand_less