Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » RESTRUKTURISASI KEUANGAN PRIBADI DI TENGAH PANDEMI

RESTRUKTURISASI KEUANGAN PRIBADI DI TENGAH PANDEMI

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
  • visibility 742
  • comment 0 komentar
Oleh : Aisyah Septiasari Kru LPM Invest 2017

Oleh : Aisyah Septiasari
Kru LPM Invest 2017

 

“Semua kekecewaan harus dialirkan menjadi energi positif untuk bekerja lebih baik dan lebih keras lagi, sehingga berbagai prestasi yang lebih baik dan lebih tinggi bisa diraih,”ujar Sri Mulyani. Sepertinya ungkapan tersebut sangat relevan dengan keadaan sekarang. Di tengah pandemi covid-19 yang tak tahu menahu kapan berakhirnya ini, sehingga menyebabkan hampir seluruh sektor perekonomian terdampak dan memerlukan energy serta strategi yang ekstra untuk mampu struggle di tengah badai pandemi melanda.

Sudah hampir 3  juta karyawan di PHK secara tiba-tiba oleh perusahaannya, dikarenakan adanya pandemi ini. Pekerja-pekerja dirumahkan, kebangkrutan dimana-dimana, UMKM kecil sempoyongan dan masih banyak lagi. Belum lagi kurs rupiah juga tidak stabil. Sungguh miris keadaan sekarang. Dilansir dari liputan6.com pada hari Senin, 2 November 2020, seirung bertambahnya kasus covid-19 global mejadikan rupiah melemah. Jika dihitung dari awal tahun, kurs rupiah melemah 5,92 persen, dari 14.560 per dolar AS menjadi 14.692 per dolar AS. Hal ini mengindikasikan bahwa rupiah dengan adanya pandemi ini juga terombang ambing. Artinya stabilitas keuangan Indonesia juga melemah.

Disamping itu, patut bagi kita untuk mengatur stabilitas keuangan pribadi. Baik yang sudah bekerja, masih bersekolah, dan sebagai mahasiswa dianjurkan untuk mengelola keuangan pribadi sebijak mungkin di tengah pandemi. Sesuai dengan prinsip ekonomi syariah, keluarkan uang untuk yang perlu, bukan untuk yang ingin. Kalau di perbankan syariah (karena saya mahasiswa perbakan syariah) ada restrukturisasi nasabah, dimana segala pembiayaan di-reschedule  ulang bagi nasabah yang terdampak, maka dalam keuangan diri kita sendiri harus juga ada restrukturisasi keuangan pribadi. Mengapa perlu? Karena dengan adanya hal tersebut kita dituntut untuk me-reschedule semua keuangan pribadi kita, baik itu debit maupun kreditnya.

Kembali lagi pada ungkapan yang dikatakan oleh Menteri Keuangan hebat kita, yakni Ibu Sri Mulyani, we must never give up! Intinya, Memutar otak guna mendapatkan solusi terbaik. Prestasi yang dimaksud menurut saya, bukan melulu soal menang kejuaraan lomba, namun mengelola keuangan secara bijak pun merupakan suatu prestasi yang sangat bermanfaat untuk diriku, dirimu, dan diri kita semua. Karena merubah diri sendiri ke arah yang lebih baik lagi juga termasuk prestasi yang membanggakan. Bayangkan, betapa sengsaranya jika di tengah kondisi krisis seperti ini, keuangan kita tiba-tiba defisit dan tak ada pegangan sama sekali. Sangat menyedihkan bukan? Maka, sangat penting bagi kita untuk muhasabah diri dan mengelola keuangan pribadi kita sebaik dan se-efisien mungkin. Hidup lebih hemat, bak peribahasa Hemat pangkal kaya.

Hal pertama yang harus diketahui untuk melakukan restrukturisasi keuangan pribadi yakni, mencatat. Mencatat pemasukan keuangan pada tiap bulannya, lalu membuat list apa saja yang diperlukan (tagihan pokok yang wajib terbayarkan setiap bulannya) termasuk menabung. Apakah tidak boleh membuat list keinginan? Tentu saja boleh. Namun, pisahkan dari kebutuhan pokok yang wajib dibayar setiap bulannya.

Jika sudah, jumlah semua kebutuhan pokok dan kurangkan dengan pemasukanmu. Khusus untuk tabungan, ambil 10 persen dari pemasukan uangmu. Pasti awalnya terlihat sedikit. Tapi, kalau itu rutin dilakukan, pasti hasilnya juga akan tambah banyak. Layaknya peibahasa dikit-dikit jadi bukit. Setelah mengetahui jumlah akhir, barulah sisa uang tersebut bisa kalian gunakan untuk jajan atau list keinginan yang kalian buat. Seperti membei baju, make up, buku bacaan favorit kalian dan sebagainya. Jangan lupa juga untuk sedekah. Karena, sebagian harta yang kita miliki adalah milik mereka yang membutuhkan. Kalau ke temen ya, bisa juga traktir jajan pempek atau apa gitulah. Itu kan juga termasuk sedekah, ye kan.

Maka dari itu semua, bisa diambil kesimpulan bahwa, kita tidak pernah tahu, apa yang akan terjadi di masa  mendatang. Kita juga tak pernah bisa memprediksi hari esok bakal seperti apa. Namun, yang harus kita ketahui adalah bagaimana menyususn strategi untuk bertahan hidup, yang menumbuhkan makna kesalingan agar semua setara dan menumbuhkan kemaslahatan bagi diri kita sendiri dan orang lain, sehingga terciptanya tujuan ekonomi yang kaffah, yakni tercapainya kesejahteraan di dunia dan akhirat.

 

 

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Studium General, Dekan FEBI Himbau Mahasiswa Lulus Tepat Waktu

    Studium General, Dekan FEBI Himbau Mahasiswa Lulus Tepat Waktu

    • calendar_month Kam, 1 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 806
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Menyambut perkuliahan semester genap 2017/2018, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menggelar studium general dengan mengusung tema “Behaviors In Accountinng and Business: Moderating Personality and Culture”. Kamis, (1/3/2018). Studium general tersebut dihadiri oleh seluruh mahasiswa FEBI dari Jurusan Ekonomi Islam, D3 dan S1 Perbankan Syariah, serta Akuntansi Syariah. Acara yang berlangsung kurang […]

  • Orasi Ilmiah PBAK 2023: Undang Najwa Shihab, Mahasiswa Berani Utarakan Tentang UKT Mahal

    Orasi Ilmiah PBAK 2023: Undang Najwa Shihab, Mahasiswa Berani Utarakan Tentang UKT Mahal

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 826
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Hari pertama Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2023, orasi ilmiah menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh Civitas Academica  Universitas Islam Negeri (UIN)6 Walisongo Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Utama Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Orasi ilmiah diisi oleh Najwa Shihab, dengan pembawaan yang menggebu-gebu dan penuh semangat. Hal […]

  • Keren, UKM JQH Bawa Pulang Predikat Juara Ini dari Rembang

    Keren, UKM JQH Bawa Pulang Predikat Juara Ini dari Rembang

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 890
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jamiyyatul Qurra wal Huffadz (JQH) UIN Walisongo Semarang membawa pulang predikat juara aransemen terbaik pada Festival Hadroh Banjari Se-Nusantara. Perlombaan yang diadakan dalam rangka haflah Khotmil Quran, Maulid Nabi Muhammad, Rojabiyyah, dan Haul (KMRH) Pondok Pesantren An-Nurriyah Lasem, Rembang dan guna memperingati hari lahir Nahdhatul Ulama ke 93 ini […]

  • Mahasiswa MPI UIN Walisongo Didorong Untuk Berwirausaha

    Mahasiswa MPI UIN Walisongo Didorong Untuk Berwirausaha

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 699
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Kunjungan Studi UIN Raden Fatah Palembang ke UIN Walisongo Semarang, kunjungan studi ini mengusung tema “Achievement Motivation Training  Mahasiswa Prodi MPI”. Senin, (27/2/2017). Kunjungan ini tampak semarak dengan gradasi warna jas almmater hijau muda dan biru muda yang berderet rapi memenuhi Audit 1 lantai 2, kampus I UIN Walisongo Semarang. Acara ini dimulai pukul […]

  • Enterpreneurship Santri; Mindset Baru Kaum Santri

    Enterpreneurship Santri; Mindset Baru Kaum Santri

    • calendar_month Ming, 10 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 808
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Santri biasanya selalu diidentikkan dengan hal-hal yang berbau agama saja. Namun melalui seminar nasional (semnas) bertajuk Enterpreneurship Santri, Ikatan Mahasiswa Roudhotul Ulum (IKAMARU) Cabang Semarang memberikan mindset baru terkait peranan santri dalam bidang ekonomi. Semnas tersebut bertempat di DPW PPP Mangkang. Jumat, (09/12/2017). “Di zaman yang semakin modern saat ini, banyak orang kesulitan mencari […]

  • Ini 26 Cabang Lomba Orsenik 2018

    Ini 26 Cabang Lomba Orsenik 2018

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 770
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Acara besar untuk penyambutan mahasiswa baru (maba-red) setelah Pengenalan Budaya dan Akademik Kemahasiswaan (PBAK) adalah Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Ketrampilan (Orsenik). Orsenik merupakan ajang bagi maba untuk menunjukkan bakat minat dan ajang bagi mahasiswa lama menjaring bibit-bibit unggul yang ada di UIN Walisongo Semarang. Mengusung tema “Show Your Sportifity, Make a Creation”, Dewan Eksekutif […]

expand_less